Huawei MatePad Pro Max Bukan Tablet Biasa, Layar PaperMatte 3K Dan AI-Nya Terasa Seperti Laptop

Author: Qoo Media

Huawei MatePad Pro Max langsung menarik perhatian karena membawa pendekatan yang berbeda dari tablet pada umumnya. Perangkat ini tidak hanya mengejar desain tipis, tetapi juga diarahkan untuk menggantikan peran laptop dalam kerja harian.

Di tengah tren perangkat kerja yang makin bergeser ke format ringkas, Huawei menempatkan MatePad Pro Max sebagai tablet flagship dengan fokus kuat pada produktivitas. Kombinasi layar PaperMatte 3K, fitur AI, dan bobot yang tetap ringan membuatnya menonjol di kelasnya.

Desain super tipis, tapi tetap terasa serius

Huawei membuat MatePad Pro Max setebal hanya 4,7 mm. Meski membawa layar 13,2 inci, bobotnya hanya 509 gram.

Saat dipasangkan dengan Huawei Glide Keyboard, total bobotnya tetap di bawah 1 kg. Huawei juga memakai Cloud Falcon Architecture agar bodi full metal unibody tetap kokoh dan tidak mudah melentur saat ditekan.

Pendekatan ini penting karena tablet tipis sering dikorbankan pada sisi kekuatan fisik. Pada perangkat ini, Huawei justru mencoba menjaga keseimbangan antara portabilitas dan rasa solid saat digunakan.

Layar PaperMatte 3K jadi senjata utama

Salah satu daya tarik terbesar ada pada layarnya. Huawei menyematkan Flexible OLED PaperMatte Display beresolusi 3K dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan puncak 1.600 nits.

Teknologi PaperMatte dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya dan silau secara signifikan. Hasilnya, layar diklaim lebih nyaman dipakai bekerja lama, termasuk saat berada di luar ruangan.

Saat dipadukan dengan M-Pencil Pro, pengalaman menulis dan menggambar juga dibuat lebih natural. Sensasinya disebut mendekati gesekan pensil di atas kertas asli, sehingga tablet ini juga relevan untuk pengguna kreatif.

AI diarahkan untuk kerja nyata, bukan hanya label

Huawei tidak hanya menambahkan AI sebagai gimmick. Melalui aplikasi PC-Level WPS Office terintegrasi, tablet ini bisa membaca dan merangkum dokumen atau PDF tebal hingga ratusan halaman secara instan.

Fitur AI-nya juga dapat membuat dokumen teks dan menyusun slide presentasi dari nol lewat perintah teks singkat. Di Huawei Notes, coretan tangan bisa diubah menjadi teks digital, formula matematika, hingga bentuk bangun datar yang dirapikan otomatis.

Kemampuan multitasking turut dibuat menyerupai PC. Pengguna bisa membuka dokumen kerja dengan split screen sambil menjalankan asisten AI di floating window, lalu memindahkan teks antar-aplikasi secara cepat berkat dukungan RAM 12GB.

Baterai besar dan dukungan aplikasi harian

Untuk daya, Huawei MatePad Pro Max dibekali baterai 10.400 mAh. Huawei mengklaim daya siaganya bisa mencapai 380 hari, lalu pengisian cepatnya mendukung SuperCharge 36W.

Tablet ini juga bisa berfungsi sebagai powerbank darurat lewat Reverse Charging hingga 40W. Fitur ini memberi nilai tambah untuk pengguna yang sering bekerja mobile dan membutuhkan perangkat serbaguna.

Di sisi ekosistem, Huawei menyebut AppGallery terbaru sudah mendukung aplikasi harian favorit hingga aplikasi Google seperti Google Drive dan YouTube. Aplikasi tersebut bisa diunduh dan dijalankan langsung hanya dengan sekali ketuk.

Huawei MatePad Pro Max menunjukkan arah baru tablet flagship yang tidak lagi sekadar untuk konsumsi hiburan. Dengan layar PaperMatte 3K, desain ultra-tipis, dan fitur AI yang menargetkan pekerjaan produktif, perangkat ini diposisikan sebagai opsi serius bagi pengguna yang ingin membawa perangkat kerja lebih ringkas tanpa harus bergantung pada laptop tebal.

Terbaru