PT Astra Honda Motor kembali menarik perhatian pasar roda dua Indonesia setelah nama Ryden 160 muncul di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual. Pendaftaran ini langsung memicu pertanyaan apakah Honda sedang menyiapkan skutik 160 cc baru untuk pasar yang selama ini sangat akrab dengan lini premium mereka.
Berdasarkan data resmi PDKI, permohonan merek Ryden 160 diajukan pada 11 Juni 2026 dan mulai dipublikasikan pada 17 Juni 2026. Nama itu tercatat di Kelas 12, yang mencakup kendaraan roda dua, sepeda motor, motor listrik, serta berbagai komponennya.
Kemunculan nama Ryden 160 terasa menonjol karena angka 160 sudah kuat melekat pada jajaran skutik Honda di Indonesia. Saat ini, segmen itu diwakili oleh Vario 160, PCX 160, ADV 160, dan Stylo 160 yang sama-sama berada di kelas premium.
Yang juga membuat pendaftaran ini menarik adalah fakta bahwa nama Ryden belum pernah dipakai Honda pada lini produk global. Kondisi itu membuka dugaan bahwa model tersebut disiapkan khusus untuk Indonesia, yang masih menjadi salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia.
Namun, AHM belum mengonfirmasi adanya peluncuran produk baru dengan nama tersebut. General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menjelaskan bahwa pendaftaran merek merupakan langkah yang lazim dilakukan perusahaan untuk melindungi hak kekayaan intelektual.
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan nama itu untuk produk baru atau tidak tetap menjadi kewenangan manajemen dan akan diputuskan pada waktu berbeda. Dengan kata lain, pendaftaran merek belum otomatis berarti motor itu akan segera dipasarkan.
Meski belum ada kepastian, langkah ini tetap dibaca sebagai sinyal bahwa Honda sedang menyiapkan sesuatu di segmen skutik 160 cc. Segmen ini memang sangat diminati konsumen Indonesia karena mesin 160 cc Honda dikenal bertenaga sekaligus efisien.
Di tengah persaingan skutik premium yang terus ramai, nama baru seperti Ryden 160 berpotensi menambah panas pasar jika benar-benar masuk jalur produksi. Karena itu, pendaftaran merek ini menjadi salah satu kabar yang paling diperhatikan oleh pecinta motor pada 2026.
Hingga kini, yang sudah pasti hanyalah status nama Ryden 160 di sistem kekayaan intelektual dan keterkaitannya dengan kelas kendaraan roda dua. Sementara itu, publik masih menunggu apakah Honda akan benar-benar membawa nama tersebut ke jalan raya Indonesia.






