iQoo kembali menambah amunisi di kelas menengah lewat peluncuran diam-diam iQoo Z11i di pasar China. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena membawa baterai 6.500 mAh yang jauh lebih besar dari rata-rata ponsel di kelasnya.
Di saat banyak ponsel menonjolkan kamera atau desain, iQoo justru menempatkan daya tahan sebagai nilai jual utama. Strategi itu dipadukan dengan chipset hemat daya, layar 120 Hz, dan sejumlah fitur pendukung yang membuat Z11i terasa cukup lengkap untuk penggunaan harian.
Baterai jumbo jadi daya tarik utama
Kapasitas baterai 6.500 mAh menjadi sorotan terbesar pada iQoo Z11i. Untuk pengisian ulang, ponsel ini hanya mendukung fast charging kabel 15 watt, sehingga karakter utamanya memang lebih mengarah ke ketahanan pakai ketimbang kecepatan isi ulang.
Kombinasi itu membuat Z11i cocok menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat awet untuk aktivitas panjang. iQoo juga menempatkan ponsel ini sebagai opsi menengah dengan fokus pada efisiensi dan ketahanan, bukan sekadar mengejar angka performa tinggi.
Chipset Snapdragon dan layar 120 Hz
Di bagian dapur pacu, iQoo Z11i mengandalkan Snapdragon 4 Gen 2. Chipset ini dipasangkan dengan RAM LPDDR4X hingga 8 GB dan penyimpanan UFS 3.1 hingga 256 GB.
Pengguna yang memerlukan kapasitas lebih luas masih bisa memanfaatkan slot microSD. Sementara itu, ponsel ini membawa layar LCD 6,74 inci dengan resolusi HD Plus dan refresh rate 120 Hz.
iQoo mengklaim tingkat kecerahan puncak layar mencapai 1.200 nit. Klaim tersebut menunjukkan panel tetap dirancang nyaman dipakai di luar ruangan saat cahaya terang.
Kamera sederhana, fitur keamanan cukup lengkap
Pada sisi belakang, iQoo Z11i memakai modul kamera berbentuk persegi membulat. Meski sekilas terlihat seperti dua lensa, perangkat ini hanya memiliki satu kamera utama 13 MP, sementara area satunya dipakai untuk LED flash dan lampu indikator RGB ring light.
Di bagian depan, tersedia kamera selfie 5 MP yang ditempatkan pada poni bergaya tetesan air. Susunan ini memperlihatkan pendekatan desain yang sederhana, selaras dengan fokus utama ponsel pada efisiensi dan daya tahan.
Untuk fitur penunjang, iQoo menyematkan sensor sidik jari di sisi bodi, audio jack 3,5 mm, dan slot dual SIM dengan dukungan jaringan 5G. Ponsel ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP65, yang berarti bodinya tahan terhadap debu dan cipratan air.
Pilihan warna dan sistem operasi
Di China, iQoo Z11i hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu Desert Gold, Ink Shadow, dan Qingfeng. Perangkat ini langsung menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16 sejak pertama kali dipasarkan.
Kehadiran sistem operasi terbaru memberi nilai tambah bagi pengguna yang mencari perangkat modern di kelas menengah. Di sisi lain, pilihan warna yang beragam membuat ponsel ini tetap punya daya tarik visual meski desain kameranya dibuat sederhana.
Varian harga di pasar China
Berdasarkan data GSMArena, iQoo Z11i dipasarkan dengan beberapa varian memori yang dibedakan lewat harga. Skema ini memberi opsi bagi konsumen yang ingin menyesuaikan kebutuhan penyimpanan dan anggaran.
| Varian memori | Harga resmi |
|---|---|
| 1.299 yuan | Rp 3,4 jutaan |
| 1.499 yuan | Rp 3,9 jutaan |
| 1.699 yuan | Rp 4,5 jutaan |
Dengan kombinasi baterai besar, layar cepat, dan sertifikasi tahan debu serta cipratan air, iQoo Z11i tampil sebagai smartphone kelas menengah yang menonjolkan ketahanan. Model ini mempertegas arah iQoo dalam menawarkan perangkat yang mengutamakan daya tahan pakai tanpa meninggalkan fitur dasar yang dibutuhkan pengguna harian.
