Samsung Health Disulap Jadi Asisten Kesehatan Cerdas, Galaxy Watch Kini Lebih Peka Dari Sebelumnya

Samsung Electronics mendorong Galaxy Watch naik kelas dari sekadar pelacak aktivitas menjadi partner kebugaran yang lebih pintar. Pembaruan besar pada Samsung Health yang mulai digulirkan sejak awal Juni dirancang untuk mengubah data biometrik yang rumit menjadi panduan kesehatan yang lebih sederhana dan mudah dipahami.

Langkah ini menegaskan strategi Samsung untuk membuat pemantauan kesehatan terasa lebih proaktif dan personal. Dengan integrasi AI yang lebih dalam, Galaxy Watch dan ekosistem digital Samsung diposisikan untuk membantu pengguna memahami kondisi fisik maupun mental secara lebih intuitif dalam rutinitas harian.

Pemantauan yang lebih relevan saat tubuh beristirahat

Salah satu pembaruan yang paling menonjol adalah fitur Vitals. Sistem ini menganalisis lima sinyal biologis utama ketika pengguna tidur, termasuk detak jantung, laju pernapasan, dan kadar oksigen darah, lalu membandingkannya dengan kondisi istirahat alami masing-masing pengguna.

Pendekatan itu membuat notifikasi yang muncul menjadi lebih selektif. Samsung menyebut fitur ini akan memberi peringatan penting hanya saat terdeteksi perubahan tubuh yang signifikan atau gejala awal kurang sehat.

Kesehatan jantung dan latihan dibuat lebih terukur

Di sisi kesehatan jangka panjang, Heart Health Score hadir untuk mengevaluasi kondisi jantung dengan cara yang lebih menyeluruh. Fitur ini menggabungkan kualitas tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, dan data komposisi tubuh untuk memberi gambaran tentang bagaimana kebiasaan harian memengaruhi sistem kardiovaskular.

Untuk pengguna yang rutin berolahraga, Daily Cardio Load memberi fokus pada beban yang diterima sistem peredaran darah saat latihan aerobik. Berdasarkan kapasitas latihan maksimal, fitur ini akan menyarankan intensitas olahraga dan waktu pemulihan yang lebih optimal agar risiko cedera atau kelelahan ekstrem bisa ditekan.

Kebugaran harian dipetakan lebih personal

Samsung juga memperkuat aspek evaluasi kebugaran lewat Fitness Index. Fitur ini menilai indikator seperti VO2 Max dan jumlah langkah harian, lalu membandingkannya dengan kelompok pengguna serupa.

Hasilnya membantu pengguna mengenali kekuatan fisik mereka dengan lebih jelas. Dari sana, Samsung Health dapat menyajikan konten dan target personal yang lebih terarah untuk menjaga perkembangan kebugaran tetap konsisten.

Tampilan baru dibuat lebih mudah dipantau

Perubahan tidak hanya terjadi di balik layar, tetapi juga pada tampilan aplikasi. Samsung Health kini dibagi ke dalam lima kategori utama, yakni Sleep, Activity, Nutrition, Mindfulness, dan Vitals.

Beranda baru yang lebih terpusat ini membuat Energy Score berbasis AI dan tips kesehatan harian bisa dipantau dalam sekali lihat. Bagi pengguna yang mengandalkan Galaxy Watch setiap hari, susunan ini memberi alur yang lebih ringkas saat memeriksa berbagai aspek kesehatan sekaligus.

Fitur tambahan untuk gaya hidup yang lebih lengkap

Samsung turut meningkatkan akurasi pemantauan gaya hidup lewat pembaruan Antioxidant Index dan indeks AGEs otomatis saat tidur. Ada juga fitur baru Hearing Health yang ditujukan untuk melindungi pendengaran dari kebisingan lingkungan sekitar.

Rangkaian fitur tersebut memperluas fungsi Samsung Health melampaui hitung langkah dan pemantauan olahraga semata. Dalam ekosistem Galaxy, pembaruan ini menempatkan Galaxy Watch sebagai perangkat yang tidak hanya merekam data, tetapi juga membantu pengguna membaca sinyal tubuh dengan lebih cerdas dan praktis.

Source: www.gadgetdiva.id

Terkait