OnePlus kembali memperluas lini Turbo 6 series dengan menghadirkan dua model baru sekaligus di China. OnePlus Turbo 6X dan Turbo 6X Pro langsung jadi sorotan karena membawa perbedaan yang cukup jelas di layar, kamera, baterai, hingga proteksi bodi.
Meski sama-sama datang sebagai keluarga baru dari seri Turbo 6, keduanya tidak sekadar berbeda nama. OnePlus memberi karakter yang cukup tegas pada masing-masing model, sehingga calon pembeli bisa melihat sejak awal mana yang lebih cocok untuk kebutuhan harian, fotografi, atau daya tahan.
Desain dan layar jadi pembeda paling cepat terlihat
OnePlus Turbo 6X memakai modul kamera berbentuk kapsul dengan dua lensa yang tersusun vertikal. Di bagian depan, ponsel ini membawa layar LCD 6,72 inci dengan resolusi 1080 x 2400 piksel, refresh rate 144 Hz, dan kecerahan puncak 1000 nit.
Sementara itu, OnePlus Turbo 6X Pro tampil dengan modul kamera persegi yang lebih berbeda secara visual. Layarnya lebih besar, berukuran 6,78 inci, sudah memakai panel AMOLED, mendukung refresh rate 144 Hz, dan menawarkan kecerahan puncak 6500 nit.
Perbedaan panel ini juga berpengaruh pada fitur lain. Turbo 6X Pro mendukung pemindai sidik jari di dalam layar, sedangkan Turbo 6X menempatkan pemindai sidik jari di tombol daya.
Kamera belakang dan depan ikut dibedakan
Di sektor kamera, OnePlus Turbo 6X mengandalkan kamera utama 50 MP dan kamera monokrom 2 MP. Kamera depan perangkat ini memakai sensor 8 MP yang ditempatkan di tengah atas layar.
Turbo 6X Pro tetap memakai kamera utama 50 MP, tetapi sudah dilengkapi OIS agar video lebih stabil. Kamera keduanya berbeda lebih jauh karena memakai kamera ultrawide 8 MP, sementara kamera depannya naik menjadi 16 MP.
Perbedaan ini membuat Turbo 6X Pro terlihat lebih siap untuk penggunaan yang lebih fleksibel. Konfigurasi kameranya juga memberi nilai tambah bagi pengguna yang memprioritaskan hasil video stabil dan swafoto yang lebih tajam.
Performa mirip, selisihnya kecil
Di bagian dapur pacu, kedua ponsel sama-sama memakai chip MediaTek Dimensity 7000 series. OnePlus Turbo 6X dibekali Dimensity 7360 Super dengan clock speed 2,5 GHz.
Turbo 6X Pro memakai Dimensity 7400 Super dengan clock speed 2,6 GHz. Selisih 0,1 GHz ini menunjukkan bahwa perbedaan performa keduanya tidak terlalu jauh.
Menariknya, konfigurasi memori yang tersedia justru sama. Keduanya hadir dalam varian 8/128 GB, 8/256 GB, dan 12/256 GB.
Baterai dan pengisian daya juga beda kelas
OnePlus memberikan baterai 7000 mAh untuk Turbo 6X. Pada Turbo 6X Pro, kapasitasnya naik menjadi 8000 mAh.
Kecepatan pengisian dayanya ikut naik cukup jauh. Turbo 6X mendukung charging 45 W, sedangkan Turbo 6X Pro sudah mendukung 80 W.
Kombinasi kapasitas lebih besar dan pengisian lebih kencang membuat versi Pro tampil lebih agresif. Bagi pengguna yang sering aktif seharian, selisih ini bisa jadi pertimbangan penting.
Proteksi bodi dan pilihan warna
Untuk ketahanan terhadap debu dan air, Turbo 6X membawa sertifikasi IP64. Turbo 6X Pro melangkah lebih jauh dengan IP68 dan IP69, yang berarti lebih siap menghadapi rendaman air serta semprotan air bersuhu tinggi.
Pilihan warnanya juga berbeda. Turbo 6X tersedia dalam hitam, putih, dan hijau, sementara Turbo 6X Pro hadir dalam abu-abu dan oranye.
Harga selisihnya tipis
Di China, harga OnePlus Turbo 6X dimulai dari 1.899 yuan untuk varian 8/128 GB. Varian 8/256 GB dijual 1.999 yuan, sedangkan 12/256 GB dibanderol 2.299 yuan.
Turbo 6X Pro dibuka dari 1.999 yuan untuk 8/128 GB. Varian 8/256 GB dijual 2.099 yuan, lalu model 12/256 GB dipatok 2.399 yuan.
Selisih harga yang tipis membuat Turbo 6X Pro terlihat lebih menarik di atas kertas, terutama karena membawa layar AMOLED, baterai lebih besar, pengisian lebih cepat, kamera lebih lengkap, serta proteksi bodi yang lebih tinggi. Namun Turbo 6X tetap menawarkan paket yang solid bagi pengguna yang menginginkan harga sedikit lebih rendah dengan spesifikasi yang masih kompetitif.
Source: www.idntimes.com






