Huawei mencoba menarik perhatian pasar tablet lewat pendekatan yang berbeda di MatePad Mini. Bukan layar terbesar atau bodi paling bertenaga yang ditonjolkan lebih dulu, melainkan ukuran ringkas yang bahkan disebut bisa masuk ke kantong baju.
Perangkat ini resmi dirilis di Indonesia pada Rabu (24/6/2026) di Jakarta Pusat. Dalam penjajakan singkat, dimensi fisik justru menjadi daya tarik paling menonjol karena terasa jauh lebih praktis dibanding tablet yang umumnya hadir di atas 10 inci.
Dengan bobot sekitar 260 gram dan ketebalan 5,2 mm, MatePad Mini terasa ringan saat digenggam dengan satu tangan. Ukurannya juga membuat tablet ini tetap nyaman dibawa tanpa memberi kesan tebal berlebihan, termasuk saat dipasangi Folio Cover bawaan Huawei.
Kesan ringkas itu bukan sekadar klaim di atas kertas. Tablet ini disebut masih muat dimasukkan ke kantong baju, dan bentuknya tidak membuat saku terlihat menonjol.
Dimensi jadi nilai jual utama
Di tengah pasar tablet yang banyak bermain di ukuran besar, panel 8,8 inci pada MatePad Mini justru memberi pengalaman yang berbeda. Ukuran ini membuat perangkat terasa lebih pas untuk penggunaan cepat, membaca, atau berpindah tempat tanpa repot membawa perangkat besar.
Pendekatan seperti ini membuat MatePad Mini berada di area yang jarang disentuh banyak tablet Android. Ia masih menawarkan area kerja yang cukup, tetapi dengan mobilitas yang lebih dekat ke perangkat harian yang mudah dibawa.
Huawei juga tidak mengorbankan kesan premium pada layar. MatePad Mini dibekali panel Flexible OLED 8,8 inci dengan resolusi 2,5K, refresh rate 120 Hz, dan teknologi PaperMatte.
Namun, hal yang paling terasa dari layar itu bukan sekadar angka spesifikasi. Permukaannya yang lebih doff membuat pantulan cahaya tidak terlalu mengganggu, berbeda dari layar glossy yang umum dipakai tablet lain.
Saat digunakan di area yang cukup terang, tampilan layar masih terlihat jelas tanpa refleksi berlebihan. Karakter ini membuat MatePad Mini terasa cocok untuk membaca e-book, artikel, atau dokumen dalam waktu lama.
Layar dirancang untuk kenyamanan membaca
Huawei juga menambahkan mode tampilan berwarna atau full hitam-putih. Ada pula fitur penyaringan cahaya biru untuk membantu meningkatkan kenyamanan mata saat membaca.
Kombinasi tersebut membuat layar tidak hanya tajam, tetapi juga terasa lebih ramah untuk penggunaan jangka panjang. Pada perangkat sekecil ini, kenyamanan visual justru menjadi salah satu pembeda yang kuat.
Pengalaman memakai stylus juga menjadi bagian penting dari paket yang ditawarkan. MatePad Mini kompatibel dengan Huawei M-Pencil Pro untuk kebutuhan mencatat dan menggambar.
Saat stylus digoreskan ke layar, muncul sedikit tekstur yang membedakannya dari permukaan kaca biasa. Sensasi itu memang belum sepenuhnya menyerupai kertas, tetapi dinilai lebih natural dibanding menulis di layar tablet glossy.
Respons stylus juga terasa cepat mengikuti gerakan tangan. Jeda yang minim membuat proses menulis maupun menggambar berjalan mulus.
Cocok untuk catatan dan coretan cepat
Huawei menyematkan fitur AI yang mendukung aktivitas mencatat di tablet ini. Salah satunya AI Handwriting Enhancement, yang dapat merapikan tulisan tangan menjadi teks digital yang lebih apik dan mudah dibaca.
Ada juga AI Equation Recognition yang mampu mengenali persamaan matematika lalu mengubahnya otomatis ke format digital. Fitur seperti ini menambah nilai guna MatePad Mini untuk pelajar, pencatat aktif, atau pengguna yang sering bekerja dengan stylus.
Meski layarnya hanya 8,8 inci, perangkat ini masih cukup nyaman untuk produktivitas ringan. Penggunaan dokumen melalui WPS Office sambil membuka referensi lain dengan fitur split screen masih terasa memadai.
Area kerja memang tidak sebesar tablet kelas 10 inci ke atas. Meski begitu, perpindahan antaraplikasi tetap terasa cukup lega untuk kebutuhan dasar seperti membaca file, mencatat, dan membuka referensi secara bersamaan.
Untuk hiburan, MatePad Mini juga masih menawarkan pengalaman yang menyenangkan. Bezel tipis di sekeliling layar membantu area pandang terasa lebih luas dari ukuran fisiknya.
Saat dipakai menonton YouTube, layar kecilnya tidak langsung terasa sempit. Efek visual dari bezel yang tipis membuat penggunaan multimedia tetap nyaman untuk perangkat berukuran compact.
Warna dan harga di Indonesia
Huawei menghadirkan MatePad Mini dalam satu pilihan warna, yaitu Spruce Green. Di Indonesia, perangkat ini dijual melalui toko resmi Huawei dan rekanan.
Harga yang dipasang berada di angka Rp 8,9 jutaan. Dengan kombinasi bodi tipis, bobot ringan, layar PaperMatte, serta dukungan stylus dan fitur AI, MatePad Mini tampil sebagai tablet yang mengedepankan portabilitas tanpa melepas fungsi produktivitas dan hiburan dasar.
