Microsoft menambah opsi yang lebih terjangkau untuk lini Surface terbarunya dengan menghadirkan Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 dalam konfigurasi RAM 8 GB. Langkah ini membuat harga awal kedua perangkat turun cukup jauh dibanding varian 16 GB yang lebih dulu meluncur.
Varian baru ini menarik perhatian karena Microsoft tidak memosisikannya sebagai pengganti model sebelumnya, melainkan sebagai alternatif untuk pengguna dengan kebutuhan komputasi yang lebih ringan. Dengan demikian, konsumen kini punya pilihan Surface berbasis Snapdragon X2 dengan harga yang lebih rendah.
Microsoft sebelumnya sudah merilis Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 pada pekan lalu dengan RAM 16 GB. Kini, perusahaan menambahkan opsi 8 GB untuk memperluas jangkauan pasar, terutama bagi pengguna yang tidak memerlukan kapasitas memori besar.
Penurunan RAM ini berdampak langsung pada harga jual. Surface Pro 12 varian 8 GB dibanderol mulai 849 dollar AS, sedangkan Surface Laptop 8 varian 8 GB dijual mulai 949 dollar AS.
Sebagai perbandingan, model 16 GB dijual mulai 1.500 dollar AS. Selisih harga itu menjadikan versi 8 GB sebagai titik masuk baru yang jauh lebih murah untuk perangkat Surface generasi terbaru.
Namun, ada konsekuensi penting dari konfigurasi memori yang lebih kecil itu. Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 versi 8 GB tidak masuk kategori PC Copilot Plus, meski sama-sama ditenagai chip Qualcomm Snapdragon X2.
Kondisi itu muncul karena kategori Copilot Plus mensyaratkan RAM minimal 16 GB untuk mendukung pengoperasian fitur AI di dalam laptop. Artinya, perangkat ini tetap membawa platform Snapdragon X2, tetapi tidak memenuhi syarat penuh untuk label tersebut.
Microsoft menjelaskan bahwa kebutuhan pengguna tidak selalu sama. Menurut perusahaan, konfigurasi 8 GB disiapkan sebagai opsi yang lebih terjangkau untuk produktivitas harian, browsing, komunikasi, dan hiburan.
Perusahaan juga menyebut pembaruan di Windows 11 akan menghadirkan peningkatan performa yang lebih konsisten. Dengan pendekatan itu, Microsoft ingin menjaga pengalaman penggunaan tetap optimal meski kapasitas RAM lebih kecil.
Spesifikasi utama
Di luar kapasitas RAM, spesifikasi kedua perangkat pada dasarnya sama dengan versi 16 GB. Surface Pro 12 dan Surface Laptop 8 varian baru ini sama-sama memakai chip Snapdragon X2 Plus dan penyimpanan 256 GB.
Surface Pro 12 hadir dengan layar 12 inci. Sementara itu, Surface Laptop 8 dibekali layar 13 inci yang menawarkan bidang pandang lebih luas.
Keduanya menjalankan sistem operasi Windows 11. Microsoft menargetkan perangkat ini untuk kebutuhan komputasi ringan hingga menengah.
Aktivitas yang dibidik mencakup pengetikan dokumen, browsing internet, video conference, dan menikmati konten hiburan. Fokus ini sejalan dengan keputusan Microsoft menghadirkan versi 8 GB sebagai opsi yang lebih ekonomis.
Rincian harga
Berikut harga awal yang diumumkan untuk dua model baru tersebut.
| Model | Konfigurasi | Harga awal |
|---|---|---|
| Surface Pro 12 | 8 GB/256 GB | 849 dollar AS |
| Surface Laptop 8 | 8 GB/256 GB | 949 dollar AS |
Dengan strategi ini, Microsoft terlihat mencoba membuka akses yang lebih luas ke lini Surface berbasis Snapdragon. Pengguna yang mengutamakan harga kini bisa masuk ke ekosistem perangkat terbaru Microsoft tanpa harus membeli varian RAM 16 GB yang jauh lebih mahal.
Di saat yang sama, pemisahan antara model 8 GB dan 16 GB memperjelas segmentasi produk Microsoft. Varian 8 GB diarahkan untuk pekerjaan sehari-hari, sedangkan varian 16 GB tetap menjadi pilihan bagi pengguna yang mengincar fitur AI penuh dalam kategori Copilot Plus.
Kehadiran opsi baru ini juga menunjukkan bahwa Microsoft tidak hanya mendorong perangkat AI premium, tetapi juga tetap menyediakan perangkat dengan spesifikasi yang lebih sederhana. Untuk pasar yang sensitif terhadap harga, pendekatan semacam ini bisa menjadi faktor penting dalam memperluas adopsi lini Surface terbaru.
Source: tekno.kompas.com






