Samsung Galaxy S26 Series menempatkan Galaxy AI sebagai fitur yang paling terasa langsung manfaatnya dalam pemakaian harian. Bukan hanya untuk pengguna yang akrab dengan teknologi, fitur-fitur ini juga dirancang agar bisa dipakai secara intuitif oleh orang yang baru mencoba AI.
Dari membaca dokumen sampai mengedit foto, Galaxy AI di Galaxy S26 diarahkan untuk memangkas langkah yang biasanya menyita waktu. Samsung menyusun banyak fitur ini agar ponsel bisa membantu kerja, kuliah, dan komunikasi tanpa terasa rumit.
Meringkas dan mencatat lebih cepat
Salah satu fungsi yang paling relevan adalah AI Summary, yang bisa meringkas artikel, dokumen, atau catatan panjang dalam hitungan detik. Fitur ini berguna untuk mahasiswa, pekerja kantoran, dan content creator yang perlu menangkap inti informasi dengan cepat.
Saat pengguna membaca berita, jurnal, atau dokumen pekerjaan, AI dapat menyoroti poin penting agar proses memahami isi jadi lebih singkat. Cara ini membantu pengguna fokus pada informasi yang benar-benar relevan tanpa harus membaca seluruh halaman.
Fitur lain yang ikut menonjol adalah AI Note Assist untuk membuat catatan rapat otomatis. Galaxy AI dapat mengubah rekaman suara menjadi teks dan menyusun poin-poin penting, sehingga pengguna tidak perlu mencatat setiap detail selama diskusi berlangsung.
Kemampuan itu juga berguna saat merekam materi kuliah atau ketika freelancer mengikuti meeting dengan klien. Dalam situasi yang serba cepat, hasil catatan otomatis bisa menjadi pengingat yang lebih rapi dan mudah ditelusuri.
Mendukung video, foto, dan pencarian visual
Galaxy AI juga dibekali AI Audio Eraser untuk mengurangi suara bising pada video. Fitur ini membantu mengidentifikasi suara yang tidak diinginkan seperti kendaraan, angin, atau keramaian, lalu menjaga suara utama tetap terdengar lebih jelas.
Bagi content creator dan vlogger, hasil ini bisa membuat rekaman terasa lebih bersih tanpa perlu aplikasi tambahan. Pengguna yang sering merekam momen keluarga di luar ruangan juga mendapat manfaat yang sama karena audio video menjadi lebih mudah didengar.
Untuk urusan pencarian, Circle to Search membuat pengguna cukup melingkari objek di layar agar sistem langsung mencari informasi terkait. Cara ini sangat membantu saat melihat sepatu, tempat wisata, atau objek lain di foto dan media sosial tanpa harus mengetik kata kunci manual.
Pendekatan tersebut mempercepat pencarian ketika nama objek tidak diketahui. Hasilnya, proses mencari referensi jadi lebih praktis dan terasa alami saat digunakan di ponsel.
Bahasa, pesan, dan produktivitas harian
Live Translate hadir untuk menerjemahkan percakapan, pesan, dan teks secara real-time. Fitur ini memudahkan komunikasi lintas bahasa, baik saat bepergian ke luar negeri maupun saat berinteraksi dengan teman dari negara lain.
Bagi traveler, pebisnis, dan pelajar yang sering membaca konten asing, terjemahan instan mengurangi kebutuhan membuka aplikasi penerjemah berulang kali. Samsung menempatkannya sebagai alat yang membuat komunikasi terasa lebih lancar dan cepat.
Di sisi penulisan, Writing Assist membantu menyusun dan memperbaiki pesan agar email maupun chat terlihat lebih profesional. Fitur ini cocok untuk pengguna yang ingin menjaga nada komunikasi tetap rapi tanpa banyak mengedit manual.
Ada juga Generative Edit untuk mengedit dan memperbaiki foto dengan AI. Fitur ini ditujukan untuk membuat hasil foto lebih menarik saat dibagikan ke media sosial, terutama ketika pengguna ingin memperbaiki tampilan visual dengan langkah yang lebih cepat.
Samsung juga mencantumkan AI Productivity Tools sebagai bagian dari paket Galaxy AI di Galaxy S26. Fungsinya membantu mengatur jadwal dan tugas, sehingga aktivitas harian terasa lebih terorganisir dan tidak mudah berantakan.
Dengan kombinasi fitur tersebut, Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 tidak hanya diposisikan sebagai teknologi pelengkap. Samsung membingkainya sebagai alat yang bisa ikut menangani tugas-tugas kecil yang sering menyita waktu, dari membaca, menulis, merekam, hingga berkomunikasi.
Source: www.idntimes.com






