Samsung akhirnya menghadirkan indikator kecepatan jaringan di ponsel Galaxy, fitur sederhana yang selama ini banyak diminta pengguna. Kehadiran fitur ini menjadi sorotan karena sebelumnya banyak merek lain sudah lebih dulu menyediakannya langsung di sistem.
Namun fitur tersebut tidak hadir sebagai bagian bawaan antarmuka utama One UI 9. Samsung menyalurkannya lewat QuickStar, modul Good Lock yang berfokus pada kustomisasi status bar dan panel notifikasi.
Bagi pengguna Galaxy, perubahan ini penting karena indikator kecepatan jaringan dapat menampilkan laju internet secara real-time di status bar. Dengan begitu, pengguna bisa memantau kualitas koneksi tanpa harus membuka aplikasi terpisah.
Solusi ini juga dinilai lebih rapi dibanding pendekatan lama yang bergantung pada aplikasi pihak ketiga. Sebelum ada opsi ini, banyak pengguna Galaxy harus memasang aplikasi tambahan hanya untuk melihat kecepatan jaringan secara langsung.
Hadir lewat QuickStar, bukan fitur bawaan murni
Samsung menempatkan opsi baru ini di menu Indicator Icons dalam QuickStar. Setelah diaktifkan, status bar akan menampilkan kecepatan jaringan saat itu juga.
Pendekatan ini memang bukan implementasi “bawaan penuh” di level One UI inti. Meski begitu, karena berada dalam ekosistem Good Lock milik Samsung, solusi tersebut tetap terasa lebih terintegrasi dibanding aplikasi dari luar.
QuickStar sendiri selama ini dikenal sebagai modul untuk mengatur elemen status bar dan panel notifikasi. Karena itu, penambahan indikator kecepatan jaringan dinilai sejalan dengan fungsi utama modul tersebut.
Bagi banyak pengguna, yang paling penting bukan letak fiturnya, melainkan hasil akhirnya. Mereka kini dapat memakai pemantau kecepatan internet tanpa perlu mengandalkan trik tambahan atau layanan latar belakang dari aplikasi lain.
Mengurangi ketergantungan pada aplikasi pihak ketiga
Sebelum opsi ini tersedia, pengguna Galaxy umumnya memakai aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan fungsi serupa. Cara itu sering kali membawa kompromi yang tidak kecil.
Sejumlah aplikasi semacam itu mengandalkan izin aksesibilitas, notifikasi yang terus aktif, atau layanan yang berjalan di latar belakang. Dampaknya bisa terasa pada konsumsi baterai dan membuat tampilan ponsel terasa lebih penuh.
Karena hadir melalui QuickStar, opsi baru ini menawarkan pengalaman yang lebih bersih. Pengguna tidak perlu lagi menoleransi notifikasi permanen atau elemen tambahan yang mengganggu hanya demi melihat kecepatan jaringan.
Nilai jual utama fitur ini bukan sekadar adanya angka di status bar. Samsung pada akhirnya memberi alternatif yang lebih menyatu dengan sistem yang sudah dipakai pengguna Galaxy sehari-hari.
Ada juga opsi mematikan “ongoing activity” chip
Selain indikator kecepatan jaringan, QuickStar versi One UI 9 juga membawa satu pengaturan baru lain. Pengguna kini bisa menonaktifkan chip “ongoing activity”.
Chip ini berbentuk elemen yang dapat diperluas dan menampilkan aktivitas langsung dari berbagai aplikasi. Contohnya meliputi panggilan yang sedang berlangsung, timer, hitung mundur, hingga perekaman suara.
Bagi pengguna yang merasa chip tersebut kurang berguna atau justru mengganggu tampilan, opsi ini memberi kontrol lebih besar. Penambahan pengaturan semacam ini menunjukkan QuickStar terus diarahkan sebagai pusat kustomisasi antarmuka yang lebih fleksibel.
Kedua fitur itu disebut tersedia khusus di One UI 9. Artinya, pengguna perlu berada di versi antarmuka tersebut untuk mengakses indikator kecepatan jaringan dan tombol nonaktif “ongoing activity” chip.
Konteks peluncuran One UI 9
Samsung diketahui sudah menggulirkan beberapa pembaruan beta untuk seri Galaxy S26. Ini memberi gambaran bahwa perusahaan sedang mempercepat pengujian fitur-fitur baru sebelum rilis yang lebih luas.
Versi stabil One UI 9 diperkirakan meluncur pada akhir Juli. Meski begitu, distribusi yang lebih luas disebut kemungkinan baru dimulai sekitar dua bulan setelahnya.
Dengan jadwal seperti itu, tidak semua pengguna Galaxy akan langsung mendapatkan fitur ini dalam waktu dekat. Akses awal kemungkinan lebih dulu hadir pada perangkat dan wilayah yang masuk jalur pengujian atau peluncuran awal.
Meski bukan fitur paling besar di atas kertas, indikator kecepatan jaringan termasuk perubahan yang sangat terasa dalam penggunaan harian. Bagi pengguna yang selama bertahun-tahun menunggu Samsung menambahkannya, langkah lewat QuickStar ini menjadi jawaban yang akhirnya datang juga.
