Titik Berkedip Di Layar Samsung Bukan Cacat, Ini Penyebabnya Yang Sering Disalahpahami

Sebagian pengguna Samsung mungkin pernah melihat titik kecil yang berkedip di layar ponsel mereka. Efek ini biasanya muncul di area atas tengah layar dan paling sering terlihat saat sensor proximity bekerja ketika sedang melakukan panggilan.

Yang membuat banyak orang khawatir, titik itu sering dianggap sebagai kerusakan layar. Padahal, pada banyak kasus, itu adalah efek normal dari sensor jarak yang berada di bawah panel layar dan bukan tanda bahwa ponsel mengalami masalah serius.

Kenapa titik berkedip itu muncul

Pada smartphone Samsung, sensor proximity bekerja dengan memancarkan sinar inframerah yang menembus layar. Komponen penerima kemudian menangkap pantulan sinar itu untuk mengukur seberapa dekat suatu objek ke layar.

Saat objek terlalu dekat, ponsel akan mematikan layar agar sentuhan tidak terjadi secara tidak sengaja. Fitur ini membantu mencegah panggilan tanpa sengaja dan salah sentuh saat telepon berada di dekat wajah.

Karena sensornya berada di bawah layar, aktivitasnya kadang bisa terlihat sebagai titik berkedip kecil atau cahaya samar. Ini lebih mudah terlihat dalam kondisi ruangan gelap, tingkat kecerahan layar rendah, saat memakai aplikasi Phone untuk menelepon, atau ketika dilihat dari sudut tertentu.

Bukan hal baru di lini Samsung

Fenomena ini sudah muncul sejak era Galaxy S10 series, yang menjadi ponsel Samsung pertama dengan sensor proximity di bawah layar. Setelah itu, laporan serupa juga muncul pada Galaxy S20 dan Galaxy S21 series.

Jumlah titik yang terlihat tidak selalu sama di tiap model. Ada yang melihat dua titik berkedip, ada pula yang melaporkan dua titik statis pada Galaxy S21 FE, sementara Galaxy S23 sempat dilaporkan menampilkan empat titik.

Pada Galaxy S25 FE, pengguna juga melaporkan kemunculan tiga titik hijau. Artinya, pola visual yang terlihat bisa berbeda tergantung model dan implementasi sensor di masing-masing perangkat.

Bukan cacat produksi

Samsung menjelaskan bahwa titik berkedip itu bukan cacat manufaktur. Menurut penjelasan resmi perusahaan, efek tersebut merupakan bagian dari rutinitas normal kerja sensor proximity.

Karena dianggap perilaku normal perangkat, masalah ini juga pada dasarnya tidak diposisikan sebagai sesuatu yang perlu diperbaiki. Dengan kata lain, Samsung tidak mengategorikannya sebagai kerusakan yang harus ditangani seperti defect layar.

Sejalan dengan itu, pembaruan atau perbaikan khusus untuk “menghilangkan” titik tersebut tidak tersedia. Selama Samsung tetap menganggapnya normal, pengguna umumnya tidak memiliki opsi untuk memperbaikinya melalui servis biasa.

Model mana yang terdampak

Tidak semua ponsel Samsung menunjukkan efek yang sama. Beberapa perangkat terbaru yang lebih kelas flagship, termasuk Galaxy S24 Ultra, Galaxy S25 Ultra, dan Galaxy S26 Ultra, tidak diketahui menampilkan titik berkedip itu.

Meski begitu, laporan masih muncul pada sebagian perangkat foldable seperti Galaxy Z Fold 4. Pada beberapa unit, sensor proximity masih bisa terlihat sangat samar melalui layar, terutama setelah penggantian panel.

Ada juga laporan kemunculan efek ini pada sebagian unit Galaxy S24 Ultra. Namun, tidak semua perangkat menunjukkan gejala yang sama, sehingga tingkat kemunculannya tampak bervariasi antar unit dan model.

Apa yang sebaiknya dipahami pengguna

Jika titik kecil itu muncul saat panggilan atau di kondisi tertentu, itu umumnya bukan pertanda layar rusak. Efek tersebut berasal dari cara kerja sensor proximity di balik panel, bukan dari kerusakan fisik pada layar.

Bagi pengguna yang terganggu, kabar kurang menyenangkannya adalah Samsung tidak menganggapnya sebagai defect. Karena itu, banyak pengguna pada akhirnya hanya bisa menerimanya sampai beralih ke perangkat lain.

Terkait