Samsung tampaknya mulai mengunci langkah berikutnya lebih cepat dari biasanya. Setelah One UI 8.5 berbasis Android 16 mulai digulirkan, perusahaan asal Korea Selatan itu disebut sudah memulai pengujian internal One UI 9 berbasis Android 17.
Kabar ini langsung menarik perhatian karena Galaxy S25 disebut menjadi perangkat pertama yang kebagian uji coba tersebut. Jika alurnya tetap mulus, seri flagship terbaru Samsung itu bisa menjadi pintu awal menuju pembaruan Android generasi berikutnya.
Informasi soal pengujian internal ini datang dari tipster teknologi Tarun Vats lewat akun X. Ia mengklaim bahwa build awal One UI 9 untuk jajaran Galaxy S25 sudah terdeteksi di server Samsung.
Kemunculan build pengujian itu menandakan pengembangan One UI 9 sudah masuk tahap awal. Nomor versi perangkat lunaknya belum diungkap, tetapi deteksi di server biasanya menjadi sinyal kuat bahwa proses internal memang sudah berjalan.
Yang juga mencuri perhatian adalah kecepatannya. Pengujian ini disebut dimulai sekitar dua minggu lebih cepat dibanding jadwal pengembangan Samsung pada tahun sebelumnya.
Sebagai pembanding, build pengujian pertama One UI 8 untuk seri Galaxy S24 baru terdeteksi pada 19 Juni tahun lalu. Perbedaan ini memunculkan dugaan bahwa Samsung ingin mempercepat siklus pengembangan antarmukanya.
Di sisi lain, Samsung belum menghentikan distribusi One UI 8.5 berbasis Android 16. Pembaruan itu masih terus hadir untuk perangkat Galaxy yang memenuhi syarat di berbagai wilayah.
Dalam beberapa pekan terakhir, One UI 8.5 mulai tersedia untuk sejumlah perangkat premium dan menengah. Daftarnya mencakup seri Galaxy Z Fold 5, Galaxy Z Flip 5, seri Galaxy Tab S11, serta beberapa smartphone Galaxy A, termasuk di India.
Fondasi sebelum beta publik
Peluncuran One UI 8.5 yang lebih luas dipandang sebagai tahap transisi sebelum Samsung membuka program beta publik One UI 9. Pola ini memberi ruang bagi perusahaan untuk menstabilkan pembaruan yang sedang berjalan sambil menyiapkan generasi berikutnya.
Samsung sebelumnya juga sudah mengumumkan program beta One UI 9 untuk seri Galaxy S26. Dari sana, sejumlah fitur baru mulai terungkap dan memberi gambaran awal arah pengembangan sistem ini.
Salah satu perubahan datang lewat Samsung Notes. Aplikasi itu mendapat elemen dekoratif baru, termasuk pita visual dan gaya garis pena yang lebih beragam untuk menunjang produktivitas dan kreativitas.
Aplikasi Kontak juga ikut diperbarui. Samsung menyematkan integrasi langsung dengan Creative Studio agar pengguna bisa lebih cepat mengakses fitur kreatif dalam ekosistem Galaxy.
Selain itu, Quick Panel mendapat penyegaran agar terasa lebih intuitif dan mudah digunakan. Perubahan ini menunjukkan Samsung masih memberi perhatian besar pada kenyamanan navigasi antarmuka.
Fokus pada aksesibilitas, keamanan, dan AI
One UI 9 juga membawa peningkatan yang menyasar aksesibilitas. Pengguna kini bisa mengatur kecepatan Mouse Key dengan lebih fleksibel sesuai kebutuhan penggunaan masing-masing.
Samsung turut menghadirkan paket TalkBack terbaru untuk mendukung pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas khusus. Ada juga fitur Text Spotlight yang membuat teks terpilih tampil lebih besar atau lebih jelas lewat jendela mengambang.
Di sisi keamanan, Samsung menambahkan lapisan perlindungan baru untuk memperkuat privasi dan keamanan data pengguna. Peningkatan ini menjadi bagian penting dari pembaruan sistem yang semakin kompleks.
Fokus lain yang menonjol ada pada kecerdasan buatan. Samsung belum membeberkan seluruh fitur finalnya, tetapi perusahaan telah mengonfirmasi bahwa AI akan memainkan peran lebih besar di pengalaman Galaxy berikutnya.
Kemampuan AI itu diperkirakan mencakup peningkatan produktivitas, personalisasi sistem, dan fitur cerdas yang terhubung dengan aplikasi bawaan Samsung. Dengan pengujian internal yang sudah terdeteksi lebih awal di Galaxy S25, arah pengembangan One UI 9 terlihat makin jelas, meski jadwal peluncuran resminya masih ditunggu.







