Pengguna ponsel Galaxy di Amerika Serikat menghadapi perubahan penting pada layanan pesan bawaan Samsung mulai Senin, 6 Juli. Samsung Messages akan dihentikan di pasar AS, dan Google Messages menjadi pengganti resmi.
Perubahan ini sebenarnya sudah diumumkan beberapa bulan lalu, tetapi tanggal pastinya baru diperjelas belakangan. Bagi pengguna yang masih mengandalkan aplikasi pesan buatan Samsung, perpindahan sebaiknya dilakukan sebelum batas waktu tersebut.
Kebijakan ini berlaku khusus untuk pasar Amerika Serikat. Di luar AS, Samsung Messages tetap tersedia dan belum ada rencana penghentian secara global.
Langkah ini juga menandai perubahan besar pada pengalaman awal penggunaan ponsel Galaxy baru di AS. Ke depan, perangkat Galaxy yang dirilis di wilayah itu akan langsung hadir dengan Google Messages sebagai aplikasi pesan bawaan.
Perangkat mendatang seperti Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 disebut akan dikirim dengan Google Messages yang sudah terpasang secara default. Artinya, Samsung tidak lagi menjadikan aplikasi pesannya sendiri sebagai opsi utama untuk pasar tersebut.
Peralihan ini bahkan sudah dimulai pada lini yang lebih baru. Seri Galaxy S26 menjadi perangkat Galaxy pertama di AS yang hadir tanpa Samsung Messages.
Bukan hanya tidak dipasang sejak awal, pengguna Galaxy S26 juga tidak bisa lagi mengunduh Samsung Messages dari Galaxy Store. Dengan kondisi itu, pemilik S26 pada dasarnya sudah otomatis masuk ke ekosistem Google Messages.
Karena itu, pengguna Galaxy S26 tidak perlu mengambil langkah tambahan terkait penghentian ini. Fokus utama sekarang tertuju pada pemilik model Galaxy lain di AS yang masih memakai Samsung Messages sebagai aplikasi utama.
Apa yang perlu dilakukan pengguna
Samsung menyatakan telah berupaya membuat proses perpindahan berlangsung semulus mungkin. Setelah pengguna memasang Google Messages dan menjadikannya aplikasi pesan default, percakapan yang tersimpan di Samsung Messages seharusnya berpindah secara otomatis.
Namun, proses itu tidak selalu terjadi seketika. Sebagian percakapan mungkin memerlukan waktu sebelum muncul sepenuhnya di aplikasi baru.
Detail ini penting karena banyak pengguna masih menyimpan riwayat SMS dan percakapan lain di aplikasi lama. Dengan tenggat yang sudah jelas, perpindahan lebih awal memberi ruang jika sinkronisasi berjalan lambat.
Bagi pengguna yang belum mengganti aplikasi pesan, langkah paling aman adalah segera menginstal Google Messages dan menetapkannya sebagai default sebelum 6 Juli. Dengan begitu, potensi gangguan pada akses percakapan lama bisa ditekan.
Samsung juga telah menyediakan informasi tambahan melalui halaman pengumuman End of Service miliknya. Halaman itu menjadi rujukan resmi untuk pengguna yang ingin memahami dampak penghentian layanan ini.
Mengapa perubahan ini penting
Bagi banyak pengguna, aplikasi pesan bawaan bukan sekadar alat kirim SMS. Aplikasi itu juga menjadi tempat arsip percakapan lama, kode verifikasi, hingga komunikasi harian yang masih bergantung pada jaringan operator.
Karena itu, penghentian Samsung Messages di AS bukan sekadar pergantian aplikasi biasa. Perubahan ini menyentuh salah satu fungsi paling dasar di ponsel, sehingga waktu transisi dan pemindahan data menjadi perhatian utama.
Di sisi lain, arah kebijakan ini memperlihatkan bahwa Samsung dan Google semakin menyatukan pengalaman penggunaan Android di pasar AS. Google Messages kini menjadi titik pusat untuk layanan pesan pada perangkat Galaxy baru di wilayah tersebut.
Meski begitu, situasinya belum mengarah pada penghentian global. Samsung menyatakan tidak memiliki rencana untuk menghapus Messages di semua pasar.
Pernyataan itu membuat kebijakan ini tampak sebagai langkah yang spesifik untuk Amerika Serikat. Untuk saat ini, pengguna Galaxy di negara lain masih bisa terus memakai Samsung Messages seperti biasa.
Dampak bagi pengguna lama dan pengguna baru
Bagi pembeli ponsel Galaxy baru di AS, perubahan ini kemungkinan terasa paling sederhana. Mereka akan langsung menerima perangkat dengan Google Messages sebagai aplikasi bawaan, tanpa perlu memikirkan migrasi dari aplikasi lama.
Sebaliknya, pengguna lama yang masih memakai Samsung Messages perlu memastikan proses perpindahan berjalan sebelum layanan dihentikan. Ini terutama relevan bagi mereka yang belum pernah menjadikan Google Messages sebagai aplikasi utama.
Perbedaan pengalaman itu sudah terlihat pada Galaxy S26. Saat perangkat lama masih memberi ruang bagi pengguna untuk bertahan di Samsung Messages, lini baru sepenuhnya menutup jalur tersebut dengan tidak menyertakan aplikasi dan memblokir unduhan dari Galaxy Store.
Langkah tersebut memperjelas arah transisi yang kini mencapai tahap akhir pada 6 Juli. Setelah tanggal itu, ekosistem pesan di ponsel Galaxy untuk pasar AS akan bertumpu pada Google Messages, sementara Samsung Messages tetap bertahan di luar Amerika Serikat.
Source: www.sammobile.com






