Xiaomi 17T Pro Terlihat Lebih Mewah, Tapi iQOO 15 Justru Flagship 2026 yang Lebih Sulit Dikalahkan

Author: Qoo Media

Duel Xiaomi 17T Pro melawan iQOO 15 langsung mengerucut pada satu pertanyaan besar: mana flagship yang memberi nilai lebih baik. Dari daftar spesifikasi dan kisaran harga yang muncul, iQOO 15 tampak lebih agresif karena menawarkan perangkat keras yang lebih kuat dengan banderol sekitar $800 atau ₹74,000.

Xiaomi 17T Pro tetap bukan lawan yang mudah. Ponsel ini justru menekan balik lewat kamera yang lebih menarik, fitur video yang lebih lengkap, dan pengisian nirkabel yang lebih kencang, meski harganya berada di sekitar $900 atau ₹75,000.

Nilai terbaik condong ke iQOO 15

Secara keseluruhan, iQOO 15 unggul di lebih banyak pos penting untuk segmen flagship. Ponsel ini disebut menawarkan keseimbangan yang lebih kuat antara performa, layar, fitur harian, dan harga.

Keunggulan paling jelas terlihat pada dapur pacu. iQOO 15 memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 3nm, sedangkan Xiaomi 17T Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 3nm.

Di sisi grafis, iQOO 15 kembali memimpin lewat Adreno 840. Xiaomi 17T Pro menggunakan Mali-G1 Ultra MC12, sehingga iQOO dinilai lebih kuat untuk gaming.

Aspek software juga memperkuat posisi iQOO 15. Kedua perangkat sama-sama menjalankan Android 16, tetapi iQOO 15 hadir dengan OriginOS 6 dan dukungan hingga lima kali upgrade Android.

Harga menjadi pembeda yang sulit diabaikan. Saat iQOO 15 berada di kisaran $800, Xiaomi 17T Pro justru lebih tinggi di sekitar $900.

Layar dan pengalaman harian

Bagi pengguna yang mengejar kualitas panel, iQOO 15 kembali terlihat lebih meyakinkan. Ponsel ini memakai layar LTPO AMOLED 6,85 inci dengan refresh rate 144Hz, resolusi 1440 × 3168, dan tingkat kecerahan puncak 6.000 nits.

Xiaomi 17T Pro juga membawa panel yang sangat kompetitif. Spesifikasinya mencakup AMOLED 6,83 inci, refresh rate 144Hz, resolusi 1280 × 2772, dan kecerahan puncak 3.500 nits.

Perbedaan ini membuat iQOO 15 unggul dalam ketajaman dan visibilitas layar. LTPO juga memberi nilai tambah untuk efisiensi dan fleksibilitas refresh rate di kelas premium.

Untuk penggunaan harian lain, iQOO 15 juga unggul pada beberapa detail kecil yang penting. Sensor sidik jarinya memakai ultrasonic in-display, sementara Xiaomi 17T Pro masih menggunakan optical in-display.

Ketahanan bodi ikut memperkuat paket iQOO. Xiaomi 17T Pro membawa rating IP68 dan Gorilla Glass 7i, sedangkan iQOO 15 menawarkan IP68/IP69 untuk daya tahan air yang lebih baik.

Konektivitas fisik juga tidak seimbang. Keduanya mendukung Wi‑Fi 7 dan Bluetooth 6.0, tetapi iQOO 15 sudah memakai USB 3.2 sementara Xiaomi 17T Pro masih USB 2.0.

Xiaomi 17T Pro membalas lewat kamera

Di atas kertas, Xiaomi 17T Pro justru tampil lebih menarik untuk penggemar fotografi. Kamera utamanya memakai sensor 50MP berukuran 1/1.31 inci dengan OIS dan tuning Leica.

iQOO 15 juga membawa kamera utama 50MP dengan OIS, tetapi ukuran sensornya 1/1.56 inci. Dalam perbandingan ini, Xiaomi dinilai unggul berkat sensor yang lebih besar dan sentuhan Leica.

Keunggulan Xiaomi makin jelas di kamera telefoto. Ponsel ini memakai kamera periskop 50MP dengan 5x optical zoom, sementara iQOO 15 memakai periskop 50MP dengan 3x optical zoom.

Namun iQOO 15 tidak kalah total di sektor kamera belakang. Kamera ultra-wide miliknya beresolusi 50MP dan sudah mendukung autofocus, sedangkan Xiaomi 17T Pro hanya memakai ultra-wide 12MP.

Untuk kamera depan, keduanya sama-sama mengusung sensor 32MP. Meski begitu, iQOO 15 unggul untuk perekaman selfie video karena mendukung 4K@60fps, sedangkan Xiaomi 17T Pro berada di 4K@30fps.

Jika fokusnya adalah produksi video, Xiaomi 17T Pro memberi paket yang lebih lengkap. Ponsel ini mendukung perekaman hingga 8K, 4K@120fps, HDR10+, dan Log, sementara iQOO 15 mentok di 8K dan 4K@60fps.

Baterai sama besar, fitur pengisian berbeda

Soal daya tahan, keduanya bermain aman dengan kapasitas yang sama. Xiaomi 17T Pro dan iQOO 15 sama-sama dibekali baterai 7.000mAh.

Pengisian kabel juga seimbang di angka 100W. Perbedaan baru terasa pada pengisian nirkabel, karena Xiaomi 17T Pro mendukung 50W wireless charging sementara iQOO 15 berada di 40W.

Xiaomi juga menawarkan reverse wired charging 22.5W. Di sisi lain, iQOO 15 membawa bypass charging, fitur yang biasanya lebih disukai pengguna yang sering bermain game sambil mengisi daya.

Untuk memori, tidak ada pemenang. Kedua perangkat sama-sama tersedia hingga 16GB RAM dan 1TB penyimpanan UFS 4.1.

Sektor audio memberi keunggulan tipis ke iQOO 15. Xiaomi 17T Pro membawa stereo speaker, Dolby Atmos, dan Hi-Res Audio, sedangkan iQOO 15 mengandalkan stereo speaker, Hi-Res Audio, dan Snapdragon Sound yang lebih menarik untuk audio nirkabel.

Peta persaingan ini membuat pilihan jadi sangat bergantung pada prioritas pengguna. Xiaomi 17T Pro lebih menarik bagi yang mengejar fotografi, zoom optik lebih jauh, dan video kelas lanjut, sementara iQOO 15 tampil lebih kuat sebagai flagship serba bisa dengan performa lebih tinggi, layar lebih tajam, dukungan software lebih panjang, dan harga yang lebih rendah.

Source: www.gizmochina.com
Terbaru