Ponsel murah dengan memori 256 GB kini tidak lagi terasa seperti barang mewah. Pada Juni 2026, sejumlah produsen mulai menempatkan kapasitas besar itu sebagai nilai jual utama di kelas entry-level dan menengah.
Perubahan ini penting karena kebutuhan penyimpanan terus naik. Aplikasi makin besar, file foto dan video makin berat, dan game mobile modern juga memakan ruang yang tidak sedikit.
Di tengah tren itu, muncul beberapa model yang menarik perhatian karena tidak hanya menawarkan memori lega, tetapi juga baterai besar. Honor, Infinix, Oppo, Itel, dan Vivo masuk dalam daftar perangkat yang dibidik konsumen di Indonesia.
Honor X5c Plus mencuri perhatian dengan baterai jumbo
Honor X5c Plus menjadi salah satu model yang paling menonjol karena membawa memori internal 256 GB dan baterai 8.100 mAh. Kapasitas itu masih sangat besar untuk kelas entry-level.
Kombinasi tersebut membuat perangkat ini cocok untuk pengguna yang aktif seharian dan tidak ingin sering mencari colokan. Penyimpanan 256 GB juga memberi ruang luas untuk foto, video, dan dokumen dalam jumlah besar.
Infinix membidik pengguna aktif dan multitasking
Infinix tetap bermain di jalur yang sama dengan menawarkan penyimpanan besar untuk kebutuhan harian. Memori 256 GB memberi keleluasaan bagi pengguna yang sering memasang banyak aplikasi dan menyimpan data dalam jumlah besar.
Strategi itu sejalan dengan target pasar anak muda yang menginginkan spesifikasi tinggi dengan harga kompetitif. Sejumlah laporan juga menyebut adanya bug minor pada antarmuka, meski kemungkinan akan dibenahi lewat pembaruan perangkat lunak.
Oppo menonjolkan desain dan kamera
Berbeda dari sebagian kompetitor, Oppo memilih menampilkan sisi desain dan fotografi. Selain memori 256 GB, perangkatnya juga mengutamakan bodi ramping dan pengalaman kamera berbasis kecerdasan buatan.
Pendekatan itu membuat Oppo tidak sekadar menjual angka spesifikasi. Ruang penyimpanan yang luas tetap berguna bagi pengguna yang sering merekam video, sementara hasil foto di cahaya yang cukup menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Namun, perangkat ini lebih diarahkan untuk penggunaan sehari-hari daripada gaming berat. Performa chipset yang dipakai tidak difokuskan untuk kebutuhan bermain game kelas atas.
Itel menjaga harga tetap kompetitif
Di segmen paling terjangkau, Itel ikut menawarkan ponsel dengan memori internal 256 GB. Kehadiran kapasitas sebesar ini di kelas ekonomis memberi keuntungan bagi pengguna yang membutuhkan ruang besar dengan dana terbatas.
Penyimpanan lega membuat ponsel lebih nyaman dipakai dalam jangka panjang. Pengguna tidak perlu terlalu sering menghapus aplikasi atau file pribadi hanya untuk menjaga ruang kosong.
Sebagai konsekuensi harga yang ditekan, beberapa aspek seperti kualitas layar dan audio mengalami penyesuaian. Kompromi seperti ini memang umum di kelas entry-level.
Vivo menggabungkan daya tahan dan keamanan fisik
Vivo melengkapi persaingan dengan ponsel 256 GB yang dipadukan baterai besar dan sertifikasi ketahanan terhadap percikan air. Kombinasi ini memberi rasa aman bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, ruang penyimpanan besar membantu kebutuhan menyimpan foto, video, dan dokumen tanpa cepat penuh. Vivo juga tampak berusaha menjaga keseimbangan antara daya tahan perangkat, efisiensi baterai, dan kenyamanan harian.
Satu catatan yang masih muncul adalah kecepatan pengisian daya yang belum termasuk paling cepat di kelasnya. Meski begitu, fokus utama Vivo tetap jelas pada ketahanan dan kepraktisan.
Memori 256 GB mulai jadi standar baru
Persaingan sepanjang Juni 2026 menunjukkan bahwa memori 256 GB mulai bergeser dari fitur premium menjadi standar baru di smartphone murah. Produsen kini tidak hanya berlomba pada kapasitas penyimpanan, tetapi juga pada baterai jumbo, desain menarik, kamera AI, dan optimalisasi perangkat lunak.
Bagi pembeli, tren ini menguntungkan karena ponsel bisa dipakai lebih lama tanpa cepat kehabisan ruang. Pilihan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari chipset, kualitas layar, kamera, dukungan pembaruan sistem, hingga efisiensi baterai.
Dengan makin banyaknya model berbekal penyimpanan besar, persaingan di segmen terjangkau tampaknya akan terus sengit. Konsumen pun punya lebih banyak opsi untuk memilih HP murah 256 GB yang paling sesuai dengan kebutuhan harian mereka.







