COMPUTEX 2026 menutup gelarannya dengan sinyal yang kuat: pusat gravitasi industri teknologi global kini semakin mengarah ke kecerdasan buatan. Dengan tema “AI Together”, ajang ini menegaskan bahwa AI, robotika, mobilitas cerdas, dan komputasi generasi berikutnya sudah menjadi arena persaingan utama, bukan lagi sekadar wacana masa depan.
Daya tariknya terlihat dari skala kehadiran yang besar. Lebih dari 111.000 pengunjung dari 152 negara datang ke pameran ini, memperlihatkan posisi COMPUTEX sebagai hub kolaborasi inovasi teknologi dan startup dunia.
AI fisik naik kelas di panggung utama
Salah satu topik yang paling menyita perhatian adalah physical AI atau AI fisik. Konsep ini diprediksi memiliki potensi pasar hingga €430 miliar pada 2030, menandakan besarnya minat industri terhadap penerapan AI di dunia nyata.
Untuk pertama kalinya, COMPUTEX menghadirkan Zona Robotika AI yang menampilkan inovasi robotika dan sistem cerdas yang siap dipakai langsung. Di area lain, E-paper Pavilion dan TechXperience juga diikuti lebih dari 180 exhibitor global, memperluas sorotan pada perangkat dan solusi berbasis AI.
Tokoh industri besar bahas arah teknologi
Panggung keynote tahun ini diisi oleh nama-nama besar dari industri semikonduktor dan teknologi global. Mereka antara lain Cristiano R. Amon dari Qualcomm, Matt Murphy dari Marvell, Lip-Bu Tan dari Intel, dan Rafael Sotomayor dari NXP.
Selain keynote, forum diskusi melibatkan 28 pemimpin industri dan lebih dari 13.000 peserta. Topik yang dibahas mencakup komputasi AI, tata kelola data, hingga percepatan adopsi AI di perusahaan global.
InnoVEX 2026 pecahkan rekor baru
Di sisi startup, InnoVEX 2026 mencatat rekor dengan kehadiran lebih dari 500 startup dari 23 negara. Kolaborasi internasional juga menguat lewat dukungan Plug and Play Taiwan dan Everidge Jepang.
Sebanyak sembilan paviliun negara ikut tampil, termasuk Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Mereka membawa inovasi di bidang AI, robotika, dan mobilitas cerdas, sementara kompetisi InnoVEX Pitch Contest dimenangkan oleh RLWRLD.
Keberlanjutan dan pengalaman digital ikut menguat
COMPUTEX 2026 tidak hanya menonjolkan teknologi inti, tetapi juga menekankan prinsip Reduce, Reuse, Recycle. Penghargaan desain berkelanjutan diberikan kepada ASUS dan Transcend Information.
Pameran ini juga membawa elemen gaya hidup digital lewat COMPUTEX Service Lounge bersama China Airlines dan GQ. Instalasi seni interaktif yang menggabungkan seni dan teknologi modern ikut memperluas pengalaman pengunjung di luar area pameran utama.
Menuju gelaran berikutnya
COMPUTEX berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Juni 2027 di Nangang Exhibition Halls dan TWTC Hall. Tema “AI Together” dipertahankan sebagai semangat untuk mendorong inovasi global tanpa batas.
Tren AI dan perangkat pintar yang mengemuka di ajang ini juga disebut berpotensi mendorong lonjakan promosi industri digital. Momentum seperti promo tanggal kembar e-commerce kerap dimanfaatkan brand teknologi untuk peluncuran produk dan diskon besar.
