Steam Machine Kena Scalper Lebih Ganas, Listing eBay Jual Reservasi Sampai 2 Kali Lipat

Lonjakan scalping kembali menghantam perangkat gaming Valve. Kali ini, reservasi Steam Machine muncul di eBay dengan harga hingga lebih dari dua kali lipat banderol resminya, bahkan sebelum konsol itu resmi dirilis.

Situasi ini langsung memicu perhatian karena pembeli bukan hanya diminta membayar mahal. Mereka juga masih harus menebus unit Steam Machine dengan harga retail penuh setelah mendapatkan akses pembelian dari akun reservasi yang dijual.

Valve menetapkan harga awal Steam Machine di $1,049. Untuk varian lain, harga resminya berada di kisaran $1,049 hingga $1,349.

Namun di eBay, sejumlah listing menampilkan harga reservasi Steam Machine di kisaran $2,700 hingga $2,899. Angka itu bukan untuk perangkat fisik yang sudah ada di tangan penjual, melainkan untuk akun reservasi yang terpilih dan mendapat kesempatan membeli unit.

Artinya, biaya yang harus ditanggung calon pembeli bisa membengkak jauh di atas harga resmi. Seseorang yang membeli reservasi seharga $2,700–$2,899 masih harus menambah $1,049 hingga $1,349 untuk membeli perangkatnya dari Valve.

Reservasi belum mampu menahan penjual ulang

Valve sebelumnya memakai sistem reservasi untuk Steam Machine. Perusahaan juga menyebut sistem itu dirancang untuk menekan praktik scalping sekaligus mencegah server bermasalah akibat tingginya permintaan.

Selain itu, Valve menambahkan syarat bahwa akun Steam harus berada dalam kondisi baik agar memenuhi syarat untuk mendapat kesempatan membeli konsol baru tersebut. Mekanisme ini seharusnya menyaring pembeli dan membatasi aktivitas akun-akun oportunistis.

Meski begitu, listing di eBay menunjukkan hambatan itu belum cukup efektif. Penjual tetap menemukan celah dengan menawarkan akun reservasi yang sudah terpilih, bukan menjual unit Steam Machine secara langsung.

Pola ini membuat pasar sekunder bergeser dari perangkat fisik ke akses pembelian. Bagi pembeli yang tergoda ingin lebih cepat mendapat unit, skema tersebut berpotensi membuat total pengeluaran naik sangat tinggi.

Peluncuran resmi masih menunggu

Steam Machine dijadwalkan meluncur resmi pada 29 Juni 2026. Karena produk belum tersedia luas, akses pembelian menjadi komoditas yang diperdagangkan lebih dulu.

Kondisi itu menciptakan kelangkaan buatan di pasar sekunder. Reservasi yang semestinya hanya menjadi jalur distribusi awal justru berubah menjadi barang jual-beli tersendiri.

Fenomena ini juga menandakan minat pasar terhadap perangkat baru Valve tetap tinggi. Namun tingginya minat itu kini diiringi spekulasi harga yang membebani konsumen akhir.

Bayar mahal untuk perangkat yang sudah dianggap mahal

Sorotan terhadap scalping Steam Machine makin kuat karena harga resmi perangkatnya sendiri sudah dinilai tinggi untuk kelas performanya. Dengan titik masuk $1,049, perangkat ini sejak awal sudah memicu perdebatan soal value.

Ketika reservasi dijual hingga hampir $2,900, persoalan harga menjadi lebih tajam. Nilai yang harus dibayar konsumen tidak lagi sekadar premium, tetapi bisa melampaui batas rasional untuk sebuah konsol kecil di kelas tersebut.

Dalam skenario terburuk, pembeli membayar mahal hanya untuk hak membeli produk. Setelah itu, mereka tetap harus mengeluarkan biaya tambahan untuk unit Steam Machine yang sebenarnya.

Bayang-bayang kasus Steam Deck

Situasi ini mengingatkan pada peluncuran Steam Deck pada 2022. Saat itu, tingginya permintaan dan keterbatasan akses juga membuat pasar dibanjiri aktivitas penjual ulang.

Kemiripan tersebut menunjukkan bahwa sistem reservasi Valve belum sepenuhnya kebal terhadap eksploitasi pasar sekunder. Meski syarat akun dan pemilihan acak diterapkan, spekulan masih bisa memperoleh posisi yang menguntungkan.

Bagi konsumen, kondisi ini memperumit keputusan pembelian. Mereka dihadapkan pada pilihan menunggu jalur resmi atau membayar premi sangat besar demi akses lebih cepat.

Isu performa ikut memperkeruh nilai beli

Perdebatan tidak berhenti pada harga dan distribusi. Steam Machine juga disebut memakai hardware generasi lama, sehingga muncul pertanyaan tentang daya tahan performanya untuk game-game masa depan.

Di kisaran harga resmi $1,049 hingga $1,349, perangkat ini disebut harus bersaing dengan PC baru yang dinilai dapat memberikan performa gaming lebih tinggi. Bahkan untuk penggunaan jangka panjang, PC di harga serupa dipandang punya prospek lebih baik.

Kondisi itu membuat aksi scalping terasa makin tidak masuk akal bagi banyak calon pembeli. Ketika harga reservasi saja sudah melambung jauh di atas retail, nilai keseluruhan perangkat menjadi semakin sulit dipertahankan.

Untuk saat ini, yang diperdagangkan di eBay bukanlah Steam Machine yang siap kirim, melainkan kesempatan membeli yang seharusnya diberikan lewat sistem resmi Valve. Selama permintaan tetap tinggi dan pasokan awal terbatas, tekanan harga di pasar sekunder tampaknya belum akan mereda.

Source: tech.sportskeeda.com

Terkait