Bocoran harga iPhone 18 Pro memunculkan satu angka yang langsung menarik perhatian, yakni 1,399 US dollars untuk model dasar. Jika angka itu akurat, perangkat ini akan menjadi salah satu iPhone Pro termahal yang pernah dirilis Apple.
Kenaikan itu juga bukan sekadar penyesuaian kecil. Proyeksinya menunjukkan selisih sekitar 300 US dollars dibanding harga awal iPhone 17 Pro yang berada di 1,099 US dollars.
Laporan dari The Wall Street Journal yang ditulis Nicole Nguyen dan Rolfe Winkler menyebut estimasi tersebut muncul dari analisis biaya komponen. Kajian itu memakai proyeksi dari firma riset TechInsights untuk menghitung potensi biaya produksi dan harga jual.
Angka 1,399 US dollars bukan satu-satunya skenario yang dibahas. Analisis yang sama juga menyebut iPhone 18 Pro dasar bisa mulai dari 1,299 US dollars, lalu naik ke 1,399 US dollars atau lebih tinggi ketika upgrade kamera yang diperkirakan ikut diperhitungkan.
Lonjakan biaya komponen jadi pemicu utama
Tekanan terbesar datang dari kenaikan biaya memori dan penyimpanan. Industri teknologi disebut sedang menghadapi lonjakan harga DRAM dan NAND, seiring tingginya permintaan dari perusahaan AI.
Sejumlah komponen bahkan dilaporkan dapat berharga hampir empat kali lipat dibanding setahun sebelumnya. Situasi ini membuat produsen perangkat harus menanggung biaya bahan yang jauh lebih besar untuk produk kelas premium.
TechInsights memperkirakan biaya produksi untuk iPhone 18 Pro dasar bisa naik ke sekitar 726 US dollars. Sebagai perbandingan, biaya produksi iPhone 17 Pro dasar disebut berada di kisaran 582 US dollars.
Perbedaan itu memperlihatkan bahwa beban biaya tidak naik tipis. Untuk menjaga margin keuntungan tradisional Apple, harga ritel pun dinilai perlu ikut terdorong lebih tinggi.
Konteks ini sejalan dengan komentar CEO Apple Tim Cook. Ia mengakui bahwa kenaikan harga chip semakin sulit untuk diserap perusahaan tanpa dampak ke strategi produk.
Upgrade kamera bisa ikut mendorong harga
Selain memori dan penyimpanan, sektor kamera juga disebut berpotensi menambah tekanan pada harga akhir. Analisis WSJ menilai banderol iPhone 18 Pro dapat menembus 1,399 US dollars atau lebih jika Apple membawa sistem kamera yang lebih canggih.
Dukungan untuk kemungkinan itu datang dari analis Ming-Chi Kuo, yang sebelumnya mengisyaratkan adanya peningkatan pada sisi kamera. Meski rincian spesifik perangkat kerasnya belum dipastikan, komponen kamera baru biasanya termasuk elemen mahal dalam ponsel flagship.
Hal ini membuat proyeksi harga iPhone 18 Pro menjadi sangat sensitif terhadap keputusan spesifikasi akhir. Semakin agresif Apple menambah kemampuan kamera, semakin besar peluang harga awal bergerak di atas skenario dasar.
Bukan harga final, tapi sinyalnya kuat
Meski begitu, seluruh angka yang beredar saat ini masih berstatus estimasi. Belum ada konfirmasi resmi dari Apple mengenai harga ritel iPhone 18 Pro.
Karena itu, angka 1,299 US dollars dan 1,399 US dollars masih harus dibaca sebagai bocoran berbasis perhitungan biaya, bukan daftar harga final. Namun arah informasinya menunjukkan bahwa pasar perlu bersiap menghadapi iPhone Pro yang lebih mahal dari generasi sekarang.
Bagi konsumen, implikasinya cukup jelas. Kenaikan harga pada model dasar dapat mengubah pertimbangan pembelian, terutama untuk pengguna yang selama ini memilih versi Pro sebagai titik masuk ke lini premium Apple.
Kabar ini juga penting karena datang saat pasar smartphone premium semakin menonjolkan kamera, AI, dan kapasitas memori sebagai nilai jual utama. Ketika komponen-komponen itu ikut melonjak harganya, perangkat kelas atas menjadi yang paling cepat terdampak.
Jadwal pengumuman masih ditunggu
Apple diperkirakan akan memperkenalkan seri iPhone 18 pada September. Pada momen itulah strategi harga final perusahaan baru akan terlihat jelas.
Sampai pengumuman resmi tiba, bocoran ini memberi gambaran awal tentang arah iPhone berikutnya. Fokus utamanya bukan hanya pada fitur baru, tetapi juga pada seberapa jauh kenaikan biaya komponen dapat mengubah harga masuk untuk iPhone 18 Pro.
Source: tech.sportskeeda.com






