Logitech memperbarui salah satu mouse gaming nirkabel entry-level paling populernya lewat G305 X Superlight. Perangkat ini membawa lonjakan spesifikasi besar, mulai dari bobot 59 gram, sensor hingga 44.000 DPI, sampai dukungan polling rate 8.000Hz.
Yang membuat peluncuran ini menonjol adalah kombinasi fitur kelas modern dengan harga yang tetap dijaga di level $79.99. Bagi pasar mouse gaming ringan, paket seperti ini menempatkan G305 X Superlight sebagai pembaruan penting dari seri G305 yang sudah lama dikenal.
Perubahan terbesar ada pada desain daya dan bobot. Jika G305 lama dikenal lebih berat karena memakai baterai AA sekali pakai, versi baru ini beralih ke baterai isi ulang bawaan yang membantu memangkas total berat secara signifikan.
Logitech juga memakai sekrup yang terekspos di bagian luar rangka mouse. Perusahaan menyebut pendekatan ini ditujukan agar perangkat lebih mudah dibuka dan diperbaiki, sehingga masa pakainya bisa lebih panjang.
Fokus pada performa sensor
Di sektor inti, Logitech menyematkan sensor HERO yang lebih baru. Sensor ini mendukung sensitivitas hingga 44.000 DPI, akselerasi di atas 40G, dan kecepatan tracking 678 inci per detik.
Spesifikasi tersebut menempatkan G305 X Superlight jauh di atas standar mouse gaming entry-level pada umumnya. Untuk pengguna yang mengejar respons cepat dalam game kompetitif, sensor dan kemampuan tracking ini menjadi daya tarik utama.
Secara bawaan, mouse ini berjalan pada polling rate 1.000Hz lewat receiver USB-A yang disertakan dalam paket penjualan. Namun Logitech juga membuka opsi untuk polling rate lebih tinggi bagi pengguna yang menginginkan latensi input lebih rendah.
Dukungan hingga 8.000Hz tersedia jika mouse dipasangkan dengan Logitech PRO Wireless Receiver. Aksesori itu dijual terpisah, sehingga kemampuan 8.000Hz tidak langsung aktif dari paket standar.
Tiga mode konektivitas
Logitech memberi tiga pilihan koneksi pada G305 X Superlight. Mouse ini mendukung Lightspeed wireless 2.4GHz milik Logitech, Bluetooth standar, dan koneksi kabel melalui USB-C.
Fleksibilitas ini membuat perangkat bisa dipakai untuk skenario yang lebih luas. Pengguna dapat memilih nirkabel berlatensi rendah untuk bermain, Bluetooth untuk penggunaan kasual, atau kabel USB-C saat mengisi daya sekaligus tetap digunakan.
Daya tahan baterainya diklaim mencapai sekitar 130 jam penggunaan terus-menerus dalam sekali pengisian penuh. Logitech juga menyertakan fast charging, dengan klaim pengisian dua menit cukup untuk menambah sekitar tiga setengah jam masa pakai.
Pendekatan ini menjawab salah satu kelemahan lama dari mouse ringan berbasis baterai lepas-pasang. Pengguna tidak lagi perlu menambah bobot dari baterai AA, tetapi tetap mendapat durasi pemakaian yang panjang.
Fitur pendukung tetap lengkap
Untuk fitur harian, G305 X Superlight membawa enam tombol yang dapat diprogram. Mouse ini juga memakai scroll wheel standar dan memori internal untuk menyimpan hingga lima profil pengguna.
Pengaturan perangkat dilakukan melalui software desktop Logitech G Hub. Dari sana, pengguna bisa mengubah DPI, pemetaan tombol, hingga pencahayaan Lightsync RGB.
Set fitur tersebut memang tidak dibuat berlebihan, tetapi cukup lengkap untuk kelas harganya. Logitech tampaknya lebih menekankan kombinasi bobot rendah, performa sensor, dan opsi konektivitas ketimbang menumpuk fitur tambahan yang kurang esensial.
Material dan ketersediaan
Logitech juga menyoroti penggunaan plastik daur ulang pascakonsumsi dalam konstruksi produk ini. Porsi material daur ulang mencapai 65% untuk model hitam dan 51% untuk model putih.
Informasi itu memberi konteks tambahan bahwa pembaruan produk ini tidak hanya menyasar performa. Ada juga perhatian pada material dan umur pakai, terutama dengan desain yang dibuat lebih mudah diperbaiki.
G305 X Superlight dijadwalkan tersedia untuk dibeli mulai 30 Juni 2026. Dengan harga $79.99, mouse ini hadir sebagai versi G305 yang lebih ringan, lebih modern, dan lebih fleksibel untuk pengguna yang ingin masuk ke ekosistem mouse gaming Logitech tanpa naik ke segmen harga yang lebih tinggi.
Peluncuran ini datang di tengah langkah Logitech yang terus memperluas portofolio aksesori penunjuknya. Belakangan, perusahaan itu juga memperkenalkan mouse portabel lipat pertamanya dengan desain yang bisa dilipat dua agar lebih mudah dibawa dan disimpan di saku.
Source: www.gizmochina.com






