5 Tablet Rp1-5 Jutaan Paling Masuk Akal Juni 2026, Dari Sekolah Sampai Kerja

Persaingan tablet di rentang Rp1 juta hingga Rp5 jutaan semakin ketat pada Juni hingga Juli 2026. Di kelas harga ini, konsumen kini bisa memilih perangkat yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, kerja, hiburan, hingga gaming tanpa harus naik ke segmen premium.

Kanal teknologi Ragajya menyoroti lima tablet yang dinilai menarik untuk dipertimbangkan di periode tersebut. Daftarnya memperlihatkan bahwa pasar tablet kini tidak hanya mengejar harga murah, tetapi juga menawarkan layar lebih besar, performa lebih kencang, dan fitur yang makin relevan untuk produktivitas harian.

Advance Tab A10 untuk kebutuhan dasar

Advance Tab A10 masih menjadi opsi yang layak dilirik bagi pengguna dengan anggaran sangat terbatas. Tablet ini berada di kelas Rp1 jutaan dan menyasar aktivitas ringan seperti belajar daring, membaca dokumen, atau menjalankan aplikasi kasir sederhana.

Perangkat ini memakai chipset Allwinner A523 dengan GPU Mali-G57 MP1, RAM 4GB, dan penyimpanan 64GB. Skor AnTuTu-nya sekitar 250 ribuan poin, sehingga performanya memang sederhana, tetapi layar IPS 10,1 inci memberi ruang kerja yang cukup lega untuk penggunaan dasar.

Redmi Pad 2 unggul di kelas menengah bawah

Redmi Pad 2 masuk ke rentang harga sekitar Rp2,5 jutaan dan menawarkan peningkatan yang terasa dibanding tablet entry-level. Chipset MediaTek Helio G100 Ultra yang digunakan disebut mampu mencatat lebih dari 500 ribu poin pada AnTuTu versi terbaru.

Daya tarik utamanya ada pada layar IPS 11 inci beresolusi 2,5K dengan refresh rate 90Hz, serta penyimpanan internal 128GB berteknologi UFS 2.2. Meski RAM 4GB mulai terasa pas-pasan untuk standar 2026, tablet ini tetap dipandang sebagai salah satu pilihan dengan keseimbangan fitur yang kuat di kelas harganya.

Infinix XPad 20 Pro cocok untuk mobilitas

Infinix XPad 20 Pro ditujukan untuk pengguna yang butuh konektivitas lebih fleksibel. Tablet ini hadir dengan Helio G100 Ultimate, RAM 8GB, dan penyimpanan 128GB UFS 2.2, sehingga lebih leluasa saat membuka banyak aplikasi sekaligus.

Layar 12 inci beresolusi 2K memberi bidang pandang yang lebih luas untuk mengedit dokumen, mengikuti kelas online, atau menikmati hiburan. Nilai tambah terbesarnya ada pada dukungan kartu SIM 4G, yang memudahkan mahasiswa, pekerja lapangan, dan pelaku usaha tetap terhubung tanpa bergantung pada WiFi.

Poco Pad M1 menyasar pengguna gaming

Poco Pad M1 menjadi salah satu kandidat paling menarik bagi penggemar game mobile di rentang harga Rp4 jutaan. Tablet ini memakai Snapdragon 7s Gen 4 dengan GPU Adreno 810 dan diklaim mampu mendekati skor 800 ribu poin pada AnTuTu versi 10.

RAM 8GB dan memori internal 256GB membuatnya lebih siap untuk kebutuhan gaming modern, sementara slot microSD masih tersedia untuk ekspansi penyimpanan. Layar IPS 12,1 inci 2,5K dengan refresh rate 120Hz dan baterai 12.000mAh yang didukung pengisian cepat 33W makin memperkuat posisinya sebagai tablet berperforma tinggi.

Huawei MatePad 11.5 2026 fokus pada produktivitas

Huawei MatePad 11.5 versi 2026 lebih menonjol untuk pekerjaan dan aktivitas akademik. Tablet ini dibekali chipset Kirin D82B, RAM 8GB, dan penyimpanan 256GB, dengan performa yang disebut cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi produktivitas sekaligus game populer.

Keunggulan utamanya ada pada ekosistem kerja yang mendekati laptop saat dipadukan dengan keyboard dan mouse eksternal. Layar 11,5 inci 2,5K 120Hz, baterai 10.100mAh, dan pengisian cepat 40W membuat perangkat ini cocok untuk multitasking dalam durasi panjang.

Di tengah tren kerja hybrid dan pembelajaran digital, kelima tablet tersebut menunjukkan arah pasar yang semakin jelas. Ada pilihan hemat untuk kebutuhan dasar, ada pula tablet yang lebih kuat untuk produktivitas, konektivitas, dan gaming sesuai anggaran pengguna.

Terkait