Pasar tablet Android murah kembali ramai, dan salah satu yang paling menarik perhatian adalah Advan Sketsa 2 bekas. Dengan harga sekitar Rp300 ribuan di marketplace, perangkat ini menawarkan ukuran layar 10 inci, slot SIM 4G, dan baterai 6000 mAh yang membuatnya terasa jauh lebih lengkap dari harga jualnya.
Daya tarik utamanya ada pada kombinasi fitur yang biasanya sulit ditemukan di kelas harga tersebut. Tablet ini juga mengusung desain landscape yang nyaman untuk menonton video atau bekerja, meski bodinya terasa agak tebal dan berat khas tablet lawas.
Layar lapang dan konektivitas yang komplet
Advan Sketsa 2 memakai panel IPS 10 inci yang memberi bidang pandang lega untuk aktivitas harian. Di sisi konektivitas, tablet ini sudah dibekali USB Type-C, jack audio 3,5 mm, penutup slot kartu SIM 4G LTE, dan slot microSD.
Sisi kamera juga tergolong cukup fungsional untuk kebutuhan dasar. Tersedia kamera depan 5 MP dan kamera belakang 8 MP yang sudah dilengkapi lampu flash.
Ada pula konektor magnetik di bagian bawah yang dibuat untuk menyambungkan keyboard case bawaan. Fitur ini membuat tablet lebih fleksibel ketika dipakai untuk mengetik atau bekerja ringan.
Performa masih cukup untuk kelas harganya
Di sektor dapur pacu, Advan Sketsa 2 ditenagai chipset UniSOC Tiger T310 dengan CPU quad-core 2 GHz dan GPU PowerVR Rogue GE8300. Kombinasi ini dipasangkan dengan RAM 4 GB dan memori internal 64 GB.
Saat masih segar, RAM yang tersisa sekitar 2,2 GB. Pada pengujian menggunakan Antutu V11, skor yang dicapai berada di kisaran 60.000-an.
Tablet ini berjalan dengan Android 11 Stock yang minim tampilan tambahan. Antarmuka yang polos membuat navigasi menu terasa cukup responsif dan tidak banyak memunculkan lag.
Hiburan dan gaming ringan masih aman
Untuk kebutuhan streaming, Advan Sketsa 2 dinilai lancar dipakai menonton YouTube. Namun sertifikasi Widevine L3 membatasi Netflix pada resolusi 480p, sementara kaca layar yang reflektif juga bisa mengganggu kenyamanan di kondisi terang.
Di sisi game, tablet ini masih mampu menjalankan Mobile Legends dengan lancar jika pengaturan grafis disesuaikan. Untuk emulator, game kelas PSP masih bisa dicoba secara selektif, tetapi perangkat ini tidak disarankan untuk mengejar game PS2.
Baterai besar, cocok untuk dipakai lama
Salah satu keunggulan lain ada pada baterai 6000 mAh. Dengan kapasitas tersebut, tablet ini bisa mencapai screen on time hingga 7 jam dalam penggunaan tertentu.
Ada konsekuensi yang harus diterima, yaitu waktu pengisian daya yang cukup lama. Dari kondisi 20 persen sampai penuh, prosesnya memakan waktu sekitar 3 jam.
Bisa dipakai lebih dari sekadar tablet biasa
Keberadaan GPS internal dan slot SIM 4G membuat perangkat ini cukup menarik untuk dijadikan head unit mobil. Tablet bisa dipakai untuk navigasi Google Maps sekaligus memutar musik selama perjalanan.
Selain itu, perangkat ini juga bisa difungsikan sebagai monitor sekunder untuk laptop atau PC melalui aplikasi pihak ketiga seperti Space Desk lewat jaringan Wi-Fi. Namun untuk urusan modifikasi sistem seperti custom ROM atau rooting, ekosistem Advan Sketsa 2 disebut tidak terlalu ramai.
Chipset UniSOC Tiger juga dikenal lebih rumit untuk diutak-atik dibandingkan MediaTek atau Snapdragon. Meski begitu, file untuk kebutuhan flashing darurat masih bisa ditemukan di internet.
Di kelas harga Rp300 ribuan, Advan Sketsa 2 bekas menawarkan kombinasi layar besar, konektivitas lengkap, dan baterai awet yang sulit diabaikan. Dibandingkan tablet baru non-merek di harga serupa, perangkat ini masih terlihat lebih kokoh dan lebih siap dipakai untuk kebutuhan multimedia harian.







