Steam Controller Ini Tak Cuma Buat Main, Kini Bisa Meluncur Sendiri Bak Mobil RC

Author: Qoo Media

Steam Controller yang lama dikenal sebagai gamepad eksperimental kini mendapat fungsi baru yang jauh dari sekadar bermain game. Perangkat buatan Valve itu berhasil diubah menjadi mobil RC mini yang bisa melaju sendiri di atas meja tanpa dibongkar dan tanpa modifikasi perangkat keras yang rumit.

Proyek ini datang dari YouTuber Very Lazy Pixels, yang membuat cara sederhana untuk “mengemudikan” Steam Controller lewat sebuah situs web khusus. Hasilnya memang tidak menyerupai mobil remote control konvensional, tetapi justru di situlah daya tariknya: sebuah controller game yang bergerak nyata berkat getaran internalnya sendiri.

Yang membuat eksperimen ini menonjol adalah cara kerjanya yang sangat tidak biasa. Tidak ada roda tambahan, motor eksternal, atau komponen custom yang ditempelkan ke bodi controller.

Bergerak hanya dari motor haptik

Steam Controller memanfaatkan motor haptik internal yang biasanya dipakai untuk memberi umpan balik halus saat bermain game. Dalam proyek ini, motor tersebut didorong hingga batasnya untuk menghasilkan getaran terus-menerus dan cukup kuat agar perangkat bisa bergeser di permukaan datar.

Getaran intens itu menciptakan gerakan fisik yang membuat gamepad “merayap” di atas meja. Pengguna bisa mengarahkannya ke kiri, ke kanan, dan maju hanya dengan mengandalkan tenaga getaran tersebut.

Pendekatan ini sangat berbeda dari kendaraan RC biasa. Mobil remote control normal bergerak dengan roda dan motor penggerak khusus, sementara Steam Controller di sini bergantung sepenuhnya pada friksi dan energi kinetik dari getaran.

Karena itu, kecepatannya jelas tidak dirancang untuk mencetak rekor. Namun nilai hiburannya justru datang dari pemandangan ganjil saat sebuah perangkat gaming mendadak bergerak sendiri seperti robot kecil.

Very Lazy Pixels juga mencatat satu konsekuensi yang langsung terasa saat alat ini dijalankan. Suara yang dihasilkan cukup keras, dengan bunyi dengung yang disebut terdengar seperti robot berdengung.

Cara menjalankannya relatif sederhana

Eksperimen ini bisa dicoba tanpa perlu membuka casing controller. Pengguna cukup mengunjungi aplikasi web buatan Very Lazy Pixels lalu menghubungkan Steam Controller ke sistem tersebut.

Situs web itu kemudian mengirim sinyal khusus ke sistem haptik perangkat. Dari sana, pengguna memperoleh kendali arah secara penuh untuk membuat controller bergerak sesuai perintah.

Perintah itu dapat dikirim menggunakan keyboard. Respons perangkat disebut berlangsung langsung, sehingga Steam Controller berubah dari gamepad biasa menjadi mainan interaktif yang bisa diajak “balapan” di meja.

Kesederhanaan setup menjadi salah satu hal paling menarik dari proyek ini. Banyak mod perangkat biasanya menuntut pembongkaran, pemasangan komponen, atau penyesuaian teknis yang tidak ramah bagi pengguna umum, sementara eksperimen ini justru memanfaatkan kemampuan bawaan perangkat.

Steam Controller kembali menunjukkan desain yang unik

Proyek ini juga menyoroti alasan mengapa Steam Controller masih dianggap perangkat yang unik oleh banyak penggemar teknologi. Mesin haptik canggih di dalamnya sejak awal memang dikenal berbeda dari controller pada umumnya.

Walau perangkat tersebut bukan pilihan utama bagi banyak pemain saat ini, desain internalnya terus memicu eksperimen kreatif. Dalam kasus ini, fitur yang awalnya dibuat untuk sensasi bermain game justru berubah menjadi sistem penggerak fisik.

Itu memberi Steam Controller semacam “kehidupan kedua” di luar fungsi aslinya. Alih-alih hanya dipakai menjelajahi dunia virtual atau mengendarai mobil digital dalam game balap, perangkat ini kini bisa meluncur sungguhan di dunia nyata.

Eksperimen semacam ini juga menunjukkan nilai dari perangkat lama yang masih punya potensi teknis. Ketika fitur bawaan dimanfaatkan dengan cara baru, hardware yang sempat terlupakan bisa kembali relevan sebagai medium kreativitas.

Di luar aspek teknis, daya tarik utamanya tetap ada pada unsur hiburan yang sederhana. Menyaksikan controller game bergeser sendiri di atas meja mungkin terdengar sepele, tetapi justru konsep absurd itulah yang membuat proyek ini cepat menarik perhatian.

Bagi pemilik Steam Controller, proyek Very Lazy Pixels membuka kemungkinan penggunaan yang tidak terpikir sebelumnya. Sebuah gamepad yang dulu dibuat untuk mengendalikan karakter dan kendaraan digital kini dapat “dikemudikan” sebagai kendaraan mini di atas permukaan datar, hanya dengan kekuatan getaran dari motor haptiknya sendiri.

Source: tech.sportskeeda.com
Terbaru