Coolpad Cool 80 Meluncur, Desain Mirip iPhone dan Helio G99 Cuma Rp1,8 Jutaan

Author: Qoo Media

Coolpad kembali mengincar pasar smartphone murah dengan merilis Cool 80 di Tiongkok. Perangkat ini langsung mencuri perhatian karena membawa desain yang mirip iPhone, tetapi tetap diposisikan dengan harga terjangkau.

Yang membuatnya menarik bukan hanya tampilan luarnya. Coolpad Cool 80 juga memakai chipset MediaTek Helio G99, kombinasi yang jarang ditemukan di kelas entry-level dan membuatnya terlihat lebih ambisius dari sekadar ponsel murah biasa.

Desain yang dibuat tampil lebih premium

Daya tarik terbesar Coolpad Cool 80 ada di sisi desain. Bagian belakangnya sekilas mengingatkan pada beberapa model iPhone terbaru, meski Coolpad tetap memberi identitas sendiri lewat susunan kamera yang berbeda.

Di bagian depan, ponsel ini memakai layar punch-hole yang membuat tampilannya terasa modern. Bodinya juga dibuat ramping dengan dimensi 168,5 x 76,3 x 8,2 mm, sehingga masih nyaman digenggam untuk penggunaan harian.

Coolpad turut menyediakan tiga pilihan warna, yaitu Rock Sand Black, Dune Orange, dan Gauze White. Opsi ini memberi ruang bagi pengguna yang ingin memilih perangkat sesuai selera visual masing-masing.

Layar 6,7 inci dengan refresh rate 90Hz

Untuk layar, Coolpad Cool 80 mengandalkan panel IPS LCD 6,7 inci dengan resolusi HD+. Spesifikasi ini memang belum masuk ke kelas premium, tetapi masih cukup untuk kebutuhan seperti menonton video, membuka media sosial, dan bermain game ringan.

Nilai jual tambahannya ada pada refresh rate 90Hz. Fitur ini membuat perpindahan menu, animasi, dan aktivitas scrolling terasa lebih mulus dibanding layar standar 60Hz.

Bagi pengguna yang sering membaca artikel atau menjelajah media sosial lewat ponsel, peningkatan ini dapat memberi pengalaman yang lebih responsif. Pada penggunaan harian, efeknya bisa terasa cukup jelas meski panel yang dipakai belum AMOLED.

Helio G99 jadi senjata utama

Di sektor performa, Coolpad memilih MediaTek Helio G99 sebagai otak utama. Chipset ini sudah cukup lama dikenal di segmen menengah dan entry-level karena menawarkan efisiensi daya yang baik dan performa yang stabil.

Dengan dukungan tersebut, Coolpad Cool 80 diarahkan untuk menangani aktivitas umum seperti membuka aplikasi media sosial, streaming video, hingga bermain game populer dengan setelan grafis menengah. Untuk kelas harganya, kombinasi ini terdengar cukup kompetitif.

Coolpad juga memasang RAM fisik 6GB dan menyediakan ekspansi RAM virtual hingga 8GB. Sementara itu, penyimpanan internalnya mencapai 128GB dan masih bisa diperluas lewat slot microSD.

Kamera sederhana, baterai masih jadi tanda tanya

Sektor kamera dibuat sederhana. Di belakang, Coolpad Cool 80 membawa kamera utama 13MP, sedangkan di depan tersedia kamera 5MP untuk swafoto dan panggilan video.

Konfigurasi itu belum ditujukan untuk pengguna yang mengejar fotografi serius. Namun, untuk kebutuhan dasar seperti memotret momen harian, video call, dan unggah konten ke media sosial, spesifikasinya masih dianggap cukup masuk akal.

Yang masih menyisakan pertanyaan ada pada baterai. Informasi di JD.com menyebut kapasitas 4.000mAh dengan pengisian daya 10W, tetapi detail itu dinilai belum sepenuhnya meyakinkan karena tergolong lebih kecil dari tren ponsel masa kini.

Hingga kini, Coolpad belum memberikan konfirmasi resmi terkait kapasitas baterai dan teknologi pengisian dayanya. Karena itu, ada kemungkinan informasi yang beredar di daftar produk tersebut belum sepenuhnya akurat.

Harga dan ketersediaan

Coolpad Cool 80 hadir dalam satu varian, yaitu 6GB RAM dan 128GB penyimpanan internal. Ponsel ini dijual seharga 819 Yuan atau sekitar Rp1,8 jutaan.

Di harga tersebut, pengguna mendapatkan layar 90Hz, Helio G99, penyimpanan 128GB, dan desain yang dibuat terlihat lebih premium. Saat ini perangkat itu baru dijual di Tiongkok lewat platform online dan jaringan ritel lokal.

Coolpad juga belum mengumumkan rencana peluncuran untuk pasar internasional. Namun, jika akhirnya dibawa ke luar Tiongkok, termasuk Indonesia, Cool 80 berpotensi masuk ke persaingan ketat ponsel entry-level di rentang harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan.

Terbaru