Honda City Facelift Masih Punya Mesin Turbo, Versi Hybridnya Tembus 27,8 Km per Liter

Honda City Facelift hadir dengan dua karakter berbeda yang sama-sama menyasar efisiensi. Di pasar Thailand, Honda tetap menyediakan mesin bensin turbo dan sistem hybrid pada model ini, sehingga konsumen bisa memilih antara performa kompak atau efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi.

Sorotan terbesarnya ada pada mesin hybrid yang diklaim mampu mencatat konsumsi BBM hingga 27,8 kilometer per liter. Angka ini membuat City Facelift tampil menarik di tengah persaingan sedan kompak yang makin ketat di kawasan ASEAN.

Dua opsi mesin untuk kebutuhan berbeda

Varian bensin mengandalkan mesin 1.000 cc tiga silinder turbo. Mesin ini menghasilkan tenaga 120 PS dan torsi 173 Nm, lalu dipadukan dengan transmisi CVT.

Di sisi lain, Honda juga menawarkan mesin 1.500 cc Hybrid Atkinson Cycle. Teknologi ini menjadi andalan untuk menekan konsumsi bahan bakar tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan harian.

Lini varian dibuat berlapis

Honda menyediakan empat varian utama untuk City Hatchback yang dijual di Thailand. Varian S menjadi satu-satunya versi bermesin konvensional, sedangkan V, SV, dan RS sudah memakai sistem hybrid.

Susunan ini menunjukkan arah produk yang jelas. Honda tampak menempatkan hybrid sebagai pilihan utama di kelas yang mengutamakan efisiensi dan fitur.

Harga menyesuaikan jenis bodi dan varian

Honda City Facelift dipasarkan di Thailand dengan banderol mulai 569.000 hingga 739.000 Baht. Jika dikonversi ke rupiah sesuai data yang tersedia, rentangnya berada di sekitar Rp253 juta sampai Rp329 juta.

Untuk versi Hatchback, konsumen perlu menambah sekitar 10.000 Baht atau sekitar Rp4,4 juta dibandingkan model Sedan. Selisih ini menempatkan hatchback sebagai opsi dengan biaya sedikit lebih tinggi bagi pembeli yang menginginkan bentuk bodi berbeda.

Tetap jadi pemain penting di kelas sedan kompak

Kombinasi desain baru, fitur lengkap, dan mesin yang irit membuat Honda City Facelift semakin relevan di segmen kompak. Model ini ditujukan untuk pasar yang membutuhkan efisiensi harian, tetapi tetap ingin pilihan mesin turbo dan hybrid dalam satu lini produk.

Kehadiran dua teknologi penggerak juga memperlihatkan strategi Honda dalam menjaga daya saing City di ASEAN. Dengan konsumsi BBM yang diklaim mencapai 27,8 kilometer per liter, model ini masuk dalam daftar sedan kompak yang paling menarik perhatian di kelasnya.

Terkait