Sering kali, tablet terasa terlalu besar untuk dibawa, tetapi layar smartphone juga terlalu sempit untuk kerja dan hiburan. Huawei mencoba menjawab celah itu lewat MatePad Mini, tablet 8,8 inci yang datang dengan bobot hanya 260 gram dan ketebalan 5,2 mm.
Ukuran itu membuat perangkat ini terasa lebih dekat ke ponsel besar ketimbang tablet konvensional. Bahkan tanpa casing, bodinya disebut cukup ringkas untuk masuk ke kantong celana denim standar.
Desain ringkas untuk mobilitas harian
Fokus utama MatePad Mini ada pada portabilitas. Tablet ini ditujukan untuk penggunaan saat commuting di KRL, berpindah lokasi meeting, atau sekadar dipakai santai di kafe tanpa beban membawa perangkat besar.
Huawei juga menempatkan tablet ini di posisi yang berbeda dari tablet IPS biasa. Sasaran utamanya adalah pengguna yang butuh layar lebih lega dari smartphone, tetapi tetap menginginkan perangkat yang ringan dan mudah dibawa.
Layar OLED 2.5K dengan fitur yang ramah mata
Di sisi visual, MatePad Mini memakai flexible OLED beresolusi 2.5K dengan refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahannya mencapai 1800 nits, sehingga layar tetap terbaca di kondisi terang.
Huawei menambahkan PaperMatte Display dan antiglare untuk mengurangi pantulan cahaya. Ada juga E-Book Mode yang mengubah tampilan menjadi lebih nyaman untuk membaca komik, manga, atau buku digital dalam waktu lama.
Bezel yang sangat tipis membuat screen-to-body ratio mencapai 92 persen. Alhasil, bodi tablet terasa padat layar dan ukurannya bahkan disebut lebih kecil dari novel fisik pada umumnya.
AI jadi nilai jual utama untuk produktivitas
MatePad Mini tidak hanya mengandalkan bentuknya yang kecil. Perangkat ini juga membawa fitur produktivitas yang dibuat mendekati pengalaman PC lewat WPS Office.
Untuk pencatatan, Huawei Notes dibekali Handwriting Recognition yang dapat mengubah tulisan tangan menjadi teks digital. Ada pula fitur AI Equation Recognition and Calculation yang mampu mendeteksi dan menghitung rumus matematika secara otomatis.
Tablet ini juga mendukung kebutuhan kerja jarak jauh. Dukungan untuk Zoom, Microsoft Teams, dan Microsoft Office 365 membuatnya relevan untuk rapat online maupun pekerjaan dokumen.
Baterai besar, pengisian cepat, dan konektivitas modern
Di sektor daya, Huawei membekali MatePad Mini dengan baterai 6.400 mAh. Pengisian cepat 66W Huawei SuperCharge membantu mempercepat waktu isi ulang saat mobilitas sedang tinggi.
Perangkat ini juga sudah mendukung Wi-Fi 7 untuk koneksi yang lebih siap ke kebutuhan jaringan modern. Untuk keamanan, fingerprint sensor disatukan dengan tombol power agar akses perangkat tetap praktis.
Kamera dan varian yang dibawa ke Indonesia
Huawei memberi kamera depan 32 MP untuk video call yang lebih jernih. Di belakang, ada kamera utama ganda 50 MP dan 8 MP untuk kebutuhan foto yang lebih fleksibel di kelas tablet.
Untuk pasar Indonesia, MatePad Mini hadir dalam warna Green. Konfigurasinya membawa RAM 12 GB dan storage 256 GB, sehingga kapasitasnya terasa lapang untuk kerja maupun konsumsi konten.
Dengan kombinasi bobot 260 gram, layar OLED 2.5K, dan fitur AI yang menonjol, MatePad Mini mencoba mengisi ruang yang selama ini jarang terjawab oleh tablet mainstream. Perangkat ini menempatkan portabilitas, kenyamanan mata, dan produktivitas dalam satu bodi yang sangat tipis.






