Lenovo Legion Tab Gen 5 kembali menegaskan bahwa tablet gaming ringkas masih punya tempat yang sangat kuat di pasar. Dengan layar 8 inci lebih, performa chipset kelas atas, dan paket penjualan yang lengkap, perangkat ini langsung masuk ke sorotan sebagai salah satu tablet gaming paling menarik di pertengahan tahun.
Yang membuatnya menonjol bukan hanya spesifikasi, tetapi juga pendekatan Lenovo yang terasa matang untuk pengguna game maupun produktivitas. Versi regional barat hadir dengan ROM resmi yang lebih rapi dan tidak lagi dibebani aplikasi bawaan berbahasa asing yang sering mengganggu pengalaman awal pemakaian.
Layar cepat yang tetap nyaman dipakai siang hari
Lenovo Legion Tab Gen 5 membawa panel IPS 8,8 inci dengan resolusi 3040 x 1904 piksel. Layar ini mendukung Variable Refresh Rate hingga 165Hz dan diklaim mampu mencapai kecerahan 600 nits.
Lenovo juga menyematkan Daylight Mode untuk membantu visibilitas di bawah sinar matahari langsung. Di saat banyak rival mengandalkan OLED, Lenovo memilih optimasi IPS yang tetap terlihat agresif untuk kelas tablet gaming kompak.
Performa ekstrem untuk game dan emulasi
Di balik bodinya, tablet ini memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 octa-core yang dipasangkan dengan GPU Adreno 840. Varian yang diuji membawa RAM 12GB LPDDR5T dan penyimpanan 256GB UFS, sementara opsi 16GB/512GB juga tersedia.
Perangkat ini masih mendukung ekspansi penyimpanan lewat MicroSD hingga 2TB. Dalam pengujian benchmark, skor Geekbench 6 single-core menembus 3.581 poin dan multi-core mencapai 10.427 poin, sedangkan AnTuTu hampir menyentuh 4,14 juta poin.
Mampu melibas game berat dan emulasi kelas tinggi
Untuk game Android populer, Legion Tab Gen 5 tampil sangat kompetitif. Fortnite bisa dijalankan di pengaturan Epic dengan resolusi 100% secara stabil pada 120Hz, sementara PUBG Mobile dan Call of Duty Mobile berjalan mulus di 120 FPS.
Genshin Impact juga berjalan baik di 120Hz, meski penggunaan 60 FPS tetap disarankan untuk menjaga suhu perangkat. Sektor emulasi menjadi salah satu daya tarik terbesarnya, karena Dolphin mampu berjalan lancar pada resolusi 4x, sedangkan NetherSX2 disebut stabil di 60 FPS pada game berat seperti God of War 2.
Yang paling mencolok, tablet ini bahkan bisa mengemulasikan Cyberpunk 2077 lewat x86 Emulator di kisaran 40 FPS dengan pengaturan rendah, resolusi 720p, dan Frame Generation aktif melalui GameHub. Namun, karena tidak ada kipas pendingin internal, performa bisa turun jika dipaksa bekerja terlalu lama.
Fitur tambahan yang mendekati pengalaman desktop
Lenovo juga menambahkan Desk Mode yang bisa diaktifkan lewat satu sentuhan. Mode ini mengubah tampilan Android menjadi antarmuka mirip desktop yang lebih nyaman untuk mouse dan keyboard.
Tablet ini memakai Android 16 dan membawa baterai 9.000 mAh dengan pengisian cepat 65W. Ada juga port USB Type-C dengan Display Out hingga 4K 120Hz, sehingga perangkat ini bisa dipakai sebagai konsol mini saat tersambung ke monitor eksternal.
Paket jual dan detail bodi yang membuatnya terasa premium
Di luar performa, Lenovo memberi nilai tambah lewat paket bundling yang cukup lengkap. Pembeli mendapat charger super cepat 68W, screen protector, dan folio case magnetik yang kokoh.
Bagian belakang tablet juga dibekali kamera 50MP dan aksen lampu RGB yang dapat dikustomisasi lewat software. Kombinasi ini membuat Legion Tab Gen 5 bukan hanya fokus pada tenaga, tetapi juga tampil sebagai perangkat gaming yang ingin terasa premium sejak keluar dari kotak.
