Huawei MatePad Mini, Tablet Mungil Yang Bikin iPad Mini Terlihat Ketinggalan

Author: Qoo Media

Huawei MatePad Mini langsung menarik perhatian karena membawa sesuatu yang lama diincar pengguna tablet ringkas: layar OLED 120Hz dalam bodi yang sangat mungil. Di kelas 8,8 inci, perangkat ini juga hadir dengan ambisi yang jelas, yakni memberi rasa premium tanpa meninggalkan fungsi produktivitas.

Yang paling menonjol justru bukan hanya layarnya, melainkan kombinasi desain, bobot, dan fitur kerja yang terasa lebih matang dari sekadar tablet hiburan. Huawei menempatkan MatePad Mini sebagai perangkat kompak yang tetap siap dipakai untuk membaca, menulis, menggambar, dan bekerja dengan gaya yang lebih serius.

Bodi ringan dengan kesan mewah

Secara fisik, MatePad Mini membawa bodi belakang premium yang disebut menyerupai leather atau kulit sintetis mahal. Kesan itu membuat perangkat ini terlihat lebih mewah saat digenggam, meski ukurannya tetap ringkas.

Bobotnya juga sangat ringan, hanya 258 gram. Dalam perbandingan yang disebutkan, angka ini lebih rendah dari iPad Mini 6 yang berbobot 321 gram, dan bahkan terlihat lebih ramping saat disandingkan dengan Samsung Galaxy S25 Ultra.

Layar OLED 120Hz yang dirancang untuk nyaman dipakai

Huawei membekali tablet ini dengan panel OLED 8,8 inci dan refresh rate 120Hz. Kombinasi tersebut memberi tampilan yang halus dan menjadi salah satu daya tarik utama perangkat ini di kelas tablet kecil.

Varian yang diuji adalah Papermate Edition, dan lapisan Papermate ini tertanam langsung pada kaca layar. Efeknya terasa saat dipakai di bawah lampu terang karena layar disebut tidak memantulkan bayangan, sekaligus memberi sensasi menulis seperti di atas kertas saat digunakan bersama Huawei M-Pencil Generasi ke-3.

Teknologi ini juga dipadukan dengan fitur palm rejection yang akurat. Di bagian depan, layar membawa screen-to-body ratio 92% dengan bezel sangat tipis sehingga tampilannya terlihat nyaris tanpa batas.

Produktivitas ala PC dalam format mini

Meski ukurannya kecil, MatePad Mini tidak diposisikan sebagai tablet sederhana. Huawei menjalankan HarmonyOS 4 versi terbaru di perangkat ini, dan sistemnya disebut sangat responsif untuk kebutuhan harian.

Untuk urusan kerja, Huawei menyertakan WPS Office 3.0 dengan antarmuka level PC. Ada juga GoPaint sebagai aplikasi menggambar bawaan yang ditujukan untuk pengguna kreatif yang membutuhkan fitur lebih lengkap.

Bagi pengguna yang sering membaca dokumen atau novel, tersedia mode E-Book hitam-putih. Mode ini membantu mata agar tidak cepat lelah saat digunakan dalam waktu lama.

Isi paket dan dukungan ekosistem

Huawei turut menyertakan charger 66W SuperCharge di dalam kotak penjualan. Adapter pengisian daya ini punya dua input, yakni Type-C dan Type-A, sementara kabel yang dibawa sudah Type-C ke Type-C.

Dari sisi aplikasi, Huawei App Gallery disebut sudah semakin matang dan menyediakan aplikasi esensial yang lengkap. Layanan yang tersedia mencakup platform hiburan, perbankan, hingga ekosistem Google yang dapat diakses dengan mudah.

Dengan kombinasi layar OLED anti-pantul, bobot yang sangat ringan, dan fitur kerja yang mendekati pengalaman PC, Huawei MatePad Mini tampil sebagai tablet kompak premium yang sulit diabaikan. Perangkat ini juga terasa relevan bagi pengguna yang membutuhkan alat mobile untuk membaca, menulis, dan bekerja tanpa harus membawa perangkat yang lebih besar.

Terbaru