OPPO tetap memegang posisi nomor satu di pasar smartphone Indonesia pada kuartal pertama, meski industri ponsel tanah air sedang melemah. Di saat pengiriman perangkat nasional turun 9% secara year-on-year, perusahaan ini justru mengamankan 22% pangsa pasar.
Tekanan pasar itu banyak dipicu kenaikan harga komponen memori global yang ikut mengerek harga jual ritel. Kondisi tersebut membuat capaian OPPO menjadi sorotan, terutama karena persaingan berlangsung di tengah perubahan perilaku belanja konsumen.
Bertahan lewat strategi multi-segmen
Kinerja OPPO tidak hanya ditopang satu lini produk. Perusahaan mengandalkan strategi multi-segmen dengan dua pilar utama di kelas menengah dan pemula melalui seri Reno15 dan seri A.
Seri Reno15 menjadi motor utama bagi konsumen yang mencari perpaduan desain, fotografi portrait, dan produktivitas harian. Sementara itu, seri A menjaga penetrasi pasar tetap luas lewat perangkat berdaya tahan tinggi dengan harga yang kompetitif.
Strategi tersebut penting karena pasar Indonesia tidak bergerak seragam. Ketika sebagian konsumen menahan belanja, segmen yang tetap aktif justru menjadi area rebutan paling ketat bagi produsen.
Premiumnya naik, OPPO ikut gas
Di sisi lain, OPPO juga memperkuat langkah di kelas premium. Firma riset Counterpoint Research mencatat segmen smartphone di atas USD 600 atau sekitar Rp 9,8 juta justru tumbuh 30% secara year-on-year saat pasar keseluruhan turun.
Segmen premium itu juga mencatat kontribusi tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia, yakni 8,3% dari total pengiriman smartphone. Data tersebut menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap perangkat kelas atas masih naik, meski pasar sedang berkontraksi.
Fenomena premiumisasi ini menandakan perubahan cara masyarakat memandang ponsel. Perangkat pintar kini tidak lagi sekadar alat komunikasi, tetapi juga dianggap sebagai investasi untuk kreasi konten dan dokumentasi tingkat lanjut.
Dua flagship baru untuk menangkap minat konsumen
Merespons tren itu, OPPO merilis dua perangkat flagship terbaru, yakni OPPO Find X9 Ultra dan OPPO Find X9s. Keduanya dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang semakin mengutamakan performa tinggi dan kapabilitas kamera profesional.
Find X9 Ultra diposisikan sebagai model tertinggi dengan spesifikasi flagship tanpa kompromi. Sementara Find X9s menjadi debut varian “s” yang menawarkan desain lebih ringkas.
Kedua perangkat sudah dibekali ColorOS 16. Sistem operasi itu membawa berbagai fitur kecerdasan buatan untuk mendukung aktivitas harian agar lebih intuitif.
Kepercayaan pasar jadi modal penting
Chief Marketing Officer OPPO Indonesia Jiang Linlin menegaskan bahwa kepercayaan konsumen menjadi fondasi utama keberhasilan perusahaan mempertahankan posisi terdepan. Ia juga menyebut kehadiran Find X9 Ultra dan Find X9s sebagai bentuk komitmen jangka panjang untuk terus berinvestasi dan tumbuh bersama Indonesia.
Langkah OPPO terlihat dirancang untuk menjaga keseimbangan. Di satu sisi, perusahaan mempertahankan basis besar di kelas menengah dan pemula, sementara di sisi lain mereka mempertegas kehadiran di segmen premium yang sedang tumbuh.
Dengan kombinasi itu, OPPO berada dalam posisi kuat untuk tetap memimpin pasar smartphone Indonesia di tengah perlambatan industri. Arah persaingan sepanjang 2026 tampaknya akan semakin ditentukan oleh merek yang mampu bermain di banyak segmen sekaligus, tanpa kehilangan daya tarik di kelas atas.
