DJI bersiap membawa peningkatan yang paling ditunggu dari lini mikrofon ringkasnya lewat peluncuran DJI Mic Mini 2S pada 2 Juli pukul 20.00 waktu setempat. Fokus utamanya jelas: memberi solusi audio yang lebih aman bagi kreator konten profesional tanpa mengorbankan ukuran yang tetap mini dan praktis.
Kehadiran fitur perekaman internal menjadi pembeda paling penting pada perangkat ini. Selama ini, banyak kreator solo dan vlogger mengandalkan mikrofon kecil untuk mobilitas, tetapi tetap membutuhkan cadangan audio saat koneksi nirkabel terganggu atau kamera utama gagal merekam.
Perekaman internal jadi nilai jual utama
DJI Mic Mini 2S membawa kemampuan onboard recording dengan resolusi tinggi 24-bit/32-bit floating point. Teknologi 32-bit float memberi headroom yang lebih luas, sehingga rekaman lebih tahan terhadap lonjakan suara mendadak di lapangan.
Fitur ini juga dirancang untuk menekan risiko distorsi atau audio pecah saat situasi perekaman berubah cepat. Bagi pembuat konten yang sering bekerja di lokasi ramai, kemampuan ini menjadi langkah penting untuk menjaga hasil rekaman tetap aman.
DJI turut menanamkan memori internal 14,5GB pada perangkat ini. Kapasitas tersebut memungkinkan penyimpanan audio selama berjam-jam, sehingga perekaman tetap berjalan meski sambungan nirkabel terputus.
Tetap ringkas, tetapi lebih siap untuk kerja serius
Di luar kemampuan merekam langsung, DJI tetap mempertahankan ciri yang membuat seri ini disukai. Ukurannya tetap sangat ringkas, dengan bobot transmitter hanya 12 gram, sehingga mudah dijepitkan ke pakaian tanpa terasa membebani.
Mikrofon ini juga masih membawa penutup magnetik berwarna yang tersedia dalam 10 pilihan warna. Elemen ini memberi fleksibilitas visual bagi pengguna yang ingin menyelaraskan perangkat dengan pakaian atau tema produksi video.
Untuk kualitas suara, DJI menyematkan dua tingkatan peredam bising berbasis kecerdasan buatan. Ada pula tiga preset karakter suara cepat, yakni Normal, Full/Rich, dan Bright, yang memudahkan penyesuaian sesuai kebutuhan perekaman.
Jangkauan jauh dan dukungan multi-channel
Secara teknis, perangkat ini diklaim mampu memancarkan sinyal nirkabel hingga 400 meter. Angka tersebut menempatkan DJI Mic Mini 2S sebagai perangkat yang tetap relevan untuk kerja lapangan, baik untuk konten bergerak maupun pengambilan gambar yang menuntut jarak.
DJI juga menambahkan dukungan mode perekaman mono, stereo, hingga quad-channel. Dengan konfigurasi ini, hingga empat transmitter dapat dioperasikan sekaligus hanya dengan satu receiver.
Kemampuan tersebut memperluas skenario penggunaan, terutama bagi tim kecil atau kreator yang memerlukan pengaturan audio lebih fleksibel. Bagi pengguna yang terbiasa bekerja sendiri, opsi ini tetap berguna karena membuka ruang ekspansi tanpa harus berganti sistem.
Disiapkan dalam beberapa kit
DJI akan menawarkan produk ini dalam empat pilihan kit berbeda untuk menjangkau kebutuhan yang lebih luas. Opsi yang disiapkan mencakup bundel adaptor kamera dan ponsel lengkap dengan charging case, paket pemancar tunggal, serta versi yang berfokus pada penggunaan mobile.
Belum ada harga resmi yang diumumkan secara detail, tetapi bocoran awal dari daftar toko daring menunjukkan perangkat ini akan berada di segmen premium yang tetap ramah di kantong. Perkiraan tersebut juga menempatkannya sedikit di atas DJI Mic Mini 2 standar.
Dengan kombinasi perekaman internal, memori besar, jangkauan nirkabel panjang, dan bodi ringan, DJI Mic Mini 2S terlihat diarahkan untuk menjadi jawaban bagi solo creator, mobile filmmaker, dan hybrid shooter. Kepastian soal harga resmi, kompatibilitas perangkat, dan ketersediaan global akan terungkap setelah peluncuran resminya pada 2 Juli.
Source: www.gadgetdiva.id






