Vivo diam-diam meluncurkan Vivo Y500 di Pakistan dengan bekal yang langsung mencuri perhatian: baterai 8.100mAh. Kapasitas ini disebut sebagai yang terbesar pada ponsel Vivo yang dirilis di luar China.
Bukan hanya soal daya tahan, perangkat ini juga datang dengan layar AMOLED yang mencapai kecerahan puncak lokal 5.000 nit dan kamera utama 50MP. Kombinasi itu membuat Vivo Y500 tampil menonjol di kelas menengah, terutama untuk pengguna yang mengutamakan baterai besar dan layar terang.
Peluncuran ini juga punya arti penting bagi lini produknya. Meski seri Y500 sebelumnya sudah hadir di China dalam beberapa versi seperti Y500, Y500i, Y500s, dan Y500 Pro, model ini menjadi perangkat pertama dari jajaran tersebut yang debut di luar pasar domestiknya.
Vivo menyiapkan Y500 dengan fokus yang jelas pada penggunaan harian yang panjang. Dukungan pengisian cepat 44W melengkapi baterai besar tersebut, sementara sistem pendingin vapor chamber 3.000mm² disertakan untuk membantu menjaga suhu saat dipakai dalam waktu lama.
Layar jadi salah satu sorotan utama
Vivo Y500 memakai panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 2800 x 1260. Spesifikasi ini menghadirkan pengalaman visual 1,5K dengan kerapatan piksel 449ppi.
Panelnya punya rasio layar-ke-bodi 94,47 persen. Vivo juga menyertakan sertifikasi SGS Low Blue Light dan SGS Five-Star Sunlight Readable Display, serta fitur Gaming Eye Protection untuk kenyamanan saat menatap layar lebih lama.
Tingkat kecerahan puncak lokal hingga 5.000 nit menjadi salah satu nilai jual penting perangkat ini. Angka tersebut memberi gambaran bahwa layar dirancang agar tetap mudah dilihat dalam kondisi cahaya terang.
Chipset 4G dan konfigurasi memori
Di sektor dapur pacu, Vivo Y500 menggunakan chipset Unisoc T7300. Ponsel ini dipadukan dengan RAM 8GB dan pilihan penyimpanan 128GB atau 256GB.
Penggunaan Unisoc T7300 juga menandai bahwa perangkat ini hanya mendukung jaringan 4G. Dengan kata lain, Vivo Y500 belum menyediakan konektivitas 5G.
Sistem operasinya sudah berbasis Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Vivo juga membekali perangkat ini dengan pemindai sidik jari optik di dalam layar.
Kamera 50MP dan kamera selfie 32MP
Untuk fotografi, Vivo Y500 mengandalkan kamera utama 50 megapiksel dengan sensor Sony IMX852. Di bagian belakang, kamera tersebut ditemani sensor sekunder 2 megapiksel.
Pada sisi depan, Vivo menempatkan kamera selfie 32 megapiksel. Konfigurasi ini memberi keseimbangan antara kebutuhan foto utama dan swafoto, meski fokus terbesar tetap terlihat pada kamera utama 50MP.
Fitur tambahan cukup lengkap
Vivo turut menyematkan speaker stereo ganda pada Y500. Untuk konektivitas, ponsel ini mendukung Bluetooth 5.4, Wi-Fi dual-band, GPS, serta port USB 2.0.
Perangkat ini juga masih menyediakan jack audio 3,5 mm. Selain itu, Vivo Y500 mendukung dual nano-SIM untuk pengguna yang membutuhkan dua kartu sekaligus.
Dari sisi ketahanan, spesifikasinya tergolong menonjol. Vivo Y500 mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu, serta standar MIL-STD-810H untuk ketahanan benturan tingkat militer.
Harga dan pasar yang dituju
Di Pakistan, Vivo Y500 hadir dalam dua varian memori. Model 8GB+128GB dibanderol PKR 99,999, sedangkan varian 8GB+256GB dipasarkan seharga PKR 109,999.
Pilihan warnanya terdiri dari Pearl White dan Midnight Blue. Kehadiran dua warna ini memberi opsi yang sederhana, tetapi tetap menyesuaikan selera pengguna yang ingin tampilan terang atau lebih gelap.
Setelah debut di Pakistan, perangkat ini disebut akan meluncur ke pasar lain dalam beberapa hari mendatang. Negara yang masuk dalam rencana perluasan tersebut antara lain Arab Saudi dan Kazakhstan.
Dengan kombinasi baterai jumbo, layar AMOLED sangat terang, dan kamera utama 50MP, Vivo Y500 diposisikan sebagai ponsel yang menekankan daya tahan dan kenyamanan penggunaan harian. Kehadirannya di luar China juga menandai langkah baru bagi lini Y500 yang sebelumnya lebih dikenal di pasar domestik Vivo.
Source: www.gizmochina.com





