Asus diam-diam merilis charger a-bean 100W GaN di China dengan harga 179 yuan, atau sekitar $25. Produk ini langsung menarik perhatian karena menawarkan daya besar, empat port, dan desain ringkas di kelas charger multi-perangkat.
Nilai jual utamanya ada pada kombinasi harga dan kemampuan pengisian. Dalam satu adaptor, pengguna bisa mengisi laptop, ponsel, earbud nirkabel, dan aksesori lain secara bersamaan dengan distribusi daya yang sudah diatur Asus.
Fokus pada pengisian banyak perangkat
Charger ini memakai konfigurasi 3C+1A yang terdiri dari tiga port USB-C dan satu port USB-A. Asus menyebut perangkat ini dibangun dengan teknologi GaN atau gallium nitride agar tetap sanggup memberi output tinggi tanpa membuat bodinya terlalu besar.
Dua port utama, USB-C1 dan USB-C2, masing-masing dapat menyalurkan daya hingga 100W saat dipakai sendiri. Port USB-C3 mendukung hingga 20W, sedangkan port USB-A mampu memberikan output sampai 22,5W melalui protokol SCP atau 18W lewat Qualcomm Quick Charge.
Dukungan standar fast charging yang dibawa juga cukup luas. Asus mencantumkan kompatibilitas dengan USB Power Delivery, PPS, QC, SCP, FCP, QFC, dan PE.
Kehadiran banyak standar ini penting karena charger multi-port sering dipakai untuk perangkat dengan kebutuhan berbeda. Dengan dukungan tersebut, a-bean 100W diarahkan untuk penggunaan lintas perangkat, bukan hanya untuk satu ekosistem.
Daya berubah sesuai jumlah port yang dipakai
Seperti charger multi-port modern pada umumnya, output maksimum a-bean 100W tidak tetap saat beberapa port digunakan bersamaan. Distribusi dayanya berubah sesuai kombinasi port yang aktif.
Saat USB-C1 dan USB-C2 dipakai bersama, charger membagi daya menjadi 60W dan 30W. Jika USB-C1 dipasangkan dengan USB-C3, outputnya menjadi 60W + 20W.
Kombinasi USB-C1 dengan USB-A menghasilkan 60W + 22,5W. Skema ini menunjukkan bahwa port utama tetap diprioritaskan untuk perangkat dengan kebutuhan daya lebih tinggi seperti laptop.
Untuk penggunaan tiga perangkat sekaligus, Asus juga menyiapkan beberapa mode pembagian daya. Kombinasi USB-C1, USB-C2, dan USB-C3 menghasilkan 45W + 30W + 20W.
Jika yang dipakai adalah USB-C1, USB-C2, dan USB-A, distribusinya menjadi 45W + 30W + 22,5W. Artinya, charger ini masih bisa menjaga output cukup tinggi pada dua port utama sambil tetap mengisi perangkat ketiga.
Saat keempat port aktif bersamaan, USB-C1 mendapat 45W dan USB-C2 mendapat 30W. Sisa daya dibagi sebagai 20W bersama untuk USB-C3 dan USB-A.
Susunan ini dinilai cukup untuk mengisi cepat laptop sambil menambah daya ponsel, earbud nirkabel, dan satu aksesori lain dalam waktu yang sama. Bagi pengguna yang membawa banyak perangkat, pola seperti ini lebih relevan dibanding sekadar angka maksimum 100W saat satu port dipakai sendiri.
Desain ringkas dan mudah dibawa
Selain soal daya, Asus juga menonjolkan bentuk yang ringkas. Berdasarkan spesifikasi resmi, charger ini berukuran 75 x 61 x 29 mm dengan bobot sekitar 211 gram.
Charger ini juga memakai pin colokan lipat. Detail seperti ini membuatnya lebih mudah dimasukkan ke tas punggung atau travel bag tanpa banyak memakan ruang.
Asus menyediakan beberapa kombinasi warna untuk produk ini. Pilihannya meliputi Cloud White + Graphite Gray, Cool Black + Fluorescent Green, serta Cool Black + Space Gray.
Pilihan warna tersebut memberi pendekatan yang sedikit lebih kasual dibanding charger laptop biasa yang umumnya tampil polos. Nama a-bean sendiri juga menguatkan kesan produk yang dibuat ringkas dan mudah dibawa ke mana-mana.
Posisi produk di pasar
Dengan harga 179 yuan, a-bean 100W GaN menempatkan diri sebagai charger berdaya tinggi yang tetap agresif dari sisi banderol. Kombinasi empat port, dukungan banyak protokol, dan bentuk kompak menjadi paket utama yang ditawarkan Asus.
Peluncuran ini juga memperlihatkan bahwa charger GaN tidak lagi hanya mengejar ukuran kecil atau output besar secara terpisah. Asus mencoba menggabungkan keduanya sambil menambahkan fleksibilitas pengisian untuk lebih dari satu perangkat dalam satu adaptor.
Bagi pengguna yang membutuhkan satu charger untuk meja kerja, perjalanan, atau isi tas harian, spesifikasi a-bean 100W dirancang untuk skenario tersebut. Dua port USB-C utama hingga 100W, satu USB-C tambahan 20W, serta USB-A hingga 22,5W membuat perangkat ini menyasar kebutuhan pengisian yang semakin beragam.
