Memilih ponsel flagship berdasarkan kamera kini tidak lagi sekadar melihat angka megapiksel. Samsung Galaxy S26, iPhone 17, dan Google Pixel 10 justru menonjol lewat karakter yang sangat berbeda saat dipakai memotret di dunia nyata.
Di antara tiga nama itu, Galaxy S26 tampil paling seimbang untuk kebutuhan menyeluruh. Sementara iPhone 17 lebih kuat untuk foto malam otomatis, dan Pixel 10 menawarkan daya tarik utama pada jangkauan zoom optis 5x.
Perbandingan ini penting karena ketiganya tidak unggul di area yang sama. Pengguna yang sering memotret siang hari, selfie, portrait, atau subyek jauh bisa mendapat hasil terbaik dari perangkat yang berbeda.
GSM Arena menilai Galaxy S26 unggul dalam fleksibilitas fitur, kualitas video, dan konsistensi di berbagai kondisi pencahayaan. iPhone 17 menonjol pada performa low-light otomatis, sedangkan Pixel 10 mengandalkan pemrosesan komputasional berbasis AI khas Google.
Paling konsisten untuk kamera utama
Untuk pemotretan siang hari, Galaxy S26 menjadi perangkat yang paling stabil hasilnya. Kamera utama 50 MP pada ponsel ini menghasilkan detail tekstur yang natural, white balance yang presisi, dan dynamic range yang sangat luas.
Keunggulan itu terlihat saat memotret pada kondisi kontras tinggi. Area bayangan dan sorotan tetap lebih terjaga, sehingga foto tampak seimbang tanpa kehilangan terlalu banyak detail.
Mode portrait di Galaxy S26 juga dinilai bekerja sangat baik. Deteksi subyek akurat dan efek blur latar terlihat realistis, bukan sekadar efek buatan yang berlebihan.
iPhone 17 memakai sensor utama 48 MP, tetapi output default fotonya berada di 24 MP. Apple menyebut resolusi itu sebagai titik keseimbangan terbaik antara kualitas gambar dan ukuran file.
Hasil foto iPhone 17 tetap tajam dengan akurasi warna yang sangat baik. Pengguna yang menginginkan detail lebih tinggi bisa memakai mode penuh 48 MP, meski konsekuensinya adalah waktu pemotretan lebih lambat dan ukuran file lebih besar.
Di sisi lain, iPhone 17 punya keterbatasan pada dynamic range. Pada kondisi cahaya yang sangat kontras, area shadow dan highlight lebih mudah terpotong dibanding Galaxy S26.
Pixel 10 hadir dengan kamera utama 48 MP baru yang menggantikan sensor 50 MP berukuran lebih besar pada Pixel 9. Reproduksi warna dan kontrasnya tetap solid, tetapi ketajaman detail di sejumlah kondisi dinilai belum sekuat harapan untuk kelas flagship.
Obyek seperti dedaunan dan bangunan kadang terlihat kurang natural pada Pixel 10. Ada kelembutan yang cukup terasa di area bayangan atau saat pemotretan dalam ruangan dengan pencahayaan yang tidak sempurna.
Namun Pixel 10 punya kekuatan yang tidak banyak disorot, yaitu fokus jarak dekat pada kamera utama. Fitur ini bekerja baik bahkan dalam cahaya yang lebih menantang, dan cukup berguna sebagai pengganti mode makro dadakan.
Zoom jadi pembeda paling tajam
Kategori zoom menjadi pemisah paling jelas di antara ketiga ponsel ini. Jika kebutuhan utama adalah memotret subyek jauh, pilihan terbaik tidak sama dengan kategori kamera utama.
Galaxy S26 membawa telephoto 3x optis 69 mm f/2.4. Kamera ini mampu menghasilkan foto zoom dengan warna dan dynamic range yang baik pada siang hari.
Kamera telephoto Galaxy S26 juga dapat fokus dari jarak sedekat 17 cm. Meski begitu, kualitas close-up dari lensa ini disebut tidak terlalu istimewa.
Galaxy S26 juga menawarkan mode 2x dari kamera utama. Hasilnya cukup baik di cahaya terang dan cocok untuk portrait dengan perspektif yang lebih panjang.
Pixel 10 membawa pembaruan paling mencolok di sektor ini lewat telephoto 5x optis. Jangkauan itu menjadi yang paling jauh di antara ketiganya.
Meski kualitas foto telephoto 5x Pixel 10 belum sempurna, jangkauan optisnya tetap memberi nilai lebih. Hasil siang harinya dinilai tidak terlalu tajam, dengan detail yang kurang memuaskan dan rendering obyek seperti dedaunan yang kurang natural.
iPhone 17 justru paling terbatas dalam kategori ini. Ponsel ini tidak memiliki kamera telefoto optis, sehingga zoom 2x yang ditawarkan hanya berupa crop digital dari sensor 48 MP.
Hasil zoom 2x iPhone 17 masih cukup baik untuk kondisi siang hari. Namun pendekatan itu tetap bukan optical zoom sesungguhnya seperti yang ditawarkan Galaxy S26 dan Pixel 10.
Selfie dan low-light punya pemenang berbeda
Untuk kamera depan, Galaxy S26 kembali tampil kuat. Samsung memberi pembaruan lensa kamera depan yang lebih lebar dengan sensor 12 MP yang sudah teruji.
Hasil selfie Galaxy S26 dinilai memuaskan berkat ketajaman tinggi, dynamic range luas, warna yang menyenangkan, dan performa low-light yang tidak mengecewakan. Kombinasi itu membuatnya unggul untuk penggunaan yang lebih beragam.
iPhone 17 membawa kamera selfie 18 MP baru dengan desain sensor yang unik. Sensor ini dirancang menghasilkan foto sekitar 18 MP baik dalam orientasi portrait maupun landscape, meski untuk rasio 1:1 resolusinya turun ke sekitar 13,5 MP.
Apple juga menyematkan OIS dan PDAF pada kamera depan iPhone 17. Fitur ini membantu menghasilkan detail kulit yang natural dan ekspresi yang tajam di berbagai kondisi cahaya.
Pixel 10 mempertahankan kamera selfie 10,5 MP dari generasi sebelumnya. Tidak ada pembaruan hardware, tetapi kualitasnya tetap solid dengan skin tone yang terjaga, warna natural, dan ketajaman yang konsisten.
Di luar selfie, iPhone 17 tetap punya daya tarik besar bagi pengguna yang tidak ingin repot mengatur kamera malam. Night Mode pada perangkat ini dinilai andal, dengan hasil low-light otomatis yang impresif.
Karena itu, jawaban soal kamera terbaik sangat bergantung pada prioritas pemakaian. Galaxy S26 paling menonjol sebagai paket paling lengkap, iPhone 17 kuat untuk low-light otomatis, dan Pixel 10 paling menarik untuk pengguna yang mengejar zoom optis terjauh.
Source: tekno.kompas.com






