Coolpad merilis ponsel baru bernama Coolpad Cool 80 untuk segmen entry-level dengan harga 819 yuan atau sekitar Rp 2,1 jutaan. Yang paling mencuri perhatian bukan hanya banderolnya, tetapi desain belakangnya yang memberi kesan lebih premium dibanding kelas harganya.
Tampilan modul kamera yang besar dan bingkai bodi datar membuat ponsel ini sekilas mengingatkan pada iPhone 17 Pro Series. Di saat banyak ponsel murah tampil biasa saja, Coolpad justru mencoba menonjol lewat desain yang lebih mencolok.
Meski terinspirasi dari gaya ponsel kelas atas, Coolpad tetap memberi pembeda pada susunan kameranya. Area kamera belakang disusun vertikal dengan dua lensa utama berukuran besar, lalu ada satu modul tambahan di sampingnya.
Pendekatan desain ini membuat Coolpad Cool 80 tampil tidak sepenuhnya identik dengan iPhone. Namun, kesan premium tetap kuat, terutama karena modul kamera dibuat besar dan menonjol di bagian belakang.
Fokus pada desain, harga tetap terjangkau
Di pasar China, Coolpad Cool 80 dipasarkan dengan harga 819 yuan atau sekitar Rp 2,1 jutaan. Ponsel ini juga sudah tersedia melalui berbagai saluran penjualan ritel dan platform online di negara tersebut.
Coolpad menawarkan tiga pilihan warna untuk perangkat ini, yakni Rock Sand Black, Dune Orange, dan Gauze White. Belum ada informasi mengenai ketersediaannya untuk pasar global.
Dari sisi posisi produk, Coolpad jelas membidik konsumen yang ingin ponsel murah dengan tampilan lebih mewah. Strategi ini kerap menarik perhatian karena desain sering menjadi faktor utama pembelian di kelas entry-level.
Spesifikasi layar dan bodi
Coolpad Cool 80 dibekali layar IPS LCD 6,7 inci. Panel ini memiliki resolusi HD Plus dan refresh rate 90 Hz.
Layar tersebut juga memakai desain punch hole untuk kamera depan. Secara fisik, perangkat ini memiliki dimensi 168,5 x 76,3 x 8,2 mm.
Kombinasi layar besar dan refresh rate 90 Hz memberi nilai tambah di kelas harga terjangkau. Meski resolusinya masih HD Plus, ukuran panel yang luas membuat perangkat ini tetap relevan untuk penggunaan harian.
Chip Helio G99 dan memori
Untuk performa, Coolpad menyematkan chipset MediaTek Helio G99. Chip ini sudah cukup populer dan banyak dipakai di sejumlah smartphone entry-level lainnya.
Coolpad memadukan prosesor tersebut dengan RAM 6 GB. RAM ini juga mendukung perluasan virtual hingga 8 GB.
Kapasitas penyimpanan internalnya mencapai 128 GB. Pengguna juga masih bisa menambah ruang simpan lewat kartu microSD.
Di atas kertas, kombinasi Helio G99, RAM 6 GB, dan storage 128 GB membuat Coolpad Cool 80 terlihat cukup kompetitif untuk kelas harga ini. Spesifikasi semacam ini umumnya sudah memadai untuk kebutuhan dasar, aplikasi harian, dan penyimpanan file dalam jumlah cukup besar.
Kamera dan baterai
Untuk fotografi, Coolpad Cool 80 dibekali kamera belakang 13 MP. Sementara kamera depannya memiliki resolusi 5 MP.
Di sektor daya, detail spesifikasinya belum sepenuhnya jelas. Dalam laman produk yang muncul di platform e-commerce JD.com, ponsel ini tercantum membawa baterai 4.000 mAh dengan dukungan pengisian daya 10 watt.
Informasi itu menimbulkan tanda tanya karena kapasitas baterai dan kecepatan pengisiannya tergolong kecil untuk ponsel masa kini dengan layar 6,7 inci. Karena itu, belum diketahui apakah rincian tersebut sudah final atau masih sebatas informasi awal.
Ketidakjelasan pada bagian baterai menjadi salah satu hal yang patut dicermati calon pembeli. Apalagi, untuk perangkat layar besar, daya tahan biasanya menjadi salah satu pertimbangan utama selain desain dan performa.
Secara keseluruhan, Coolpad Cool 80 hadir sebagai ponsel murah yang mencoba menjual kesan premium lewat desain belakang yang mencolok. Dengan harga Rp 2 jutaan, layar 90 Hz, Helio G99, dan memori 128 GB, perangkat ini berpotensi menarik perhatian konsumen yang mengutamakan tampilan tanpa harus masuk ke kelas harga yang lebih tinggi.
