Apple akan mulai mengubah sistem rating usia App Store dan perlindungan anak di iPhone serta iPad mulai Juni. Perubahan ini bukan sekadar label usia yang lebih jelas, tetapi juga mengubah cara anak mengunduh aplikasi, membuka situs web, hingga berkomunikasi dengan kontak baru.
Pengumuman itu disampaikan Apple di WWDC 2026 sebagai bagian dari langkah yang lebih besar untuk keselamatan anak. Fitur-fitur baru ini mulai digulirkan bulan ini, sementara sebagian pembaruan juga akan hadir lebih dulu lewat beta awal iOS 27 sebelum rilis publik yang lebih luas pada akhir tahun.
Akun anak jadi pusat sistem baru
Perubahan terbesar dimulai dari sistem akun anak yang didesain ulang. Dalam skema baru, pengguna berusia di bawah 13 tahun wajib memakai akun anak, sedangkan remaja hingga usia 18 tahun akan memiliki opsi untuk menggunakannya.
Saat orang tua menyiapkan profil ini, perlindungan yang sesuai usia akan aktif secara otomatis di seluruh sistem. Pendekatan ini membuat perangkat mengambil lebih banyak peran, sehingga orang tua tidak lagi harus menelusuri banyak menu pengaturan untuk memblokir konten tertentu.
Dampaknya langsung terasa pada pengalaman memakai App Store. Untuk akun anak di bawah 13 tahun, unduhan aplikasi harus disetujui orang tua lewat fungsi “Ask to Buy”.
Kontrol unduhan dan akses web diperketat
Apple juga menambahkan fitur baru bernama “Ask to browse” di Safari. Lewat sistem ini, anak harus mengirim permintaan digital ke perangkat orang tua jika ingin membuka situs yang belum disetujui sebelumnya.
Orang tua kemudian bisa menerima atau menolak permintaan itu hanya dengan satu ketukan. Pola yang sama juga berlaku pada unduhan aplikasi, sehingga akses ke konten dewasa atau tidak sesuai usia dibuat lebih sulit.
Perubahan ini menandai pergeseran penting dari model penyaringan lama. Jika sebelumnya kontrol lebih banyak bergantung pada pemblokiran kata kunci atau pengaturan manual, kini keputusan akses dibuat lebih langsung lewat persetujuan orang tua.
Developer juga ikut terdampak
Apple tidak hanya mengubah sisi pengguna, tetapi juga menyiapkan alat baru untuk pengembang. Salah satunya adalah Declared Age Range API yang memungkinkan pengembang melihat kelompok usia anak dan menyesuaikan pengaturan keamanan aplikasi dengan lebih cepat.
Langkah ini penting karena sistem rating usia tidak lagi berdiri sendiri sebagai informasi pasif. Dengan data kelompok usia, aplikasi bisa menyesuaikan perlindungan sesuai profil pengguna anak yang sudah ditetapkan di perangkat.
Dengan kata lain, perubahan rating usia di App Store kini terhubung dengan kontrol sistem, persetujuan orang tua, dan perilaku aplikasi. Ini menjadikan penilaian usia lebih fungsional dibanding sekadar penanda di halaman unduhan.
Menu Screen Time ikut dirombak
Apple juga merombak tampilan Screen Time yang selama ini dinilai rumit oleh banyak pengguna. Antarmuka barunya dibuat lebih ringkas agar orang tua lebih mudah melihat durasi pemakaian harian dan aplikasi yang paling sering digunakan anak.
Perubahan besar lain ada pada cara mengatur batas waktu. Jika sebelumnya pembatasan dilakukan satu per satu per aplikasi, kini orang tua bisa menetapkan jatah waktu berdasarkan kategori seperti game atau aplikasi media sosial.
Apple menyebut sistem baru ini juga akan menghadirkan rekomendasi berdasarkan studi perkembangan anak. Rekomendasi itu ditujukan untuk membantu orang tua menentukan batas waktu yang lebih sehat sesuai usia.
Secara garis besar, perubahan di Screen Time mencakup dashboard yang lebih mudah dipantau, pengaturan waktu berbasis kategori, saran penggunaan malam hari yang disesuaikan usia, serta integrasi dengan sistem persetujuan “Ask to browse”. Ini membuat kontrol penggunaan perangkat terasa lebih menyatu dibanding menu lama yang padat teks.
Filter konten dan kontak baru makin ketat
Di sisi komunikasi, Apple memperluas perlindungan yang sudah ada di Messages dan FaceTime. Jika sebelumnya fitur keselamatan komunikasi sudah dapat memburamkan konten telanjang, kini AI di perangkat juga akan menyaring konten kekerasan dan visual grafis dari foto serta video yang dibagikan.
Apple juga menutup celah lain yang kerap dikhawatirkan orang tua, yaitu interaksi dengan orang asing. Anak nantinya memerlukan persetujuan orang tua sebelum dapat menambahkan atau berbicara dengan kontak baru melalui Messages, Phone, dan FaceTime.
Langkah ini menunjukkan bahwa pembaruan rating usia App Store hanya satu bagian dari paket yang lebih luas. Apple menggabungkan pengawasan unduhan, akses web, pemakaian perangkat, konten visual, dan komunikasi ke dalam satu sistem perlindungan anak yang lebih terintegrasi.
Bagi keluarga yang memakai iPhone dan iPad, perubahan mulai Juni ini akan menentukan pengalaman digital anak sejak tahap awal membuat akun. Dengan akun anak sebagai fondasi, App Store, Safari, Screen Time, Messages, Phone, dan FaceTime kini bergerak dalam satu arah yang sama: membatasi akses berdasarkan usia dan menempatkan persetujuan orang tua sebagai pintu utama.
