Kenaikan harga iPad, Mac, dan Xbox kini menjadi sinyal paling nyata dari krisis chip memori global yang belum menunjukkan tanda mereda. Dorongan terbesar datang dari ledakan kebutuhan chip untuk kecerdasan buatan yang membuat pasokan ke pasar konsumen semakin ketat.
Apple Inc. dan Microsoft Corp. menaikkan harga sejumlah produk populer pada hari Kamis. Langkah itu mencerminkan tekanan biaya yang semakin besar di tengah lonjakan permintaan komponen, terutama chip memori yang diburu industri AI.
Harga konsumen mulai tertekan
Bloomberg Intelligence menilai harga perangkat konsumen berpotensi terus naik agar margin produk tetap sehat. Jake Silverman mengatakan ketatnya pasokan dan permintaan kemungkinan berlanjut hingga 2028, sementara harga belum diperkirakan turun sebelum 2027.
Kenaikan ini tidak hanya menyentuh perangkat jadi, tetapi juga komponen di dalamnya. Data inSpectrum Tech Inc menunjukkan harga chip DDR5 untuk komputer pribadi telah melonjak lebih dari empat kali lipat dalam setahun terakhir.
Lonjakan tersebut terjadi karena industri tidak mengantisipasi ledakan infrastruktur AI. Akibatnya, kapasitas yang tersedia lebih dulu tersedot ke kebutuhan pusat data dan perangkat pendukung AI, bukan ke pasar elektronik konsumen.
Produsen chip kejar kapasitas
Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. atau TSMC mengakui belum bisa memenuhi seluruh permintaan pelanggan di Amerika Serikat dalam beberapa tahun ke depan. C.C. Wei, CEO TSMC, menyebut perkembangan AI melampaui perkiraan perusahaan.
Wei juga mengatakan tidak ada pihak yang memprediksi skala perkembangan AI seperti sekarang, termasuk TSMC. Pengakuan itu menunjukkan industri chip sempat bergerak tanpa antisipasi yang cukup terhadap lonjakan permintaan mendadak.
Untuk mengejar kebutuhan pasar, TSMC meningkatkan belanja modal yang diproyeksikan mencapai US$56 miliar tahun ini. Samsung Electronics Co. dan SK Hynix Inc. juga menyiapkan investasi besar untuk menambah kapasitas produksi.
Micron Technology Inc. mengambil langkah serupa dengan mengoptimalkan output dari fasilitas yang sudah ada. Perusahaan itu juga membangun pabrik baru di Idaho dan New York untuk memperluas suplai chip memori.
Efek sudah terasa di pasar ritel
Meski produsen berusaha mempercepat produksi, dampaknya sudah lebih dulu muncul di sisi harga jual. Sony Group Corp. menaikkan harga konsol PlayStation 5 sebesar US$150 pada Maret lalu, menjadi contoh awal penyesuaian harga yang dipicu tekanan pasokan.
Manish Bhatia, wakil presiden eksekutif operasi global Micron, mengatakan perusahaan melakukan segala cara untuk menambah suplai. Micron juga meningkatkan belanja modal tahun ini agar bisa melakukan peningkatan produktivitas dan mendorong lebih banyak output dari pabrik yang sudah beroperasi.
Namun, perbaikan pasokan belum terlihat dekat. Sanjay Mehrotra, CEO Micron Technology Inc., menyebut ketersediaan chip kemungkinan baru membaik pada 2028, dengan kepastian yang masih sangat terbatas soal kapan pasokan benar-benar seimbang dengan permintaan.
Situasi ini membuat pasar elektronik tetap berada dalam tekanan, terutama untuk perangkat yang bergantung pada memori dan komponen logika canggih. Selama kebutuhan AI terus menyerap kapasitas produksi, harga perangkat konsumen seperti iPad, Mac, dan Xbox berisiko tetap bergerak naik.







