Samsung menutup distribusi One UI 8.5 dengan kecepatan yang jarang terlihat di ekosistem Android. Pembaruan antarmuka ini dilaporkan sudah menjangkau 44 perangkat Galaxy hanya sekitar satu bulan setelah versi stabil mulai digulirkan secara global.
Yang menarik, pencapaian itu datang setelah masa pengembangan yang panjang. Program beta One UI 8.5 dimulai pada Desember 2025 dan baru berakhir pada awal Mei 2026, sehingga Samsung membutuhkan sekitar lima bulan untuk menguji kestabilan sistem sebelum meluncurkan versi final.
Rollout cepat setelah beta panjang
Samsung mulai mendistribusikan versi stabil One UI 8.5 pada 11 Mei 2026. Mengutip laporan Samsung Magazine, perusahaan kemudian disebut menuntaskan rollout untuk seluruh perangkat dalam daftar resmi pada 15 Juni 2026.
Kontras antara pengujian yang lama dan penyebaran yang cepat menjadi sorotan utama. Ini menunjukkan Samsung memprioritaskan stabilitas sebelum rilis, lalu mempercepat distribusi setelah versi final siap dipakai secara luas.
Dimulai dari Galaxy S26
One UI 8.5 pertama kali hadir pada Galaxy S26 yang langsung meluncur dengan sistem tersebut dari pabrik. Setelah itu, pembaruan diperluas bertahap ke perangkat lain sebelum distribusi global dimulai pada Mei 2026.
Samsung Magazine menyebut Galaxy A57 dan Galaxy A37 menjadi perangkat berikutnya yang lebih dulu menerima sistem baru. Pola ini sejalan dengan strategi Samsung dalam beberapa tahun terakhir, saat seri flagship dipakai sebagai etalase teknologi sebelum fitur yang sama dibawa ke model sebelumnya dan kelas menengah.
44 perangkat masuk daftar resmi
Saat pengumuman awal, Samsung mencantumkan 44 perangkat dalam daftar dukungan resmi One UI 8.5. Daftar itu mencakup 13 model Galaxy S, sembilan perangkat lipat Galaxy Z, sebelas smartphone Galaxy A, dan sebelas tablet Galaxy Tab.
Pada lini flagship, dukungan dimulai dari Galaxy S23 hingga Galaxy S25 Series. Samsung juga memasukkan beberapa model Fan Edition, yang selama ini dikenal menawarkan spesifikasi mendekati flagship dengan harga yang lebih kompetitif.
Di kategori lipat, dukungan diberikan untuk Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip generasi terbaru maupun sebelumnya. Kehadiran Galaxy Z TriFold di daftar juga memperlihatkan bahwa Samsung mulai memperluas dukungan software ke kategori perangkat lipat yang terus berkembang.
Galaxy A dan tablet ikut diutamakan
Lini Galaxy A menjadi penerima manfaat terbesar dari distribusi ini. Mulai dari Galaxy A15 hingga Galaxy A56 masuk dalam daftar perangkat yang mendapatkan One UI 8.5.
Langkah tersebut penting karena Galaxy A merupakan tulang punggung penjualan Samsung di banyak negara, termasuk Indonesia. Di kelas menengah, dukungan software kini makin sering menjadi pertimbangan utama sebelum orang membeli smartphone.
Samsung juga memberi perhatian besar pada tablet. Sebanyak sebelas model Galaxy Tab ikut menerima One UI 8.5, mulai dari Galaxy Tab S9 Series hingga Galaxy Tab S11 Series.
Distribusi belum sepenuhnya merata
Meski rollout untuk 44 perangkat utama sudah dinyatakan selesai, distribusi di beberapa wilayah masih berlanjut. Ketersediaan pembaruan memang kerap bergantung pada pasar, operator seluler, dan model perangkat yang beredar di tiap negara.
Samsung memperkirakan seluruh perangkat yang kompatibel akan menerima pembaruan paling lambat pada akhir Juni 2026. Jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, jeda distribusi seperti ini disebut sudah jauh lebih singkat.
Keberhasilan itu memperlihatkan perubahan besar dalam strategi software Samsung. Di tengah persaingan smartphone yang makin bergeser dari adu spesifikasi ke kualitas ekosistem, kecepatan distribusi One UI 8.5 menjadi sinyal bahwa Samsung ingin menjaga reputasinya sebagai salah satu pemain Android dengan dukungan perangkat lunak paling agresif.







