Poco Indonesia resmi membawa Poco Pad C1 ke pasar tablet terjangkau dengan banderol Rp2 jutaan. Perangkat ini langsung menonjol karena mengandalkan layar 2K 120Hz, fitur yang jarang hadir di kelas harga tersebut.
Kehadirannya ikut mempertegas arah baru persaingan tablet Android di Indonesia. Konsumen kini tidak hanya mencari perangkat untuk kerja, tetapi juga untuk belajar, hiburan, dan aktivitas harian yang lebih fleksibel.
Layar jadi daya tarik utama
Poco Pad C1 memakai panel 9,7 inci dengan resolusi 2K dan refresh rate hingga 120Hz. Layar ini juga mengantongi tiga sertifikasi TÜV Rheinland untuk perlindungan mata dan tingkat kecerahan 600 nits.
Kombinasi itu ditujukan agar layar tetap nyaman dipakai untuk streaming, membaca dokumen, menggulir media sosial, dan menonton video dalam durasi panjang. Poco juga membawa konsep “Play on the Go” untuk menggambarkan tablet yang tetap ringkas dibawa, tetapi nyaman dipakai di luar rumah.
Menurut PR Manager Poco Indonesia, Novita Krisutami, ukuran layar yang lebih besar dibanding smartphone membuat aktivitas hiburan dan browsing terasa lebih nyaman tanpa membuat tangan cepat lelah. Bagi banyak pengguna, aspek ini menjadi pembeda penting saat memilih tablet murah.
Desain dan ketahanan ikut diperkuat
Di sisi desain, Poco memilih material metal unibody agar perangkat terasa lebih premium. Perusahaan juga menyebut Poco Pad C1 telah melewati lebih dari 40 pengujian kualitas untuk memastikan daya tahannya dalam penggunaan harian.
Langkah itu menunjukkan bahwa persaingan tablet murah kini tidak hanya bertumpu pada spesifikasi inti. Faktor material dan kenyamanan penggunaan jangka panjang mulai ikut menentukan daya tarik produk di mata konsumen.
Performa dan kapasitas penyimpanan
Untuk dapur pacu, Poco Pad C1 mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2. Konfigurasinya dipasangkan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB.
Kapasitas itu masih bisa diperluas lewat kartu microSD hingga 2TB. Susunan spesifikasi ini lebih diarahkan untuk kebutuhan harian seperti membuka aplikasi, belajar online, streaming video, dan bermain game ringan.
Baterai besar untuk mobilitas
Poco membekali tablet ini dengan baterai 7.600 mAh. Klaim perusahaan, daya tahannya bisa mencapai sekitar 1,7 hari untuk penggunaan normal.
Pengisian dayanya mendukung fast charging 18W, sementara reverse charging 10W memungkinkan tablet dipakai sebagai sumber daya darurat untuk perangkat lain. Fitur ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang sering bepergian dan membutuhkan cadangan daya untuk smartphone.
Sistem operasi dan fitur AI
Poco Pad C1 langsung menjalankan Xiaomi HyperOS 3. Sistem ini dilengkapi Xiaomi Interconnectivity untuk memudahkan koneksi dengan perangkat Xiaomi dan Poco lainnya.
Tablet ini juga membawa Google Gemini dan Circle to Search with Google. Kehadiran fitur berbasis AI menjadi sorotan karena mulai hadir di perangkat kelas menengah dan entry-level, bukan hanya di segmen premium.
Harga dan ketersediaan
Di Indonesia, Poco Pad C1 dijual dalam varian RAM 4GB dan penyimpanan 64GB seharga Rp2.399.000. Selama periode penjualan perdana 24 Juni hingga 7 Juli 2026, harganya turun menjadi Rp2.299.000 di kanal penjualan resmi.
Poco Pad C1 tersedia dalam pilihan warna Grey dan Blue. Dengan layar 2K 120Hz, baterai besar, material metal unibody, serta fitur AI, tablet ini mencoba memberi nilai lebih di segmen tablet Android terjangkau yang semakin ramai.
