Honor X80 Pro Max kembali jadi sorotan setelah muncul di Geekbench dengan chipset Snapdragon 6 Gen 5. Bocoran ini memberi gambaran awal bahwa performa generasi baru Qualcomm di kelas menengah tidak mengejar lonjakan CPU besar, tetapi lebih menonjolkan keseimbangan dan efisiensi.
Perangkat dengan nomor model BSN-AN00 itu diduga kuat merupakan Honor X80 Pro Max. Menariknya, kemunculan perdana Snapdragon 6 Gen 5 di Geekbench justru datang dari Honor, bukan dari Xiaomi yang selama ini disebut-sebut bakal memakai chipset tersebut di lini Redmi Note.
Skor CPU belum terlalu mengejutkan
Hasil pengujian memperlihatkan skor single-core 1.095 poin dan multi-core 3.355 poin. Angka ini tergolong biasa untuk sebuah chipset mid-range baru, terutama jika dibandingkan dengan ekspektasi awal pasar terhadap penerus Snapdragon 6 Gen 4.
Sebagai pembanding, Snapdragon 6 Gen 4 pada Honor Magic 8 Lite mencatat skor sekitar 1.112 untuk single-core dan 3.124 untuk multi-core. Dari sisi komputasi murni, lonjakan performanya memang tidak terlihat besar.
Perbandingan itu membuat Snapdragon 6 Gen 5 lebih tampak sebagai penyempurna ketimbang pembawa revolusi. Untuk pengguna, artinya peningkatan kemungkinan lebih terasa pada pengalaman harian ketimbang pada angka benchmark CPU semata.
Fokus utama ada di grafis
Meski skor CPU tidak mencolok, sektor grafis justru menjadi nilai jual terbesar chipset ini. Qualcomm membekali Snapdragon 6 Gen 5 dengan GPU baru Adreno 812 yang diklaim menawarkan performa hingga 20 persen lebih tinggi dibanding GPU pada Snapdragon 6 Gen 4.
Peningkatan tersebut berpotensi membuat game berjalan lebih mulus dan mengurangi stuttering saat dipakai untuk aktivitas harian. Untuk ponsel kelas menengah, ini bisa menjadi pembeda yang lebih relevan daripada sekadar selisih angka CPU di Geekbench.
Honor X80 Pro Max bawa RAM 8GB dan Android 16
Data pengujian juga menunjukkan perangkat Honor X80 Pro Max dipasangkan dengan RAM 8GB. Ponsel ini sudah menjalankan Android 16, sehingga terlihat cukup siap untuk menjadi perangkat generasi baru di kelasnya.
Kombinasi itu memberi gambaran bahwa Honor menyiapkan perangkat ini sebagai ponsel yang menyeimbangkan performa, sistem operasi terbaru, dan efisiensi. Untuk pasar mid-range, paket seperti ini biasanya lebih menarik karena menyasar pengguna yang butuh respons cepat tanpa harus masuk ke kelas flagship.
Spesifikasi chipset yang dipakai Qualcomm
Secara resmi, Snapdragon 6 Gen 5 memakai CPU Kryo dengan kecepatan puncak hingga 2,6 GHz. Qualcomm juga menyertakan dukungan memori LPDDR5 yang lebih cepat serta fitur Adaptive Performance Engine 4.0.
Kombinasi itu dirancang untuk mempercepat pembukaan aplikasi, menjaga efisiensi daya, dan membantu pengalaman visual saat bermain gim melalui Snapdragon Game Super Resolution. Di sisi konektivitas, Qualcomm turut membawa modem 5G versi terbaru yang diklaim lebih stabil dan cepat.
Masih menunggu performa final
Walau hasil Geekbench memberi petunjuk awal, pengujian pada perangkat purwarupa tidak selalu mencerminkan performa final. Artinya, angka yang muncul di Honor X80 Pro Max masih bisa berubah ketika perangkat komersial benar-benar hadir di pasar.
Di tengah kabar bahwa Redmi Note series juga diprediksi akan memakai Snapdragon 6 Gen 5, kemunculan Honor X80 Pro Max menjadi sinyal bahwa persaingan ponsel mid-range berikutnya akan semakin ketat. Yang paling menarik sekarang bukan hanya siapa yang lebih dulu mengusung chipset ini, tetapi seberapa jauh Qualcomm berhasil menjaga keseimbangan antara performa, efisiensi, dan grafis di perangkat nyata.
