OnePlus Nord Buds 4 muncul sebagai salah satu earbud murah yang paling menarik di kelasnya. Perangkat ini dinilai mampu memberi kualitas suara, ANC, dan daya tahan baterai yang terasa lebih tinggi dari banderolnya.
Dengan harga 3299 INR, earbud ini ditempatkan sebagai opsi anggaran yang serius untuk pemakaian harian. Penilaian keseluruhan yang diberikan mencapai 8,5/10, dengan catatan bahwa skor itu mempertimbangkan segmen harganya.
Nilai jual utama di kelas budget
Daya tarik terbesar OnePlus Nord Buds 4 ada pada kombinasi suara yang jernih dan peredam bising aktif yang efektif. Di rentang harga ini, performa audio disebut tidak terdengar berlebihan di bass dan tetap menjaga pemisahan instrumen dengan baik.
Karakter suaranya cenderung seimbang. Hasilnya, vokal dan instrumen tetap mudah dikenali tanpa ada satu elemen yang terlalu mendominasi keseluruhan presentasi audio.
ANC juga menjadi sorotan penting. Dengan volume media di kisaran 20-30 persen dan mode High aktif, earbud ini disebut mampu meredam sebagian besar kebisingan sekitar, termasuk suara musik keras di lingkungan gym.
Meski begitu, performa ANC tidak sepenuhnya sempurna. Mode High dilaporkan kurang konsisten saat menghadapi suara dengan frekuensi tinggi, terutama di lingkungan yang tidak terlalu bising, dan mode Moderate justru kadang terasa lebih nyaman.
Spesifikasi yang padat untuk harga 3299 INR
OnePlus membekali Nord Buds 4 dengan driver dinamis 12 mm berlapis titanium. Earbud ini juga mendukung ANC real-time hingga 52 dB dan ultra-wide frequency range 5000 Hz.
Untuk panggilan suara, tersedia enam mikrofon atau tiga mikrofon di tiap earbud. OnePlus juga menyertakan AI Clear Call Wind Noise Resistance hingga 25 km/h untuk membantu kejernihan suara saat menelepon.
Fitur lain yang dibawa mencakup Spatial Audio, Game Sound Spatial Audio, Bluetooth 6.1, codec AAC dan SBC, serta koneksi dua perangkat sekaligus. Dukungan pasangan cepat juga hadir lewat Google Fast Pair dan Microsoft Swift Pair.
Kapasitas baterainya terdiri dari 62 mAh pada tiap earbud dan 530 mAh pada casing. Sertifikasi IP55 juga membuatnya tahan debu dan cipratan air untuk penggunaan harian yang lebih fleksibel.
Baterai kuat untuk pemakaian sehari-hari
OnePlus mengklaim daya tahan hingga 13 jam pada earbud dan 54 jam total dengan casing saat ANC mati. Saat ANC aktif, angkanya turun menjadi 6,5 jam pada earbud dan 27 jam total dengan casing.
Dalam pengujian penggunaan nyata, daya tahan itu disebut cukup dekat dengan klaim. Dengan ANC di mode auto dan volume 40-60 persen, earbud ini rutin bertahan sekitar 6 hingga 8 jam.
Casing-nya juga dinilai sanggup memberi hampir tiga kali pengisian penuh sebelum perlu diisi ulang. Untuk kategori budget, angka ini memperkuat posisi Nord Buds 4 sebagai perangkat yang bisa diandalkan sepanjang hari.
Fitur pengisian cepat juga tersedia. OnePlus menyebut pengisian 10 menit bisa memberi sekitar 4 jam pemakaian pada earbud atau 11 jam bersama casing, meski pengujian nyata menghasilkan sekitar 3 jam pada earbud.
Nyaman dipakai, tetapi bukan tanpa catatan
Dari sisi desain, Nord Buds 4 memakai bahasa desain casing ala batu kerikil yang sudah identik dengan OnePlus. Varian warna yang disebutkan mencakup Astral Teal dan hitam, dengan casing berfinishing matte yang ringan dan mudah masuk saku.
Build casing dinilai solid. Sementara itu, bodi earbud dan eartips disebut cukup baik untuk kelas harganya, meski kualitas rasa materialnya tidak semewah casing.
OnePlus menyertakan ukuran eartip tambahan dan fitur earbud fit test di aplikasi HeyMelody. Seal yang tepat dinilai penting karena saat sudah pas, earbud tetap nyaman dan tidak mudah lepas, termasuk ketika dipakai berolahraga.
Bobot tiap earbud tercatat 4,3 gram, sedangkan total bobot dengan casing 42,5 gram. Touchpad pada batang vertikal juga responsif, walau sensitivitasnya bisa memicu sentuhan tidak sengaja saat menyesuaikan posisi earbud atau saat kepala menekan telinga.
Aplikasi dan konektivitas jadi nilai tambah
Konektivitas disebut sangat cepat setelah earbud dikeluarkan dari casing. Fitur multipoint juga memungkinkan perpindahan praktis antara ponsel dan laptop.
Bagi pengguna non-OnePlus, aplikasi HeyMelody menjadi pusat pengaturan utama. Aplikasi ini dipakai untuk pembaruan perangkat lunak, pengelolaan koneksi, tes kecocokan eartip, pengaturan ANC, hingga kustomisasi kontrol sentuh.
Kontrol yang bisa diatur meliputi play/pause, volume, perpindahan ANC atau transparansi, voice assistant, dan game mode. Pilihannya memang dasar, tetapi fungsional untuk kebutuhan sehari-hari.
Game Mode disiapkan untuk latensi lebih rendah saat bermain gim. Ada juga opsi enhanced sound effects untuk gim tembak tertentu agar arah langkah kaki dan suara tembakan lebih mudah dikenali.
Selain itu, tersedia Sound Space untuk memutar suara ambient atau white noise dari dalam aplikasi. Fitur ini dinilai cukup berguna dan tidak sekadar tempelan pemasaran.
Fitur eksklusif masih jadi pembatas
Meski daftar fiturnya panjang, tidak semuanya terbuka untuk semua pengguna. 3D Spatial Audio dan AI translation disebut hanya tersedia pada perangkat OnePlus tertentu.
Keterbatasan ini menjadi salah satu kekurangan yang paling menonjol. Artinya, pengguna ponsel merek lain tetap bisa menikmati fitur inti seperti audio, ANC, dan aplikasi, tetapi tidak memperoleh seluruh pengalaman yang ditawarkan ekosistem OnePlus.
Untuk kebutuhan panggilan, kualitas mikrofon dinilai memadai di lingkungan yang relatif ramai. Suara pengguna tetap terdengar jelas, meski kebisingan sekitar seperti keramaian penumpang dan suara perjalanan masih ikut tertangkap sebagian.
Di luar catatan ANC pada frekuensi tinggi dan pembatasan fitur lintas perangkat, OnePlus Nord Buds 4 tetap tampil kuat di area yang paling penting. Suara yang rapi, ANC yang berguna, baterai yang tahan lama, dan konektivitas cepat membuatnya sangat kompetitif di bawah 3500 INR.
Source: tech.sportskeeda.com






