Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan fokus yang cukup jelas: menekan frame drop dan overheating yang kerap muncul saat ponsel dipakai intensif. Arah pembaruan ini membuat perangkat baru Samsung di lini menengah terasa lebih serius untuk pengguna yang aktif bermain gim, berpindah aplikasi, dan bekerja dalam satu perangkat.
Di tengah persaingan ponsel kelas menengah yang makin padat, Samsung menonjolkan keseimbangan antara bodi yang ramping dan ketahanan komponen internal. Target utamanya adalah pengguna muda dengan mobilitas tinggi, sehingga peningkatan spesifikasi tidak hanya mengejar angka performa, tetapi juga stabilitas jangka panjang.
Exynos 1680 jadi pusat peningkatan performa
Samsung membekali Galaxy A57 5G dengan Exynos 1680 generasi terbaru sebagai mesin utama. Chipset ini dirancang untuk menjaga frame rate tetap stabil, terutama saat grafis berat tampil di momen intens seperti team fight pada gim Mobile Legends.
Pabrikan juga mengklaim ada peningkatan performa yang terasa di beberapa sektor inti. Kinerja CPU naik hingga 12,5 persen, sementara GPU melonjak 13,8 persen untuk mendukung animasi visual yang lebih mulus.
Di sisi kecerdasan buatan, NPU ikut mendapat dorongan besar hingga 42 persen. Peningkatan ini ditujukan untuk mempercepat komputasi AI di latar belakang tanpa mengganggu aktivitas utama pengguna.
Pendinginan dibuat lebih besar untuk menahan panas
Performa tinggi biasanya membawa risiko suhu naik, dan Samsung menyiapkan solusi lewat Vapor Chamber yang diperbesar. Luasan plat pendingin ini meningkat 13 persen dibandingkan Galaxy A56 5G, sehingga panas bisa disebar lebih merata meski bodi ponsel dibuat lebih tipis.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, menegaskan perangkat ini memang diarahkan pada ketahanan penggunaan jangka panjang. Ia menyebut kombinasi Exynos 1680 dan Vapor Chamber 13 persen lebih besar membuat pengguna tetap nyaman push rank berjam-jam tanpa khawatir performa turun atau perangkat cepat panas.
Layar, RAM, dan multitasking ikut diperkuat
Selain untuk gim, Galaxy A57 5G juga dipoles agar terasa responsif saat dipakai harian. Layar dengan refresh rate 120Hz membuat scrolling linimasa media sosial berjalan lebih mulus dan minim patah-patah.
Untuk multitasking, Samsung menyediakan RAM bawaan hingga 12GB. Kapasitas ini masih bisa diperluas secara virtual lewat RAM Plus hingga total mencapai 20GB.
Kombinasi tersebut ditujukan untuk mempercepat app switching tanpa reloading. Pengguna dapat mengedit video, membalas pesan, dan mencari referensi di peramban secara bersamaan dengan risiko lag yang lebih kecil.
Baterai besar dan dukungan software panjang
Galaxy A57 5G dibekali baterai 5.000 mAh untuk mendukung pemakaian seharian penuh. Samsung juga menambahkan teknologi Super Fast Charging agar proses isi daya berlangsung lebih singkat.
Di luar spesifikasi perangkat keras, Samsung memberi nilai tambah penting lewat dukungan perangkat lunak jangka panjang. Perusahaan menjanjikan enam generasi pembaruan OS utama dan enam tahun pembaruan keamanan.
Kebijakan ini membuat perangkat tetap relevan untuk penggunaan lama, terutama bagi konsumen yang tidak ingin sering mengganti ponsel. Bagi banyak pembeli, kombinasi hardware yang ditingkatkan dan dukungan software panjang menjadi alasan utama untuk melirik perangkat ini.
Pilihan warna, varian, dan promo di Indonesia
Galaxy A57 5G tersedia dalam empat warna, yaitu Awesome Gray, Awesome Navy, Awesome Icy Blue, dan Awesome Lilac. Di Indonesia, perangkat ini sudah bisa dibeli melalui kanal daring resmi maupun gerai fisik Samsung.
Samsung Indonesia juga menyiapkan promo peluncuran hingga 30 Juni 2026. Total keuntungan yang ditawarkan mencapai Rp5,7 juta, terdiri dari potongan trade-in hingga Rp3,5 juta dan cashback hingga Rp2,2 jutaan.







