Privasi pengguna ponsel kini menghadapi ancaman yang makin praktis dan sulit terlihat. Perangkat pelacak berukuran kecil bisa ditempelkan ke tas, barang pribadi, bahkan kendaraan tanpa izin pemiliknya.
Teknologi ini memang membantu menemukan barang yang hilang karena bekerja lewat Bluetooth atau sistem lokasi yang mengirim posisi secara berkala. Masalah muncul saat alat yang sama dipakai untuk memantau pergerakan seseorang dan mengganggu keamanan pribadi.
Fitur bawaan di Android dan iPhone
Kabar baiknya, Android dan iPhone sudah memiliki fitur bawaan untuk mendeteksi pelacak asing yang ikut bergerak bersama pengguna. Lewat pengaturan tertentu, perangkat dapat memberi notifikasi otomatis atau menjalankan pemindaian manual.
Pada Android, fitur ini tersedia untuk perangkat dengan sistem operasi versi 6 dan yang lebih baru. Sementara di iPhone, notifikasi untuk AirTag dan aksesori jaringan Find My tersedia mulai iOS 14.5, sedangkan notifikasi untuk perangkat Bluetooth tak dikenal lainnya tersedia mulai iOS 17.5.
Langkah deteksi di Android
Pengguna Android bisa masuk ke menu Settings, lalu memilih Safety & Emergency. Setelah itu, gulir ke bawah dan buka Unknown tracker alerts.
Jika fitur belum aktif, nyalakan Allow alerts agar ponsel bisa memberi peringatan otomatis saat ada pelacak asing yang ikut bepergian. Untuk pemeriksaan langsung, pengguna juga dapat memilih Manual scan lalu mengetuk Scan now.
Jika layar menampilkan pesan “No tracker detected”, kondisi dianggap aman. Artinya, tidak ada pelacak asing yang terdeteksi di sekitar pengguna saat pemindaian berlangsung.
Saat pelacak terdeteksi, notifikasi yang muncul bisa diketuk untuk membuka peta lokasi deteksi. Dari sana, pengguna dapat melihat area tempat pelacak mulai terdeteksi bergerak bersama perangkatnya.
Google juga menyediakan opsi Putar suara agar alat pelacak mengeluarkan bunyi. Pemilik asli perangkat pelacak tidak akan menerima notifikasi saat suara ini diputar.
Pengguna kemudian bisa mengikuti sumber suara hingga perangkat ditemukan. Setelah itu, informasi perangkat dapat disimpan jika diperlukan, lalu pelacak dinonaktifkan.
Jika situasi terasa mengancam, pengguna disarankan segera berpindah ke lokasi umum yang aman. Langkah berikutnya adalah menghubungi orang tepercaya atau pihak berwenang.
Langkah deteksi di iPhone
Di iPhone, pengaturan awal dimulai dari Settings, lalu masuk ke Privacy & Security. Pengguna perlu mengaktifkan Location Services dan memastikan Find My iPhone aktif di bagian System Services.
Bluetooth juga harus menyala, sementara Airplane Mode harus mati. Setelah itu, kembali ke menu utama Settings, pilih Notifications, lalu buka Tracking Notifications.
Pada bagian ini, pengguna perlu mengaktifkan Allow Notifications. Jika aktif, iPhone dapat memberi peringatan ketika ada alat pelacak tak dikenal di sekitar perangkat.
Saat notifikasi “AirTag Detected Near You” muncul, pengguna bisa mengetuknya untuk melihat detail perangkat. Jika keamanan terasa terancam, langkah paling aman adalah segera menuju tempat ramai dan menghubungi pihak berwenang.
Apple juga menyediakan opsi Play Sound untuk memunculkan bunyi dari pelacak. Bila fitur Precision Finding tersedia, pengguna dapat memanfaatkan Find Nearby untuk membantu pencarian.
Pemeriksaan fisik tetap penting, terutama pada area yang sering menjadi tempat menyimpan barang. Kantong jaket, tas, kendaraan, dan barang bawaan lain menjadi titik yang perlu dicek lebih teliti.
Setelah perangkat ditemukan, bagian atas iPhone dapat didekatkan ke pelacak hingga muncul informasi tambahan. Dari situ, pengguna bisa menelusuri langkah berikutnya sesuai kebutuhan keamanan masing-masing.







