Intel punya penantang kuat untuk lini Core i7 generasi sebelumnya, dan hasil awalnya cukup menarik. Core Ultra 7 270K Plus tampil lebih cepat dari Core i7 14700K di benchmark sintetis, unggul tipis di game, lalu dijual dengan harga yang justru lebih rendah.
Situasi ini membuat perbandingan keduanya relevan bagi calon perakit PC baru. Apalagi Core Ultra 7 270K Plus diposisikan sebagai penerus langsung Core i7 14700K, sehingga pertanyaan utamanya sederhana: apakah model baru ini memang lebih layak dibeli?
Performa jadi pembeda utama
Core Ultra 7 270K Plus merupakan prosesor terbaru Intel di kelasnya dan menjadi penerus platform 14th Gen Raptor Lake. Chip ini memakai arsitektur Arrow Lake Refresh, sedangkan Core i7 14700K masih berbasis Raptor Lake Refresh.
Di atas kertas, model baru membawa beberapa perubahan penting. Core Ultra 7 270K Plus menawarkan total 24 core dan 24 thread, sementara Core i7 14700K hadir dengan 20 core dan 28 thread.
Pembagian corenya juga berbeda. Core Ultra 7 270K Plus memiliki 8 P-core dengan 8 thread serta 16 E-core dengan 16 thread, sedangkan Core i7 14700K memakai 8 P-core dengan 16 thread dan 12 E-core dengan 12 thread.
Untuk clock maksimum, Core i7 14700K sedikit lebih tinggi di 5.6 GHz. Core Ultra 7 270K Plus berada di 5.5 GHz, tetapi tetap membawa cache L3 lebih besar, yakni 36 MB dibanding 33 MB pada 14700K.
Dukungan memorinya juga berubah cukup besar. Core Ultra 7 270K Plus mendukung DDR5-7200, sementara Core i7 14700K masih memberi opsi DDR4-3200 dan DDR5-5600.
Keduanya sama-sama mendukung PCIe Gen 5. Namun, platform soketnya berbeda karena Core Ultra 7 270K Plus memakai LGA 1851, sedangkan Core i7 14700K memakai LGA 1700.
Dari sisi daya, selisihnya sangat kecil. Core Ultra 7 270K Plus memiliki TDP 125W dengan daya maksimum 250W, sementara Core i7 14700K juga 125W dengan maksimum 253W.
Proses manufakturnya menunjukkan lompatan generasi yang jelas. Core Ultra 7 270K Plus dibuat pada 3nm, sedangkan Core i7 14700K masih menggunakan 10nm.
Unggul jauh di benchmark sintetis
Kesenjangan paling besar terlihat pada uji sintetis. Di Cinebench 2024 single-core, Core Ultra 7 270K Plus mencatat skor 145, sedangkan Core i7 14700K berada di 124.
Pada Cinebench 2024 multi-core, prosesor baru mencetak 2482. Core i7 14700K hanya mencapai 1859.
Jika dihitung, Core Ultra 7 270K Plus unggul sekitar 16,9 persen pada single-core Cinebench. Keunggulan multi-core bahkan mencapai sekitar 33,5 persen.
Hasil serupa muncul di Geekbench 6. Core Ultra 7 270K Plus meraih 3750 pada single-core dan 27406 pada multi-core, sedangkan Core i7 14700K mencetak 3012 dan 20262.
Artinya, model baru unggul sekitar 24,5 persen pada single-core Geekbench 6. Pada multi-core, selisihnya mencapai sekitar 35,3 persen.
Angka-angka ini memberi sinyal kuat untuk beban kerja produktivitas. Untuk pengguna yang sering menjalankan rendering, komputasi berat, atau tugas multi-thread, Core Ultra 7 270K Plus terlihat jauh lebih kompetitif.
Gaming naik, tapi tidak sejauh produktivitas
Di sisi gaming, selisih performa tidak sebesar benchmark sintetis. Namun Core Ultra 7 270K Plus tetap konsisten berada di depan dalam daftar game yang diuji.
Pada The Last of Us Part 2, prosesor baru mencatat 228 FPS melawan 217 FPS milik 14700K. Dying Light The Beast menunjukkan 216 FPS versus 205 FPS.
Resident Evil 4 menghasilkan 375 FPS untuk Core Ultra 7 270K Plus dan 366 FPS untuk Core i7 14700K. The Last of Us Part 1 juga menempatkan model baru di 244 FPS, sementara 14700K ada di 235 FPS.
Di God of War Ragnarok, hasilnya 319 FPS berbanding 307 FPS. Horizon Forbidden West menampilkan 269 FPS versus 258 FPS.
Red Dead Redemption 2 memperlihatkan 254 FPS melawan 243 FPS. Ghost of Tsushima juga serupa, yakni 261 FPS untuk Core Ultra 7 270K Plus dan 251 FPS untuk Core i7 14700K.
Pengujian game tersebut dilakukan pada resolusi 1080p dengan GPU RTX 5090 untuk menghilangkan bottleneck dari kartu grafis. Seluruh angka FPS itu disebut berasal dari kanal YouTube TheSpyHood.
Secara rata-rata, Core Ultra 7 270K Plus unggul sekitar 4,2 persen dari Core i7 14700K di game. Kenaikan ini memang tidak besar, tetapi tetap berarti karena model baru justru memiliki clock maksimum 100 MHz lebih rendah.
Harga justru memihak model baru
Aspek yang paling mengejutkan datang dari harga. Core Ultra 7 270K Plus sedang didiskon di Micro Center dan Amazon menjadi $249.99 dan $264.99.
Di luar diskon, harganya disebut biasanya ada di kisaran $280–$290. Sementara itu, Core i7 14700K dijual di $359.99.
Dengan kondisi itu, model baru tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih murah. Kombinasi ini membuat posisi Core i7 14700K menjadi kurang menarik untuk pembeli yang membangun sistem dari nol.
Tetap ada dua catatan penting yang perlu diperhatikan sebelum memilih. Core Ultra 7 270K Plus tidak mendukung DDR4 dan membutuhkan motherboard dengan soket baru LGA 1851.
Bagi pengguna yang ingin mempertahankan platform lama atau memakai RAM DDR4 yang sudah ada, Core i7 14700K masih punya nilai praktis. Namun untuk rakitan baru yang mengejar performa lebih tinggi dengan harga CPU lebih rendah, Core Ultra 7 270K Plus saat ini terlihat sebagai opsi yang lebih masuk akal.
Source: tech.sportskeeda.com





