Android XR Mulai Menyebar, Daftar Perangkat yang Sudah dan Segera Menjalankannya

Android XR mulai membentuk peta baru perangkat realitas campuran milik Google, tetapi pilihan perangkat yang benar-benar menjalankannya masih sangat terbatas. Di saat banyak perusahaan mulai masuk, ekosistem ini baru mencakup segelintir headset dan kacamata yang sudah rilis atau telah dikonfirmasi akan hadir.

Daya tarik utamanya ada pada kombinasi sistem operasi XR buatan Google dengan Gemini AI, yang dirancang untuk membuat interaksi lebih natural saat pengguna melihat dunia nyata maupun konten digital. Karena itu, daftar perangkat Android XR penting diperhatikan sejak awal, terutama bagi pengguna yang ingin melihat arah pasar headset dan smart glasses ke depan.

Android XR adalah sistem operasi berbasis AI untuk perangkat extended reality, termasuk headset dan glasses. Google memasarkan platform ini sebagai cara untuk menyatukan informasi digital dengan dunia nyata agar pengguna bisa menonton, bekerja, dan menjelajah dengan lebih mudah.

Platform ini diumumkan pada Desember 2024 melalui kemitraan Google, Samsung, dan Qualcomm. Dalam pengumuman resminya, Android XR disebut menggabungkan investasi bertahun-tahun di AI, AR, dan VR untuk menghadirkan pengalaman yang lebih berguna pada headset dan kacamata.

Perangkat Android XR yang sudah dan akan hadir

Sejauh ini, perangkat yang dikonfirmasi menjalankan Android XR masih sedikit. Namun, daftar itu menunjukkan Google sedang membangun ekosistem lintas mitra, bukan bergantung pada satu merek atau satu jenis perangkat saja.

Berikut perangkat yang telah dikonfirmasi dibangun untuk Android XR:

PerangkatStatus
Samsung Galaxy XR HeadsetSudah dirilis
Xreal AuraDatang pada 2026
Audio-only intelligent eyewear hasil kolaborasi Samsung, Google, Gentle Monster, dan Warby ParkerDiperkirakan 2026
Samsung Galaxy GlassesDiperkirakan 2026
Samsung Galaxy Display GlassesDiperkirakan 2027
Gucci Android XRDiperkirakan 2027, kemungkinan menggunakan Android XR

Samsung Galaxy XR Headset menjadi perangkat paling konkret karena sudah dirilis. Kehadirannya menandai langkah awal Android XR dalam bentuk produk komersial, bukan lagi sekadar platform pengembang.

Xreal Aura menjadi salah satu nama penting berikutnya dalam antrean perangkat Android XR. Perangkat ini dijadwalkan hadir pada 2026 dan menunjukkan bahwa mitra di luar Samsung juga mulai mengambil peran besar dalam ekosistem tersebut.

Di kategori kacamata, Google juga dikaitkan dengan kerja sama bersama Samsung, Gentle Monster, dan Warby Parker untuk menghadirkan intelligent eyewear tanpa display visual penuh, melainkan berfokus pada audio. Produk ini juga disebut diperkirakan meluncur pada 2026.

Samsung disebut menyiapkan Galaxy Glasses untuk periode yang sama. Setelah itu, Samsung Galaxy Display Glasses diperkirakan menyusul pada 2027, memperluas pilihan format perangkat Android XR.

Nama lain yang muncul adalah Gucci Android XR. Perangkat ini diperkirakan hadir pada 2027 dan disebut kemungkinan akan memakai Android XR, meski posisinya masih belum sejelas perangkat Samsung dan Xreal.

Mengapa Android XR menarik perhatian

Salah satu pembeda utama Android XR adalah pendekatannya yang terbuka terhadap mitra pihak ketiga. Ini berbeda dari model ekosistem yang lebih tertutup, karena Google sejak awal membuka jalan agar banyak produsen bisa membangun perangkat berbeda di atas platform yang sama.

Google juga menekankan pengembangan ekosistem sejak tahap awal. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut sedang membangun ekosistem pengembang dan pembuat perangkat Android XR dengan dukungan awal untuk ARCore, Android Studio, Jetpack Compose, Unity, dan OpenXR.

Google juga menyebut mitra Qualcomm seperti Lynx, Sony, dan XREAL sebagai pihak yang mendapat jalur pengembangan untuk beragam perangkat Android XR. Selain itu, Google mengatakan kolaborasi dengan Magic Leap terus berlanjut untuk teknologi XR dan produk masa depan yang memadukan AR dan AI.

Kekuatan lain Android XR datang dari akses ke aplikasi di Google Play Store. Kehadiran basis aplikasi yang luas membuat ekosistem ini lebih siap sejak hari pertama, sambil tetap membuka ruang bagi pengembang untuk membuat aplikasi, game, dan konten imersif khusus XR.

Gemini AI menjadi lapisan yang memberi nilai tambah pada platform ini. Integrasi tersebut memungkinkan interaksi berbasis percakapan terhadap apa yang sedang dilihat pengguna, termasuk identifikasi objek, bantuan untuk suatu tugas, hingga penerjemahan.

Arah pasar: headset dan kacamata sekaligus

Posisi Android XR tidak dibatasi pada satu bentuk perangkat. Google menyiapkannya untuk headset dan glasses, sehingga produsen dapat menawarkan pengalaman yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna maupun segmen bisnis.

Pendekatan ini juga memberi peluang hadirnya variasi produk di titik harga yang berbeda. Pengguna tidak harus terikat pada satu perusahaan atau satu model perangkat, karena ekosistemnya dirancang untuk menampung banyak jenis hardware dari berbagai mitra.

Bagi pasar konsumen, itu berarti Android XR bisa berkembang dari headset kelas awal hingga kacamata pintar yang lebih ringan dan praktis. Bagi pasar industri, format yang lebih beragam juga membuka kemungkinan pemakaian untuk produktivitas, bantuan kerja, dan eksplorasi berbasis AI.

Untuk saat ini, jumlah perangkat Android XR memang masih kecil. Namun, kombinasi Google, Samsung, Qualcomm, Xreal, dan sejumlah mitra lain menunjukkan bahwa platform ini sedang disiapkan sebagai fondasi jangka panjang bagi generasi baru headset dan smart glasses.

Source: tech.sportskeeda.com

Terkait