Android 17 Diam-Diam Bawa LHDC v5 ke Pixel, Saatnya Bluetooth Audio Naik Kelas

Dukungan codec audio Bluetooth LHDC v5 diam-diam hadir di ponsel Google Pixel lewat pembaruan Android 17. Fitur ini tidak disebut dalam laman resmi Google tentang hal baru di Android 17, tetapi sudah tersedia di rilis stabil untuk pengguna Pixel.

Kabar ini menarik karena LHDC v5 berkaitan langsung dengan kualitas audio nirkabel dan latensi yang lebih rendah. Bagi pengguna Pixel yang memakai earbud atau headphone kompatibel, pembaruan ini membuka opsi audio yang sebelumnya tidak tersedia di lini Pixel.

Temuan awal soal kehadiran LHDC v5 sempat muncul beberapa bulan lalu di Android 17 beta 3. Sejumlah pengguna Reddit menjadi pihak pertama yang menyorot kemunculan codec tersebut sebelum akhirnya ikut hadir di versi stabil.

Artinya, pengguna Pixel yang tidak mengikuti program beta kini juga bisa mengakses dukungan yang sama. Namun, fitur itu tidak selalu aktif secara otomatis dan dalam beberapa kasus perlu dicek manual lewat pengaturan pengembang.

Untuk memastikannya, pengguna perlu membuka Developer Settings di ponsel Pixel. Caranya adalah masuk ke Settings, lalu About phone, kemudian mengetuk Build Number beberapa kali hingga opsi pengembang terbuka.

Setelah itu, pengguna bisa masuk ke Developer Settings dan mencari menu Bluetooth Audio Codec. Jika LHDC v5 belum tampil sebagai codec aktif, pengguna dapat mengetuk menu tersebut untuk melihat daftar codec yang tersedia dan memilih LHDC v5 bila ada.

Langkah ini penting karena dukungan codec di tingkat sistem belum tentu langsung dipakai tanpa penyesuaian. Pada praktiknya, hasil akhir juga akan bergantung pada perangkat audio Bluetooth yang digunakan.

Apa yang ditawarkan LHDC v5

LHDC v5 dirancang untuk menghadirkan koneksi dengan latensi rendah dan kualitas audio tinggi. Codec ini mendukung latensi 80 ms, yang menjadi bagian dari karakter utama LHDC.

Selain itu, LHDC v5 membawa adaptive bit rate dari 128Kbps hingga 900Kbps. Codec ini juga mendukung sampling rate sampai 96kHz, yang membuatnya relevan bagi pengguna yang mengejar kualitas audio lebih tinggi lewat koneksi nirkabel.

Dukungan seperti ini menjadi penting di tengah makin banyaknya earbud dan headphone yang sudah kompatibel. Kehadiran codec di Pixel memperluas opsi bagi pengguna yang selama ini bergantung pada codec lain untuk mendengarkan musik atau konten audio.

Beberapa perangkat audio Bluetooth yang disebut sudah mendukung v5 antara lain Nothing Ear (2). Model yang lebih baru seperti OnePlus Buds 4 juga termasuk dalam daftar perangkat yang mendukung codec tersebut.

Fakta itu menunjukkan bahwa ekosistem perangkat pendukung LHDC v5 sebenarnya sudah cukup luas sebelum Pixel ikut mendapatkannya. Selama ini, beberapa ponsel lain sudah lebih dulu mendukung v5, sementara Pixel belum.

Dampaknya untuk pengguna Pixel

Bagi pemilik Pixel, perubahan ini terutama terasa jika mereka memiliki headphone atau earbud yang kompatibel. Tanpa perangkat audio yang mendukung LHDC v5, opsi ini tidak akan memberi manfaat nyata dalam pemakaian sehari-hari.

Pengguna juga disarankan mengecek aplikasi pendamping headphone bila tersedia. Pada beberapa perangkat, ada opsi Hi-Res Audio yang perlu diaktifkan agar pengalaman audio memanfaatkan kemampuan codec secara optimal.

Kualitas sumber audio juga ikut menentukan hasil yang didengar. Pengujian ideal dilakukan dengan musik berkualitas tinggi, termasuk dari layanan streaming yang menyediakan mode Lossless seperti Apple Music atau Spotify.

Meski begitu, kehadiran LHDC v5 di Android 17 tetap menarik karena menunjukkan ada peningkatan kemampuan audio Bluetooth di Pixel yang tidak banyak disorot. Dalam konteks pembaruan sistem operasi, tambahan seperti ini sering luput dari perhatian meski punya dampak langsung bagi pengguna tertentu.

Google sendiri tidak menampilkan dukungan LHDC v5 dalam daftar resmi fitur baru Android 17. Karena itu, banyak pengguna Pixel mungkin belum menyadari bahwa opsi codec tambahan ini sudah tersedia di perangkat mereka.

Bagi pengguna yang rutin memakai earbud nirkabel untuk musik, video, atau gim, codec baru bisa menjadi nilai tambah penting. Terutama jika mereka mengutamakan kombinasi antara kualitas audio tinggi dan latensi yang lebih rendah pada koneksi Bluetooth.

Ke depan, kehadiran LHDC v5 di Pixel berpotensi membuat lini ponsel Google lebih menarik bagi pengguna yang memperhatikan aspek audio. Untuk saat ini, fitur tersebut sudah bisa dicek langsung di Android 17 lewat menu codec Bluetooth di Developer Settings.

Source: www.gsmarena.com

Terkait