Poco resmi membawa varian Yellow untuk Poco X8 Pro ke Indonesia. Warna ikonik yang lama melekat dengan identitas Poco itu hadir tanpa kenaikan harga, meski membawa tampilan baru yang lebih berani.
Bagi pasar yang sensitif pada rasio spesifikasi dan harga, kabar ini menarik karena Poco tetap mempertahankan banderol seperti varian warna lain. Artinya, konsumen mendapat opsi desain yang lebih mencolok tanpa perlu membayar ekstra.
Varian ini mengusung konsep Racetrack Aesthetics yang terinspirasi dari dunia balap. Panel belakangnya memakai corak garis balap yang membuat tampilannya terasa dinamis dan agresif.
Poco juga menambahkan Dynamic RGB Light pada modul kamera. Fitur ini bisa dikustomisasi pengguna sesuai kebutuhan, sehingga memberi sentuhan personal sekaligus mempertegas karakter gaming pada perangkat.
PR Manager Poco Indonesia, Novita Krisutami, menyebut Yellow sebagai identitas ikonik Poco yang berani tampil beda. Menurut dia, identitas itu kini dibawa ke level berikutnya melalui desain baru yang lebih standout.
Harga tetap, pilihan memori lengkap
Poco X8 Pro Yellow dijual dalam dua varian memori. Opsi 8/256 GB dibanderol Rp 5.799.000, sedangkan varian 12/512 GB dijual Rp 6.599.000.
Penjualan di Indonesia dimulai pada 25 Juni 2026. Perangkat ini tersedia melalui Mi.com dan Poco Official Store di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, serta Akulaku.
Strategi harga ini menjadi poin penting karena biasanya varian dengan tampilan lebih eksklusif kerap diposisikan lebih mahal. Pada Poco X8 Pro Yellow, fokusnya justru pada perluasan pilihan desain tanpa mengubah posisi harga.
Spesifikasi performa yang disorot
Di balik tampilannya, Poco X8 Pro Yellow tetap membawa spesifikasi kelas atas. Ponsel ini ditenagai MediaTek Dimensity 8500-Ultra berbasis fabrikasi 4nm.
Poco mengklaim chipset tersebut mampu mencetak skor AnTuTu hingga 2,2 juta poin. Perusahaan juga menyebut ada peningkatan performa GPU hingga 25 persen.
Untuk menjaga performa saat menjalankan game berat, Poco menyematkan WildBoost Optimization. Teknologi ini dipadukan dengan sistem pendingin 3D Dual-layer IceLoop berukuran 5.300 mm².
Kombinasi itu diklaim membantu menjaga frame rate tetap stabil. Suhu perangkat juga disebut tetap lebih terkendali ketika dipakai dalam sesi bermain yang intens.
Dukungan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 ikut melengkapi sektor performa. Kombinasi ini ditujukan untuk mempercepat multitasking dan loading game.
Layar terang, baterai besar
Di bagian depan, Poco X8 Pro Yellow memakai layar AMOLED 6,95 inch. Panel ini beresolusi 1.5K, mendukung refresh rate 120Hz, dan memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits.
Spesifikasi tersebut membuat layar diarahkan untuk tetap nyaman dipakai di luar ruangan. Penggunaan di bawah sinar Matahari langsung juga menjadi salah satu skenario yang disorot.
Untuk daya, Poco memasang baterai silicon carbon 6.500 mAh. Kapasitas besar ini dipadukan dengan pengisian cepat 100W HyperCharge.
Poco mengklaim pengisian dari 1 persen ke 100 persen bisa ditempuh sekitar 48 menit. Selain itu, ada fitur 27W wired reverse charging yang memungkinkan perangkat dipakai sebagai power bank darurat.
Fitur reverse charging ini menambah fungsi praktis di luar kebutuhan utama gaming. Pengguna dapat mengisi daya perangkat lain saat berada dalam situasi mendesak.
Kamera, ketahanan, dan fitur tambahan
Pada sektor kamera, Poco X8 Pro Yellow mengandalkan kamera utama 50 MP Sony IMX882. Kamera ini sudah dilengkapi Optical Image Stabilization atau OIS untuk membantu hasil foto dan video lebih stabil.
Rangka perangkat menggunakan material metal premium. Bagian depannya dilindungi Corning Gorilla Glass 7i untuk menambah proteksi dalam pemakaian harian.
Poco juga membekali ponsel ini dengan sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Sertifikasi tersebut menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap debu dan air.
Dari sisi perangkat lunak, Poco X8 Pro Yellow menjalankan Xiaomi HyperOS 3. Sistem ini dipadukan dengan HyperAI dan Google Gemini untuk mendukung produktivitas pengguna.
Salah satu fitur yang menonjol adalah Xiaomi Offline Communication. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan panggilan berbasis jaringan mandiri hingga radius 1 kilometer tanpa sinyal seluler dan tanpa koneksi internet.
Kemampuan tersebut bisa berguna dalam kondisi darurat atau di wilayah dengan jaringan minim. Kehadiran fitur seperti ini membuat Poco X8 Pro Yellow tidak hanya mengandalkan desain dan performa, tetapi juga menambah nilai fungsional dalam penggunaan sehari-hari.
Source: inet.detik.com






