Garmin Forerunner 70 dan 170 Meluncur, Smartwatch Lari Rp4 Jutaan dengan Coaching Adaptif

Garmin Indonesia merilis dua smartwatch lari baru, Forerunner 70 dan Forerunner 170, untuk menyasar pelari pemula hingga menengah. Peluncuran ini menarik karena keduanya tidak hanya menawarkan pelacakan lari dasar, tetapi juga membawa coaching adaptif, analisis performa, dan pemantauan kesehatan dalam satu perangkat.

Kehadiran Forerunner 70 dan Forerunner 170 juga memperluas pilihan di lini perangkat lari Garmin pada kelas serupa. Sebelumnya, Garmin sudah memiliki Forerunner 55 dan Forerunner 165 non music di segmen ini.

Garmin menempatkan konsistensi latihan sebagai nilai jual utama dari dua perangkat tersebut. Menurut Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia Chandrawidhi Desideriani, banyak pelari memulai dengan target sederhana, tetapi tantangan terbesarnya adalah menjaga latihan tetap terarah dan konsisten.

Lewat Forerunner 70 dan Forerunner 170, Garmin menghadirkan pengalaman structured training yang lebih mudah diakses dari pergelangan tangan. Pendekatan ini ditujukan agar pengguna lebih mudah memahami progres tubuh dan menyesuaikan latihan dari waktu ke waktu.

Fitur latihan jadi sorotan

Untuk mendukung latihan harian, Garmin membekali kedua smartwatch ini dengan Garmin Coach. Fitur ini menawarkan program latihan adaptif yang menyesuaikan kondisi tubuh dan target pengguna.

Ada juga daily suggested workouts yang otomatis memberi rekomendasi latihan berdasarkan performa dan pemulihan setelah sesi lari sebelumnya. Dengan begitu, pengguna tidak perlu menyusun menu latihan sepenuhnya secara manual setiap hari.

Garmin turut membawa fitur baru bernama quick workouts. Fitur ini memungkinkan pengguna mendapatkan rekomendasi latihan hanya dengan memilih durasi dan tingkat intensitas yang diinginkan.

Fitur tersebut dinilai relevan untuk pelari pemula yang belum terbiasa menyusun program latihan sendiri. Fokusnya bukan hanya mengejar data, tetapi membantu membentuk kebiasaan berlari yang lebih terstruktur.

Di sisi metrik performa, Garmin menyematkan sejumlah fitur yang biasa dicari pengguna yang ingin latihan lebih serius. Di antaranya ada Training Readiness untuk mengukur kesiapan tubuh sebelum berolahraga dan Training Status untuk memantau perkembangan latihan.

Selain itu, tersedia Wrist-Based Running Power dan Running Dynamics untuk membantu membaca teknik berlari secara lebih detail. Kombinasi fitur ini membuat perangkat bukan sekadar pencatat jarak dan pace, tetapi juga alat evaluasi latihan.

Dibekali GPS dan lebih dari 80 mode olahraga

Forerunner 70 dan Forerunner 170 sama-sama hadir sebagai smartwatch GPS. Keduanya mendukung GPS bawaan, pemantauan detak jantung dari pergelangan tangan, serta pengukuran pace dan jarak saat berlari.

Garmin juga menyertakan lebih dari 80 mode olahraga. Cakupannya meliputi lari, bersepeda, renang, latihan kekuatan, dan berbagai aktivitas kebugaran lain.

Pendekatan ini membuat kedua model tetap relevan untuk pengguna yang tidak hanya berlari. Pengguna bisa memakai perangkat yang sama untuk latihan silang dan aktivitas kebugaran harian.

Fitur kesehatan ikut diperkuat

Selain fungsi olahraga, Garmin melengkapi dua smartwatch ini dengan rangkaian fitur pemantauan kesehatan. Di antaranya advanced sleep tracking, Sleep Coach, HRV Status, Pulse Ox, dan Health Snapshot.

Fitur-fitur itu ditujukan untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh dan kualitas pemulihan sehari-hari. Aspek pemulihan menjadi penting karena berhubungan langsung dengan kesiapan tubuh untuk kembali berlatih.

Dari sisi desain, Forerunner 70 dan Forerunner 170 sama-sama memakai layar AMOLED 1,2 inci. Garmin juga tetap mempertahankan layar sentuh dan lima tombol fisik khasnya untuk memudahkan navigasi saat berolahraga.

Kombinasi layar sentuh dan tombol fisik memberi fleksibilitas dalam penggunaan. Saat berlari atau berkeringat, tombol fisik biasanya lebih praktis untuk mengakses menu dan mengontrol latihan.

Perbedaan baterai dan varian music

Forerunner 70 menawarkan daya tahan baterai hingga 13 hari dalam mode smartwatch. Model ini juga hadir dalam pilihan warna Citron, Soft Pink, Tidal Blue, Cool Lavender, Black, dan Whitestone.

Sementara itu, Forerunner 170 dan Forerunner 170 Music memiliki daya tahan baterai hingga 10 hari. Garmin juga menyiapkan varian Music untuk pengguna yang ingin berlari tanpa bergantung pada ponsel.

Pada Forerunner 170 Music, pengguna bisa mengunduh lagu, podcast, dan konten audio dari layanan musik yang didukung. Fitur ini memungkinkan pemutaran audio langsung dari jam tangan tanpa perlu membawa smartphone saat berlari.

Harga Garmin Forerunner 70 dan 170 di Indonesia

Garmin Forerunner 70 dipasarkan dengan harga Rp4.659.000. Garmin Forerunner 170 dibanderol Rp5.589.000, sedangkan Forerunner 170 Music dijual seharga Rp6.529.000.

Ketiga perangkat itu sudah tersedia mulai hari ini. Penjualannya dilakukan melalui seluruh Garmin Brand Store di Indonesia dan kanal resmi Garmin di berbagai platform e-commerce.

Source: inet.detik.com

Terkait