Apple dilaporkan mengubah strategi besar pada lini iPhone dengan menunda peluncuran iPhone 18 versi standar ke musim semi. Jika jadwal ini benar, model reguler baru itu baru hadir pada Maret atau April 2027, jauh dari pola rilis tahunan yang selama ini identik dengan bulan September.
Perubahan ini penting karena iPhone 17 diperkirakan akan bertahan sebagai model standar utama jauh lebih lama dari biasanya. Dengan jarak hingga sekitar 550 hari atau hampir 18 bulan, masa edar itu berpotensi menjadi yang terpanjang dalam sejarah lini iPhone standar.
Pola rilis baru Apple
Langkah ini tidak hanya soal penundaan satu model. Apple disebut mulai memisahkan peluncuran varian kelas atas dan varian reguler dalam siklus produk yang berbeda.
Dalam skema baru itu, iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone lipat Ultra perdana akan meluncur pada musim gugur tahun depan. Sementara itu, iPhone 18 dan iPhone 18e baru menyusul beberapa bulan kemudian, sehingga tradisi peluncuran serentak seluruh keluarga iPhone tampak semakin bergeser.
Perubahan ini juga membuat iPhone 17 memegang rekor baru sebagai model standar terlama di puncak. Posisi itu sebelumnya dipegang iPhone 4, yang diluncurkan pada 24 Juni 2010 dan digantikan iPhone 4S pada 14 Oktober 2011 dengan durasi 477 hari.
Ada pula contoh lain dari siklus panjang, seperti iPhone 11 Pro yang bertahan 399 hari sebelum diganti oleh iPhone 12 Pro. iPhone generasi pertama yang dirilis pada 29 Juni 2007 juga sempat bertahan 378 hari sebelum hadir iPhone 3G.
Penguatan di sisi teknis
Di tengah perubahan jadwal itu, analis Apple Ming-Chi Kuo menyebut iPhone 18 dan iPhone 18e akan mendapat peningkatan RAM menjadi 9GB DRAM. Perangkat tersebut juga disebut akan memakai cip A20 dengan konfigurasi 1,5GB x 6 dies.
Peningkatan itu diarahkan untuk mendukung beban kerja kecerdasan buatan lokal dan fitur Apple Intelligence pada iOS 27. Dengan begitu, model non-Pro tetap disiapkan agar lebih siap menangani fitur AI yang semakin berat.
Tekanan biaya komponen ikut memengaruhi
Kebijakan jadwal baru ini muncul saat industri komponen sedang mengalami tekanan besar. Apple menyebut lonjakan permintaan dari pusat data AI telah menciptakan kenaikan tajam pada kebutuhan memory dan storage.
Micron Technologies, pemasok semikonduktor berbasis di Boise, Idaho, juga mengonfirmasi tekanan pasokan chip akibat permintaan pusat data AI masih akan berlanjut setidaknya hingga tahun depan. Perusahaan itu melaporkan lonjakan pendapatan tahunan sebesar 346 persen.
Apple menyatakan belum pernah melihat kenaikan harga komponen secepat dan sebesar ini. Dalam situasi tersebut, perusahaan menaikkan harga lini MacBook dan iPad hingga 20-25 persen di situs resminya pada hari Kamis.
Meski begitu, harga iPhone 17 masih dipertahankan. Varian standar tercatat mulai dari 949 Euro, sedangkan versi Pro mulai dari 1.299 Euro.
Dampak ke pasar dan konsumen
Pengumuman kenaikan harga perangkat keras itu langsung memukul pasar. Saham Apple tercatat melemah lebih dari 6 persen pada perdagangan hari Kamis.
Apple juga menegaskan pihaknya memahami reaksi konsumen. Perusahaan mengatakan sedang bekerja keras mencari solusi atas tekanan biaya dan kondisi pasar komponen yang terus memburuk.
Jika jadwal baru ini benar-benar diterapkan, Apple akan memasuki fase baru dalam strategi iPhone. Fokus perusahaan tampak bergeser dari sekadar menjaga ritme tahunan menuju pengaturan ulang peluncuran berdasarkan kelas produk, tekanan pasokan, dan kebutuhan fitur AI yang makin kompleks.







