Samsung Galaxy Z Flip 8 Bisa Punya Dua Chip, Exynos 2600 Dan Snapdragon Dibagi Per Pasar

Author: Qoo Media

Menjelang Galaxy Unpacked berikutnya, Samsung Galaxy Z Flip 8 mulai jadi sorotan bukan hanya karena desain lipatnya, tetapi juga karena kemungkinan hadir dalam dua varian chipset. Rumor terbaru menyebut Samsung akan membagi pasar antara Exynos 2600 dan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, langkah yang berpotensi mengubah strategi lama di lini clamshell mereka.

Laporan itu datang dari informan Lanzuk melalui platform Naver Korea Selatan. Jika bocoran ini tepat, Galaxy Z Flip 8 akan menjadi salah satu ponsel lipat Samsung yang kembali memakai pendekatan berbeda untuk tiap wilayah pemasaran.

Dua chip untuk pasar yang berbeda

Menurut bocoran tersebut, varian Exynos 2600 akan dipasarkan di Korea Selatan dan beberapa negara Eropa. Sementara itu, Jepang dan sejumlah wilayah global lain disebut akan menerima versi dengan chipset Snapdragon.

Pendekatan seperti ini bukan hal baru bagi Samsung di lini Galaxy S. Namun, untuk seri Galaxy Z Flip, strategi tersebut akan menandai perubahan penting setelah beberapa generasi terakhir cenderung memakai jalur yang lebih seragam.

Galaxy Z Flip 7 yang dirilis tahun lalu sempat menjadi titik balik. Ponsel itu menjadi model pertama dalam keluarga Galaxy Z Flip yang meninggalkan dominasi Snapdragon dan beralih ke Exynos 2500 buatan Samsung sendiri.

Sebelumnya, seluruh generasi Galaxy Z Flip selalu mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon di semua pasar. Karena itu, rumor kembalinya sistem dual-chip pada Galaxy Z Flip 8 langsung menarik perhatian penggemar ponsel lipat.

Exynos 2600 jadi pusat perhatian

Exynos 2600 disebut sebagai chipset pertama Samsung yang dibuat dengan teknologi fabrikasi 2 nanometer berbasis Gate-All-Around atau GAA. Teknologi ini diharapkan bisa memberi peningkatan efisiensi daya sekaligus performa dibanding generasi sebelumnya.

Selain faktor teknis, penggunaan chip internal juga punya nilai strategis bagi Samsung. Dengan mengurangi ketergantungan pada chipset flagship Qualcomm, perusahaan berpotensi menekan biaya produksi perangkat.

Di sisi lain, pemakaian Snapdragon tetap dipertahankan untuk sebagian pasar. Langkah itu menunjukkan Samsung masih ingin menyeimbangkan efisiensi, ketersediaan pasokan, dan preferensi performa di tiap wilayah.

Posisi berbeda dengan Galaxy Z Fold 8

Rumor soal Galaxy Z Flip 8 juga datang bersamaan dengan kabar mengenai lini lipat premium Samsung yang lain. Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra disebut akan tetap memakai Snapdragon di semua wilayah pemasaran.

Pola ini mengindikasikan bahwa Samsung bisa saja memisahkan strategi chip berdasarkan kelas produk. Model Fold tampaknya diarahkan untuk menjaga performa tertinggi secara konsisten, terutama karena segmennya menyasar produktivitas dan pengguna kelas atas.

Bocoran desain dan perangkat lunak

Selain chipset, beberapa detail lain juga mulai muncul ke permukaan. Galaxy Z Flip 8 disebut akan mengusung bahasa desain yang lebih selaras dengan Galaxy Z Fold 7, meski detail visual lengkapnya belum dijelaskan.

Perangkat ini juga dikabarkan membawa baterai 4.300mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 25W. Dari sisi perangkat lunak, Samsung disebut akan langsung membekalinya dengan One UI 9 berbasis Android 17 saat mulai dipasarkan.

Menuju pengumuman resmi

Galaxy Z Flip 8 diperkirakan akan diperkenalkan dalam acara Galaxy Unpacked yang disebut-sebut berlangsung pada 22 Juli di London, Inggris. Pada acara yang sama, Samsung juga dirumorkan akan mengumumkan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra.

Hingga kini, Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai Galaxy Z Flip 8. Karena itu, seluruh bocoran yang beredar masih perlu dipandang sebagai rumor sampai perusahaan membuka detail perangkat tersebut secara resmi.

Terbaru