Samsung akhirnya menambahkan indikator kecepatan internet langsung ke status bar di ponsel Galaxy yang menjalankan One UI 9. Fitur ini muncul lewat pembaruan modul QuickStar di Good Lock dan menjadi salah satu perubahan kecil yang paling terasa manfaatnya bagi pengguna harian.
Kehadiran fitur ini menarik perhatian karena sudah lama diminta pengguna Galaxy. Di banyak merek Android lain, tampilan kecepatan jaringan di status bar sudah tersedia sejak lama, sementara pengguna Samsung selama ini belum mendapat opsi bawaan yang setara.
One UI 9 sendiri sudah lebih dulu hadir dalam versi beta untuk seri Galaxy S26. Beberapa ponsel lain, termasuk lini Galaxy S25, juga disebut akan menerima pembaruan ini dalam waktu dekat.
Meski One UI 9 tidak datang sebagai pembaruan dengan deretan fitur besar, Samsung tetap menyisipkan sejumlah perubahan kecil yang fungsional. Indikator kecepatan internet di status bar menjadi salah satu contoh fitur sederhana yang bisa langsung dipakai tanpa perlu langkah tambahan yang rumit.
Muncul di QuickStar Good Lock
Fitur ini pertama kali ditemukan dan dilaporkan oleh SammyGuru. Berdasarkan temuan tersebut, menu “Indicator Icons” di dalam modul QuickStar kini memiliki tombol baru bertuliskan “Network Speed”.
Saat opsi itu diaktifkan, pengguna bisa melihat kecepatan jaringan secara real-time langsung dari status bar. Dengan begitu, informasi mengenai lalu lintas data tidak lagi perlu dicari lewat aplikasi terpisah atau alat pengujian lain.
Langkah ini penting karena selama ini pengguna Galaxy yang ingin memantau kecepatan internet sering bergantung pada aplikasi pihak ketiga seperti NetVelocity. Alternatif lain yang biasa dipakai adalah membuka Google untuk melakukan analisis kecepatan internet secara real-time.
Dengan integrasi langsung ke sistem, proses pemantauan menjadi jauh lebih praktis. Pengguna tidak perlu lagi membuka aplikasi tambahan hanya untuk melihat apakah koneksi sedang cepat, lambat, atau tidak stabil.
Fitur kecil, dampak besar untuk penggunaan sehari-hari
Indikator kecepatan jaringan memang bukan fitur yang mencolok seperti desain ulang antarmuka atau peningkatan kamera. Namun, untuk penggunaan harian, fitur ini bisa sangat berguna, terutama saat pengguna sedang mengunduh file, melakukan streaming, bermain game online, atau memakai hotspot.
Tampilan real-time di status bar memberi akses cepat ke informasi koneksi tanpa mengganggu aktivitas utama. Ini membuat pengguna bisa memantau performa jaringan sambil tetap berada di aplikasi yang sedang dipakai.
Bagi pengguna yang sering berpindah antara Wi-Fi dan data seluler, indikator semacam ini juga membantu membaca kondisi koneksi secara instan. Jika kecepatan turun tiba-tiba, pengguna bisa segera menyadari bahwa masalahnya mungkin berasal dari jaringan, bukan dari aplikasi.
Bersamaan dengan opsi mematikan Ongoing Chip
Selain indikator kecepatan internet, One UI 9 juga membawa opsi untuk menonaktifkan “Ongoing Chip”. Fitur ini digunakan untuk menampilkan pembaruan Live Activity Android 17 dari aplikasi, seperti panggilan, timer, hitung mundur, dan aktivitas lain yang berjalan terus.
Bagi sebagian pengguna, Ongoing Chip berguna karena memberi akses cepat ke aktivitas yang sedang berlangsung. Namun, ada juga pengguna yang ingin tampilan antarmuka lebih bersih, sehingga opsi untuk mematikannya menjadi tambahan yang relevan.
Dua perubahan ini menunjukkan arah pembaruan One UI 9 yang lebih fokus pada kontrol pengguna atas tampilan sistem. Samsung tampaknya memberi lebih banyak opsi personalisasi yang sederhana, tetapi langsung terasa dalam pemakaian.
Eksklusif untuk One UI 9
Baik indikator kecepatan jaringan maupun opsi mematikan Ongoing Chip disebut sebagai fitur eksklusif One UI 9. Artinya, pengguna perlu menunggu pembaruan ini hadir di perangkat Galaxy yang kompatibel sebelum bisa mencobanya.
Saat ini, One UI 9 beta sudah tersedia untuk seri Galaxy S26. Sementara itu, sejumlah perangkat lain, termasuk jajaran Galaxy S25, diperkirakan akan segera menyusul menerima pembaruan yang sama.
Bagi pengguna Galaxy yang selama ini merasa tertinggal dalam hal fitur indikator kecepatan internet, perubahan ini bisa menjadi salah satu alasan paling praktis untuk menantikan One UI 9. Walau terlihat kecil di atas kertas, fitur tersebut menyentuh kebutuhan yang sangat spesifik dan selama ini belum dipenuhi langsung oleh sistem bawaan Samsung.
