Lenovo kembali mencuri perhatian pasar tablet gaming lewat kemunculan sebuah Legion Tab baru yang tampil dengan desain lebih berani. Sorotan utamanya datang dari elemen RGB di bagian kamera, sebuah sentuhan yang jarang muncul di tablet dan langsung memberi identitas visual yang kuat.
Perangkat ini belum diumumkan secara resmi, tetapi bocoran dari sebuah festival gaming di China membuatnya cepat menjadi bahan pembicaraan. Di tengah persaingan tablet Android premium yang makin ketat, langkah Lenovo ini menunjukkan bahwa desain kini ikut memainkan peran besar selain performa.
Desain RGB jadi pembeda utama
Tablet misterius itu dilaporkan terlihat dalam ajang Nuclear Fusion Game Carnival 2026 Shenzhen Station di Shenzhen. Dari tampilan yang beredar, bagian belakang perangkat memakai modul kamera besar dengan sensor utama 50MP yang dikelilingi cincin lampu RGB.
Lampu RGB tersebut disebut dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna. Fungsinya tidak hanya sebagai efek visual saat bermain game, tetapi juga sebagai indikator notifikasi.
Di bagian belakang, terlihat pula logo “Savi” yang dipadukan dengan identitas Legion. Kombinasi itu memberi kesan lebih premium dan lebih agresif dibanding desain Legion Tab sebelumnya yang cenderung sederhana.
Diperkirakan jadi versi refresh dari Legion Tab Gen 5
Bocoran yang beredar mengarah pada kemungkinan bahwa perangkat ini merupakan penyegaran dari Legion Y700 Gen 5 atau Legion Tab Gen 5. Model tersebut sebelumnya diperkenalkan pada Maret 2026 dan sudah dikenal sebagai tablet gaming premium yang kencang.
Karena statusnya diduga sebagai refresh, perubahan terbesar tampaknya ada pada desain luar. Sektor dapur pacu diperkirakan tetap memakai Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset yang termasuk salah satu prosesor Android tercepat untuk game berat dan multitasking.
Layar 8,8 inci beresolusi 3K atau 3040 x 1904 piksel juga diperkirakan tetap dipertahankan. Panel ini mendukung refresh rate hingga 165Hz, sehingga animasi, navigasi, dan permainan kompetitif terasa lebih mulus dan responsif.
Spesifikasi flagship kemungkinan tetap dipertahankan
Untuk daya tahan, tablet ini diperkirakan masih membawa baterai 9.000mAh dengan pengisian cepat 68W. Kombinasi tersebut penting bagi pengguna yang mengandalkan tablet untuk bermain dalam durasi panjang.
Fitur bypass charging juga disebut tetap ada. Teknologi ini memungkinkan daya dari adaptor langsung masuk ke sistem tanpa terus mengisi baterai saat perangkat digunakan.
Bagi gamer, fitur itu relevan karena membantu menjaga suhu lebih stabil saat bermain sambil mengisi daya. Dalam jangka panjang, bypass charging juga dapat membantu mengurangi penurunan kesehatan baterai.
Lenovo juga diyakini mempertahankan Super Connect 3.0. Fitur ini memungkinkan tablet terhubung dengan laptop Lenovo dan smartphone Motorola secara lebih praktis.
Informasi yang beredar bahkan menyebut pengguna bisa melihat notifikasi dari iPhone dan melakukan transfer file lintas perangkat. Hal ini menegaskan bahwa Legion bukan hanya ditujukan untuk gaming, tetapi juga untuk produktivitas dalam ekosistem perangkat yang lebih luas.
Varian tertinggi bisa hadir dengan memori jumbo
Dari sisi konfigurasi, varian tertinggi disebut akan dibekali RAM hingga 24GB dan penyimpanan internal sampai 1TB. Kapasitas sebesar ini memberi ruang lega untuk game berukuran besar, video resolusi tinggi, dan banyak aplikasi sekaligus.
Jika pembaruan yang dibawa memang hanya menyentuh desain, harga peluncurannya berpotensi tetap dijaga di level kompetitif. Di China, Legion Tab Gen 5 saat ini dijual mulai 3.999 yuan atau sekitar Rp8,8 juta.
Hingga kini, Lenovo belum mengumumkan nama resmi, spesifikasi final, maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut. Meski begitu, kemunculan desain RGB di sektor kamera sudah cukup untuk memberi sinyal bahwa Lenovo ingin membuat Legion Tab tampil lebih menonjol di tengah pasar tablet Android kelas atas yang makin ramai.
