iPhone 18 Pro Bakal Menembus Rp24 Jutaan, Kenaikan Harga Dipicu Krisis RAM dan Storage

Apple disebut telah mengakui adanya tekanan biaya dari krisis RAM dan ruang penyimpanan, dan kondisi itu ikut membuka peluang kenaikan harga di lini iPhone 18. Di antara yang paling disorot, iPhone 18 Pro diperkirakan masuk pasar dengan banderol awal yang jauh lebih tinggi daripada generasi sebelumnya.

Wall Street Journal memperkirakan iPhone 18 Pro akan dijual mulai USD 1299 atau sekitar Rp. 23 jutaan. Namun, skenario lain juga muncul, dengan harga USD 1399 atau sekitar Rp. 24 jutaan, bahkan lebih tinggi lagi.

Kenaikan yang Terbentuk dari Biaya Komponen

9to5Mac menyebut estimasi harga itu dihitung dari kenaikan biaya RAM dan ruang penyimpanan, lalu ditambah peningkatan kemampuan kamera. Perhitungan tersebut juga memasukkan margin Apple yang dinilai tetap mengikuti pola biasanya.

TechInsights mencatat margin laba kotor iPhone 17 Pro seharga USD 1.099 atau Rp. 19,5 jutaan mencapai 47 persen. Untuk mempertahankan margin serupa, Apple disebut perlu mematok iPhone 18 Pro di angka USD 1.371 atau sekitar Rp. 24,4 jutaan.

Apple sendiri lebih dikenal menyukai penetapan harga yang terstandarisasi. Karena itu, harga awal USD 1299 dinilai lebih mungkin dipakai dan masih memberi laba kotor sekitar 44 persen.

Kamera Baru Ikut Menekan Harga

Perhitungan di atas belum memasukkan sistem kamera baru yang diperkirakan membuat biaya komponen naik signifikan. Menurut analis rantai pasokan Ming-Chi Kuo, sistem kamera baru itu bisa menelan biaya sekitar 50 persen lebih tinggi bagi Apple dibandingkan model sebelumnya.

Dengan tambahan beban tersebut, harga awal iPhone 18 Pro sebesar USD 1399 atau lebih tinggi menjadi semakin masuk akal dalam skenario pasar. Di saat yang sama, iPhone 18 Pro disebut akan membawa peningkatan besar pada sektor kamera, meski detail teknisnya belum dijelaskan lebih jauh.

Dampak ke Varian Lain

Jika iPhone 18 Pro hadir di rentang USD 1299 atau USD 1399, harga iPhone 18 Pro Max diperkirakan naik lagi sekitar USD 100 atau Rp. 1,7 jutaan. Pola itu mengikuti selisih harga yang selama ini diterapkan Apple antara model Pro dan Pro Max.

Kondisi tersebut juga membuat perkiraan harga iPhone Ultra terlihat lebih masuk akal. Varian itu sebelumnya disebut akan berada di kisaran USD 2.000 atau sekitar Rp. 35,6 jutaan.

Sinyal untuk iPhone 18 Series

Kenaikan harga iPhone 18 Pro berpotensi menjadi sinyal awal bahwa seluruh iPhone 18 Series akan bergerak ke level harga yang lebih tinggi. Varian dengan ruang penyimpanan lebih besar dan model premium seperti iPhone 18 Pro Max serta iPhone Ultra diperkirakan akan dijual lebih mahal lagi.

Dengan tekanan biaya dari RAM, storage, dan kamera, Apple tampaknya menghadapi ruang gerak yang lebih sempit untuk menjaga harga tetap rendah. Karena itu, iPhone 18 Pro kini menjadi salah satu model yang paling diperhatikan dalam proyeksi harga generasi berikutnya.

Terkait